Pengaruh Status Anemia, KEK dan Jarak Kehamilan terhadap Kejadian BBLR
Abstract
Kabupaten Tapin menempati urutan ke 2 dengan kejadian BBLR Puskesmas Binuang mencatat tahun 2023 dengan 40 (11,3%) kasus KEK dan 13 (3,9%) mengalami anemia, pada tahun 2024 dengan 10 (8,4%) kasus KEK dan 13 (11%) mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh status anemia, KEK dan jarak kehamilan terhadap kejadian BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Binuang Tahun 2023. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi semua ibu yang melahirkan bayi BBLR dan tidak BBLR tahun 2023 sebanyak 514 ibu. Sampel sebanyak 84 responden, dengan perbandingan kasus dan kontrol yaitu 1: 1. Kelompok kasus adalah ibu yang melahirkan BBLR sebanyak 42 orang dan kontrol adalah ibu yang tidak melahirkan BBLR sebanyak 42 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling Jenuh untuk kelompok kasus, dan Simple Random Sampling. Analisis menggunakan uji chi square. Karakteristik ibu terbanyak umur tidak berisiko sebanyak 72 responden (85,7%), Pendidikan menengah sebanyak 55 responden (65,5%), Pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 56 responden (66,7%), Paritas tidak berisiko sebanyak 66 responden (78,6%), Sosial Ekonomi rendah sebanyak 47 responden (56%). Status anemia ibu mayoritas tidak anemia sebanyak 58 responden (69%), Sebagian besar ibu tidak mengalami KEK sebanyak 69 responden (82,1%), mayoritas jarak kehamilan ibu tidak berisiko sebanyak 58 responden (69%), dan kejadian BBLR dan BBLN dengan kasus sebanyak 42 responden (50%) dan kontrol sebanyak 42 responden (50%). Ada pengaruh status anemia terhadap kejadian BBLR (p=0,002), adanya pengaruh KEK terhadap kejadian BBLR (p=0,004), dan adanya pengaruh jarak kehamilan terhadap kejadian BBLR (p=0,009). Adanya hubungan pengaruh status anemia, KEK dan jarak kehamilan terhadap kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Binuang tahun 2023
References
Amalia, R. F., & Handayani, W. L. (2021). Paritas Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Dirumah Sakit. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 4(1), 92. https://doi.org/10.30633/jsm.v4i1.1178
Angga Arsesiana. (2021). Analisis Hubungan Usia Ibu Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Rs Panembahan Senopati Bantul. Jurnal_Kebidanan, 11(1), 592–597. https://doi.org/10.33486/jurnal_kebidanan.v11i1.136
Damayanti, T., F Gunanegara, R., & Hidayat, M. (2022). Determinant Factors Associated with Low Birth Weight Babies at Sakit Khusus Ibu dan Anak Kota Bandung From January-December 2019. Journal of Medicine and Health, 4(2), 131–144. https://doi.org/10.28932/jmh.v4i2.3734
Ekowati, D., Ani, L. S., & Windiani, G. A. T. (2018). High parity and chronic energy deficiency increase risk for low birth weight in Situbondo District. Public Health and Preventive Medicine Archive (PHPMA, 5(1), 28–32.
Fajriana, A.,& Buanasita, A. (2022). Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di Kecamatan Semampir Surabaya. Media Gizi Indonesia, 13(1), 71.
Gemilastari, R., Zeffira, L., Malik, R., & Septiana, V. T. (2024). Karakteristik Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR. Scientific Journal, 3(1), 16–26.
Hafid, A., Nurjannah, N., Nurbaya, S. T., Tahir, M., & Maisyaroh, M. (2024). Analisis Hubungan Anemia Dalam Kehamilan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di UPT Puskesmas Lawawoi. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 9(1), 31–35.
Hani, U., & Rosida, L. (2018). Gambaran Umur dan Paritas pada Kejadian KEK. Journal of Health Studies, 2(1), 104–110.
Indikator Program Kesehatan Masyarakat Dalam RPJMN Dan Renstra Kementerian Kesehatan 2020-2024 (2020).
Indrasari, O. R. (2022). Hubungan Anemia Dan Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu. Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 10(1), 130–138.
Isnaini, Y. S., Ida, S., & Pihahey, P. J. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah. Nursing Arts, 15(2), 47–55.
Kemenkes, R. I. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal, Persalinan, Nifas, dan Bayi Baru Lahir di Era Adaptasi Kebiasaan Baru. Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes, R. I. (2021). Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan Indonesia 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes, R. I. (2022). Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021 Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Manuaba, I. (2016). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB. EGC.
Maulina, E. E. T., Alma, L. R., & Nurrochmah, S. (2021). Relationship of Chronic Energy Deficiency, Birthweight and Exclusive Breastfeeding with Stunting in Kedungrejo Village, Pakis District, Malang. 2nd International Scientific Meeting on Public Health and Sports (ISMoPHS 2020, 102–14.
Mazhar, R., & Satriyandari, Y. (2024). Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Rs Pku Muhammadiyah Gamping. Avicenna : Journal of Health Research, 7(1), 9–17. https://doi.org/10.36419/avicenna.v7i1.1025
Mulyani, E. Y. (2019). Metabolisme Gizi Ibu Hamil : Perubahan Fisiologi Dan Metabolisme Kehamilan. In Diktat Metabolisme Gizi Ibu Hamil |EYM-Februari 2019.
Nisa, K. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kota Bengkulu. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 9539–9548.
Novianti & Aisyah. (2018). Hubungan Anemia dan BBLR. Jurnal Siliwangi, 4(1), 6–8.
Nurmalasari, Y., & Anggunan, T. W. F. (2020). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-59 BUlan. Jurnal Kebidanan, 6(2), 205–211.
Profil Kesehatan Kalimantan Selatan (2023).
Suhartati, S., Hestiyana, N., Rahmawaty, L., & Mulia, S. (2017). Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanta Kabupaten Tabalong Tahun 2016. Dinamika Kesehatan, 8(ue 1).
Wahyuni, R., Rohani, S., & Desri Ayu, J. (2022). Hubungan Kekurangan Energi Kronik (Kek) Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Praktik Bidan Mandiri (Pmb) Desti Mayasari Pekon Kedaung Kecamatan Pardasuka Tahun 2022. Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH), 3(1), 8–11. https://doi.org/10.30604/jaman.v3i1.402
W.H.O. (2018). Care of the Pretern anld Low Birth Weight Newborn: World Prematurity Day.Ganeva: World Health Organization.
Widiastuti, F., & Fridayanti, W. (2023). Hubungan Jarak Kehamilan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah. Publikasi Kebidanan, 14(133), 24–32.
Young, M. F., Oaks, B. M., Tandon, S., Martorell, R., Dewey, K. G., & Wendt, A. S. (2019). Maternal hemoglobin concentrations across pregnancy and maternal and child health: a systematic review and meta-analysis. Annals of the New York.
Copyright (c) 2025 Nurul Amalia, Dwi Rahmawati, Susanti Suhartati, Zulliati Zulliati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



