Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Resiliensi Siswa Korban Bullying

  • Faiz Lutfi Hakim Universitas Widya Husada Semarang
  • Mariyati Maryati Universitas Widya Husada Semarang
Keywords: bullying, dukungan teman sebaya, resiliensi

Abstract

Kasus perundungan di dunia pendidikan Indonesia paling sering terjadi di jenjang SMP dan pelaku tidak hanya sesama siswa tetapi juga pendidik. Bullying adalah sebuah bentuk hasrat untuk menyakiti lewat bentuk aksi yang dapat menyebabkan seseorang mengalami pederitaan. Tujuan dari penelitian ini agar mengetahui Untuk mengetahui Hubungan dukungan teman sebaya dengan resiliensi siswa korban bullying. Jenis penelitian ini menggunakan desain non-experimental dengan pendekatan cross sectional yang termasuk kedalam jenis penelitian descriptive correlational dengan subjek penelitian sebanyak 74. Pengambilan sampel sederhana pada penelitian menggunakan metode purposive sampling yang dihitung dengan rumus slovin dan menghasilkan sebanyak 62 sampel. Pengumpulan data menggunakan Metode penelitian descriptive correlational dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mencari hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan resiliensi siswa korban bullying. Dimana nanti responden akan diberikan kuesioner untuk diisi dan kemudian hasilnya dikembalikan atau diberikan kepada peneliti untuk dilakukan analisa data dan teknik pengumpulan data menggunakan dua kuesioner yaitu kuesioner dukungan sosial teman sebaya dengan menggunakan skala likert yaitu skor 1 sampai dengan 4 poin didalamnya dan pada kuesioner resiliensi berisikan dengan menggunakan skala likert 1 sampai dengan 7 poin di dalamnya. Kemudian Data dianalisis menggunakan uji rank spearman dengan tujuan mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menggambarkan P value 0,000 uji rank spearman. Menghasilkan p-value 0,000 yaitu 0,000 < 0,05. Dan mendapat  nilai rho = 0,790, nilai keeratan (rho = 0,790) bahwa arah hubungan korelasi positive yang artinya semakin tinggi dari dukungan sosial teman sebaya maka tingkat resiliensi siswa tersebut akan semakin tinggi.

 

References

Akasyah, W., & Efendi, F. (2020). Peran Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Ketahanan Psikologis Remaja Yang Mengalami Konflik. Nursing Sciences Journal, 4(2), 107. Https://Doi.Org/10.30737/Nsj.V4i2.433

Almun, I., & Ash- Shiddiqy, A. R. (2022). Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Resiliensi Akademik Di Masa Pandemi Pada Mahasiswa Akhir Prodi X Universitas Di Jakarta. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 10(2), 136–140. Https://Doi.Org/10.21009/Insight.102.05

Dewinda, H. R., Fitria, L., & Wijaya, I. (2024). Peningkatan Resiliensi Pada Siswa Korban Bullying Melalui Pelatihan Dengan Menggunakan Modul Resiliensi. 10(1), 95–102.

Kesehatan, J., & Husada, K. (2021). Jurnal Kesehatan Kusuma Husada – Januari 2021. 1–8.

Khairunnisa, N., & Taufik, T. (2023). Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Resiliensi Siswa Korban Bullying. Current Issues In Counseling, 3(1), 112–120.

Mazaya, A., Jenny, F. R., Fadilla, A., & Priliyanti, S. (2024). Peran Resiliensi Terhadap Tingkat Altruisme Korban Bullying Di Pondok Pesantren Di Pulau Jawa. Journal Of Psychology Students, 3(1), 21–30. Https://Doi.Org/10.15575/Jops.V3i1.33477

Muara, J., Sosial, I., Studi, P., Psikologi, S., Jakarta, U. T., Psikologi, F., & Jakarta, U. T. (2024). DUKUNGAN SOSIAL SEBAGAI PREDIKTOR RESILIENSI REMAJA KORBAN BULLYING Risa Ivanka 1 & Fransisca Iriani R. Dewi 2 1. 8(2), 378–384.

Muhammad, F. (2020). Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Resiliensi Remaja Di SMA Banda Aceh. SULOH Jurnal Bimbingan Konseling Universitas Syiah Kuala, 3(1), 1–8.

Nabila, L. S., & Malihah, E. (2024). Teman Sebaya Dan Resiliensi Korban Perundungan Siswa SMA Di Bandung. 13(1), 37–45.

Padjadjaran, U. (2021). Resiliensi Remaja Dalam Menghadapi Perilaku Bullying. VI(1), 77–86.

Putri Amallia. (2020). Meningkatkan Resiliensi Korban Bullying Dengan Pendekatan Solution-Focused Brief Counseling. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Ar-Rahman, 6(1), 62–66.

Rachmaningtyas, A. T., & Khoirunnisa, R. N. (2022). Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya Dan Self-Regulated Learning Pada Mahasiswa Tahun Pertama Di Masa Pandemi Covid-19 HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN SELF-REGULATED LEARNING PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA DI MASA PANDEMI COVID-19. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 9(1), 34–45.

Rizqi Ayuwandari, K., Rini, A. P., & Pratitis, N. (2023). Perilaku Bullying Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP): Menguji Peran Dukungan Sosial Dan Perilaku Asertif. INNER: Journal Of Psychological Research, 3(1), 146–154.

Rosana, S. D., Saripah, I., & Nadhirah, A. N. (2023). Resiliensi Remaja Dalam Menghadapai Stres Akademik Di Sekolah. Jurnal Al-Taujih: Bingkai Bimbingan Dan Konseling Islami, 9(2), 112–122.

Sakdiyah, F., Febriana, B., & Setyowati, W. E. (2020). Resiliensi Dan Kejadian Bullying Pada Remaja SMP Di Demak. Bima Nursing Journal, 1(1), 119. Https://Doi.Org/10.32807/Bnj.V1i2.502

Saputro, Y. A., & Sugiarti, R. (2021). Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya Dan Konsep Diri Terhadap Penyesuaian Diri Pada Siswa SMA Kelas X. PHILANTHROPY: Journal Of Psychology, 5(1), 59. Https://Doi.Org/10.26623/Philanthropy.V5i1.3270

Sari, I., & Budiman, A. (2021). Hubungan Faktor Teman Sebaya Dengan Perilaku Bullying Pada Remaja Di SMP Negeri 5 Samarinda. Borneo Student Research, 2(2), 950–957.

Sestiani, R. A., & Muhid, A. (2022). Pentingnya Dukungan Sosial Terhadap Kepercayaan Diri Penyintas Bullying: Literature Review. Jurnal Tematik, 3(2), 245–251.

Studi, P., Dan, B., Pendidikan, J. I., Keguruan, F., Ilmu, D. A. N., & Tadulako, U. (2022). Hubungan Resiliensi Diri dengan Perilaku Bullying di SMA Negeri 1 Tinombo Selatan.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Untuk Penelitian Yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif Dan Konstruktif. Alfabeta. https://library.stpn.ac.id/opac/?p=show_detail&id=16971.

Published
2024-12-30
How to Cite
Hakim, F. L., & Maryati, M. (2024). Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Resiliensi Siswa Korban Bullying. Journal of Language and Health, 5(3), 1607-1614. https://doi.org/10.37287/jlh.v5i3.5658