Analisis Penggunaan Perangkat Seluler pada Resusitasi Jantung Paru
Abstract
Perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat. Perkembangan teknologi yang memadukan alat komunikasi dengan jam tangan yaitu smartwatch dan smartphone. Salah satu penggunaan teknologi di dunia kesehatan adalah pemanfaatan perangakat seluler smartwatch dan smartphone dalam melakukan tindakan life saving resusitasi jantung paru (kompresi dada) yang sesuai dengan acuan dari American Hearth Associations (AHA). Menelaah perkembangan teknologi perangkat seluler ketika melakukan resusitasi jantung paru. Resusitasi jantung paru merupakan kunci penentu dari keberlangsungan hidup ketika terjadi serangan jantung. Strategi untuk mempertahankan kedalaman dan kecepatan resusitasi jantung paru akan meningkatkan kualitas dan keberhasilan resusitasi. Hasil uji secara statistik menggunakan pearson korelasi penggunaan perangkat smartwatch dan smartphone sangat akurat untuk mengukur kedalaman kompresi dada (Pearson’s R = 0,91) dan memiliki kesalahan khas rata-rata 2,9 mm (95% CI 2,1 hingga 4,7 mm) untuk kedalaman kompresi dada (5 hingga 6 cm) dan tingkat (100 hingga 120 / menit). Pemakaian perangkat seluler ini membutuhkan dukungan dari pihak manajemen rumah sakit atau fasilitas kesehatan agar dapat meningkatkan kualitas resusitasi jantung paru yang diberikan petugas kesehatan pada pasien yang mengalami cardiac arrest.
References
Ahn, C., Cho, Y., Oh, J., Song, Y., Lim, T. H., Kang, H., & Lee, J. (2016). Evaluation of Smartphone Applications for Cardiopulmonary Resuscitation Training in South Korea. 2016.
American Hearth Association. (2023). 2023 Hearth Disease and Stroke Update Fact Sheet. American Hearth Association, 2019–2024. https://professional.heart.org/-/media/PHD-Files-2/Science-News/2/2023-Heart-and-Stroke-Stat-Update/2023-Statistics-At-A-Glance-final_1_17_23.pdf
Engan, K., Hinna, T., Ryen, T., Birkenes, T. S., & Myklebust, H. (2016). Chest compression rate measurement from smartphone video. 1–20. https://doi.org/10.1186/s12938-016-0218-6
Lee, S., Oh, J., Kang, H., Lim, T., Kim, W., Chee, Y., Song, Y., Ahn, C., & Cho, J. H. (2015). Proper target depth of an accelerometer-based feedback device during CPR performed on a hospital bed : a randomized simulation study. American Journal of Emergency Medicine, 33(10), 1425–1429. https://doi.org/10.1016/j.ajem.2015.07.010
Lin, Y., Chiang, W., Hsieh, M., Sun, J., Chang, Y., & Ma, M. H. (2018). Quality of audio-assisted versus video-assisted dispatcher-instructed bystander cardiopulmonary resuscitation: A systematic review and meta-analysis. Resuscitation, 123, 77–85. https://doi.org/10.1016/j.resuscitation.2017.12.010
Putra, R. A., Fadlil, A., & Riadi, I. (2017). Foensik Mobile pada Smartwatch berbasis Android. Jurti, 1.
Sarma, S., Bucuti, H., Chitnis, A., & Klacman, A. (2017). Real-Time Mobile Device e Assisted Chest Compression During Cardiopulmonary Resuscitation. The American Journal of Cardiology, 120(2), 196–200. https://doi.org/10.1016/j.amjcard.2017.04.007
Stumpf, E., Ambati, R. T., Shekhar, R., Staffa, S. J., Zurakowski, D., & Sinha, P. (2022). A Smartphone application to provide real-time cardiopulmonary resuscitation quality feedback. American Journal of Emergency Medicine, 60, 34–39. https://doi.org/10.1016/j.ajem.2022.06.045
Yoo, I., & Lee, Y. (2015). The effects of mobile applications in cardiopulmonary assessment education. YNEDT, 35(2), e19–e23. https://doi.org/10.1016/j.nedt.2014.12.002
Yunanto, R. A., Wihastuti, T. A., & Rachmawati, S. D. (2017). Perbandingan Pelatihan RJP dengan Mobile Application dan Simulasi terhadap Pengetahuan dan Keterampilan melakukan RJP. Nurseline Journal, 2(2).
Copyright (c) 2024 Nugrah Dwi Novendi, Masfuri Masfuri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



