Perbedaan Kadar Hemoglobin Sebelum dan Sesudah Diberikan Buah Kurma pada Remaja Putri

  • Rati Purwati Universitas Dharmas Indonesia
  • Puja Maya Sari Universitas Dharmas Indonesia
  • Fadiatul Husna Universitas Dharmas Indonesia
Keywords: nemia, hemoglobin, kurma, remaja

Abstract

Remaja adalah usia roduktif yang harus diperhatikan tumbuh kembangnya. Berdasarkan siklus daur hidup, anemia pada saat remaja akan berpengaruh besar pada saat kehamilan dan persalinan, yaitu terjadinya abortus, melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Cara mencegah dan menanggulangi anemia pada remaja bisa dilakukan dengan meningkatkan konsumsi zat besi, cara non farmakologi untuk menanggulangi anemia remaja yaitu asuhan kebidanan komplementer dengan mengonsumsi buah kurma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan buah kurma pada remaja putri di SMKN 1 Sitiung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitiannya yaitu pre-experimental design dengan mengunakan rancangan One Group Pretest-Posttest. Responden dalam peneltiian ini remaja putri usia 18-21tahun sebanyak 15 orang dengan teknik pengambilan sample menggunakan total sampling. Hasil uji wilcoxon didapat p-value sebesar (0,007) dengan nilai p-value 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian buah kurma pada remaja putri di SMK N 1 Sitiung. Terdapat peningkatam rata-rata kadar hemoglobin remaja putri SMK N 1 Sitiung sebanyak 0,4 gr/dL setelah pemberian intervensi buah kurma sebanyak 56 gr perhari selama 7 hari.

References

Adinda Fitri Amaris and Hana Sofia Rachman, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.”

Aisah, R. Rasyid, Z. D. Rofinda, and M. Masrul (2022). Pengaruh Pemberian Buah Kurma (Phoenix Dactylifera L) terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin dan Feritin pada Mahasiswi. J. Akad. Baiturrahim Jambi, vol. 11, no. 1, p. 126, 2022, doi: 10.36565/jab.v11i1.511.

Apriyanti. (2019). Hubungan Status Gizi dengan Anemia. J. Doppler Univ. Pahlawan Tuanku Tambusai, vol. 3, no. 2, pp. 18–21, 2019.

Ekasari, D, Winarti, E, Sutrisni. (2017). Pengaruh Konsumsi Kurma (Phoenix Dactylifera) terhadap kadar Hemoglobin pada siswi kelas XI di SMA1 Grogol Kabupaten Kediri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16, pp. 120-127.

Endaru, Kawa. (2023). Kurma dan Khasiatnya (Kesehatan, Pengobatan, Kewanitaan, Kecantikan, hingga suplemen anak. Saleman: Diandra Kreatif, p: 5

Ersila and L. D. Prafitri. (2020). Layanan Kesehatan Reproduksi Remaja Dalam Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Di Kabupaten Pekalongan. Pros. Semin. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/view/2934/2857

Evawany Aritonang and Albiner Siagian. (2017). Relation Between Food Consumption and Anemia in Children in Primary School in a Final Disposal Weste Area. Pakistan Journal of Nutrition, 16: 242-248.

Fitriani. (2020). Keajaiban Buah Kurma. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Baru Press.

Izah, R. H. Muliani, F. Rakhimah, N. M. Desi, E. M. Zumaro, and P. M. Tegal. (2023). Upaya Peningkatan Kesadaran Remaja Tentang Gizi Remaja Untuk Mencegah Anemia Remaja. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 6, no. 4, pp. 61–67, 2023.

Juwita. (2018). Hubungan Konseling Dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe,” J. Endur., vol. 3, no. 1, p. 112, doi: 10.22216/jen.v3i1.2383.

Lestariningsih, G. Indah Lestari. (20218). Konsumsi Buah Kurma Meningkatkan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Kurma Increased Levels of Hemoglobin in Daughter Adolescents. J. Kesehat. Metro Sai Wawai, vol. 11, no. 2, pp. 57–64, 2018.

Mayasari, H. Devita, and A. W. Utami. (2022). The Relationship of Knowledge About Anemia With Anemia Status In Adolescent Women in SMA N 07 Padang,” vol. 11, no. 2, pp. 82–87, 2022.

Nurul, Elfira. (2020). Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Dan Upaya Penanganan Anemia Pada Remaja Di SMAS Unggulan Bppt Darus Sholah Jember. Politek. Kesehat. Kemenkes malang, vol. Vol 4 No 2.

Nasruddin, R. Faisal Syamsu, and D. Permatasari. (2021). Angka Kejadian Anemia Pada Remaja di Indonesia. Cerdika J. Ilm. Indones., vol. 1, no. 4, pp. 357–364, 2021, doi: 10.59141/cerdika.v1i4.66.

Rahayu, F. Yulidasari, A. O. Putri, and L. Anggraini. (2019). Metode Orkes-Ku (raport kesehatanku) dalam Mengidentifikasi Potensi Kejadian Anemia Gizi Pada Remaja Putri.

Ridwan, A. P., Khusuma, A., & Agata, A. (2019). Pemberian buah kurma (Phoenix Dactylifera) ke penderita anemia pada remaja putri terhadap kadar hemoglobin di SMA Negeri 1 Natar Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS), 5(1), 1-6

Sari, H. Oktavianto, and H. W. Sulistyo. (2018). Романов Б.К. 1, Дмитриева Н.Б. 2, Зацепилова Т.А. 3,” vol. 24, no. 3, pp. 146–150, 2018.

Sumartini and A. Ningrum. (2022). Gambaran Perilaku Makan Remaja. J. Ilm. Kesehat. Keris Husada, vol. 6, no. 01, pp. 46–59, 2022, [Online]. Available: https://www.akperkerishusada.ac.id/akperker_ojs/index.php/akperkeris/article/view/65

Tanjung, A. P. Amira, N. Muthmainah, and S. Rahma. (2022). Junk Food dan Kaitannya dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja. J. Ilm. Kesehat. Masy. Media Komun. Komunitas Kesehat. Masy., vol. 14, no. 3, pp. 133–140, 2022, doi: 10.52022/jikm.v14i3.343.

Utri. (2020). Pola Menstruasi Dengan Terjadinya Anemia Pada Remaja. vol. 11, no. 2, pp. 314–327.

Published
2024-12-30
How to Cite
Purwati, R., Sari, P. M., & Husna, F. (2024). Perbedaan Kadar Hemoglobin Sebelum dan Sesudah Diberikan Buah Kurma pada Remaja Putri. Journal of Language and Health, 5(3), 1283-1288. https://doi.org/10.37287/jlh.v5i3.5236