Pola Konsumsi Junk Food dan Soft Drink sebagai Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular Hipertensi pada Remaja

  • Hetty Gustina Simamora Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan
  • Serlina Silalahi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan
  • Maria Pujiastuti Poltekkes Palangka Raya
  • Hotmariana Lumban Gaol Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan
Keywords: hipertensi, junk food, soft drink, pola konsumsi, remaja

Abstract

Pola konsumsi merupakan kebiasaan makan perorangan yang terkait tentang jumlah, frekuensi dan jenis makanan yang di konsumsi dalam sehari. Dampak yang diakibatkan jika mengkonsumsi makanan dalam jumlah berlebihan akan meyebabkan masalah kesehatan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui Gambaran Pola Konsumsi Junk Food Dan Soft Drink Sebagai Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular Hipertensi Pada Remaja di SMP Swasta Budhi Dharma. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi. sampel dalam penelitian berdasarkan rumus Slovin berjumlah 68 orang dengan menggunakan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur pola konsumsi makanan junkfood dan softdrink tersebut dengan menggunakan Food frequency questionnaire dan untuk pengumpulan data mengenai resiko penyakit tidak menular (Hipertensi) dilakukan dengan cara mengukur langsung tekanan darah  di arteri responden menggunakan alat Sphygmomanometer. Hasil penelitian dengan jumlah sampel 68 responden dari jenis makanan Junk food  yang sering dikonsumsi mayoritas gorengan  sejumlah 40 responden dengan presentase 58,8% dan minoritas pizza sejumlah 1 responden dengan presentase  1,5%. Dari jenis konsumsi Soft Drink Remaja SMP Budi Dharma Balige Tahun 2024 mayoritas remaja lebih sering mengkonsumsi soft drink jenis fanta sejumlah 35 responden  dengan presentase 51,5% dan minoritas remaja jarang mengkonsumsi soft drink jenis pocarisweet, kopi susu, pulpy sejumlah 8 responden dengan presentase 11,8% dan berdasarkan dari tingkat tekanan darah pada remaja dengan kategori optimal mayoritas sejumlah 43 responden dengan presentasi 63,2%, dan minoritas dengan kategori prahipertensi sejumlah 3 responden dengan presentase 4,4%.

References

Arisandi, Y. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kebiasaan Mengkonsumsi Makanan Siap Saji Pada Remaja. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 8(2), 70–77. https://doi.org/10.36729/jam.v8i1

Butch, Nirav et al. 2011. Prevalence of Hypertension In School Going Children of Surat City, Western India. Journal of Cardiovascular Disease Research

Carissa, I. (2016). Hubungan Antara Pola Konsumsi Makanan Cepat Saji dengan Resiko Obesitas pada Siswa Kelas X dan Xi di SMA Kristen Kalam Kudus Sukoharjo. Skripsi (S1) Thesis. Semarang: Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.

Diana, T. S., & Hastono, S. P. (2023). Pengaruh Gaya Hidup terhadap Hipertensi pada Remaja: Literature Review. Faletehan Health Journal, 10(02), 169–177. https://doi.org/10.33746/fhj.v10i02.590

Kemenkes Kesehatan RI. (2019). Buku Pedoman Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Tahun 2019 Manajemen Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Kemenkes RI. 2014. Infodatin Hipertensi. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Retrieved from http://www. depkes.go.id.

Lestari, D. (2012). Perilaku Konsumsi Junk Food pada Siswa di SMA Negeri 1 Depok Sleman Yogyakarta. Skripsi (S1) Thesis. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Mardianti, F., Rachmawati, D., & Suprajitno. (2020). Risk factors for hypertension in adolescents. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 10(April 2022), 43–55. https://doi.org/10.47794/jkhws

Nugroho, P. S., & Hikmah, A. U. R. (2020). Purwo Setiyo Nugroho. Jurnal Dunia Kesmas. http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/index

Nur. (2021). Risiko Pola Konsumsi Dan Status Gizi Pada Kejadian Hipertensi Masyarakat Migran Di Indonesia. Media Gizi Indonesia, 16(2), 194. hts://e-journal.unair.ac.id/MGI/article/view/21034

Permata Sari Lubis, S., Siregar, H. D., & Simanjuntak, E. (2022). Analisis Hipertensi Tidak Terkontrol Di Upt Puskesmas Teladan Kota Medan Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v8i2.1084

Setyaningsih, E. D., & Manikam, R. M. (2021). HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DAN ASUPAN NATRIUM DARI FAST Program Studi Gizi , Fakultas Kesehatan , Universitas MH . Thamrin , Jakarta Correspondence author : ratnamutu2811@gmail.com Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan , 9 ; 21 November 2021 Remaja memiliki kemam

Published
2024-12-30
How to Cite
Simamora, H. G., Silalahi, S., Pujiastuti, M., & Gaol, H. L. (2024). Pola Konsumsi Junk Food dan Soft Drink sebagai Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular Hipertensi pada Remaja. Journal of Language and Health, 5(3), 1201-1216. https://doi.org/10.37287/jlh.v5i3.5216