Hubungan Pemakaian KB Suntik 3 Bulan dengan Kejadian Amenorea

  • Siti Ainawati Mumtazah Universitas Dharmas Indonesia
  • Husna Husna Universitas Dharmas Indonesia
  • Aziza Nabila Universitas Dharmas Indonesia
Keywords: amenorea, KB suntik 3 bulan, kejadian, pemakaian

Abstract

Program KB merupakan salah satu program dari pemerintah yang dilakukan dalam skala nasional agar dapat menekan angka kelahiran dan juga mengendalikan pertambahan jumlah penduduk. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Dareh Jorong Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya. Metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Uji statistik yang digunakan uji chi-square melalui analisa data dengan uji statistik menggunakan uji chi-square dengan responden berjumlah 32 responden dan menggunakan total sampling, di dapatkan hasil bahwa yang menggunakan kontrasepsi suntik dengan lama penggunaan <1 tahun sebanyak 20 responden (62,5%), yang mengalami amenorea 6 responden (18,8%) dan yang tidak mengalami amenorea sebanyak 14 responden (43,8%). Sedangkan responden yang menggunakan suntik KB 3 bulan > 1 tahun sebanyak 12 responden (37,5%) yang mengalami amenorea sebanyak 11 responden (34,4%) dan yang tidak mengalami amenorea sebanyak 1 responden (3,1%). Dari hasil pengujian tersebut didapatkan hasil P value = 0.001 (P value< 0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara Pemakaian KB Suntik 3 Bulan dengan Kejadian  Amenorea di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Dareh Jorong Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Tahun 2024. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pemakaian KB suntik 3 bulan dengan kejadian amenorea.

Published
2024-12-30
How to Cite
Mumtazah, S. A., Husna, H., & Nabila, A. (2024). Hubungan Pemakaian KB Suntik 3 Bulan dengan Kejadian Amenorea. Journal of Language and Health, 5(3), 1253-1258. https://doi.org/10.37287/jlh.v5i3.5163