Perbandingan Pemberian Pijat Morfin Endogen (Endorphin) dan Pijat Titik Li-4 terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif

  • Reka Julia Utama Universitas Bina Bangsa Getsempena
  • Fadhlina Fadhlina Universitas Bina Bangsa Getsempena
  • Mahruri Saputra Universitas Bina Bangsa Getsempena
Keywords: nyeri persalinan, pijat morphin endogen, pijat titik LI-4, tahap I fase aktif

Abstract

Nyeri persalinan terjadi ketika otot rahim berkontraksi dalam upaya membuka serviks untuk mendorong kepala bayi ke arah panggul. Nyeri persalinan fase aktif I pada ibu dapat dikurangi dengan menggunakan metode nonfarmakologis yaitu pijat endorphin dan pijat titik LI-4 serta pijat titik LI-4 untuk mengurangi nyeri pada fase aktif I pada ibu melahirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pijat endorphin dan pijat titik LI-4 terhadap nyeri persalinan fase aktif I di BPM Erni Munir dan BPM Jouni Wati. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dengan pendekatan two group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini sebanyak 66 ibu melahirkan fase aktif I. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat nyeri dan analisis data menggunakan uji-t dependen. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukan endorphin massage (p=0,000) dan LI-4 point massage (p=0,000) dengan taraf kepercayaan 95% berarti ada perbedaan intensitas nyeri sebelum dan sesudah dilakukan endorphin massage dan LI-4 point massage. Hasil penelitian juga menunjukkan tidak ada perbedaan intensitas nyeri persalinan fase aktif kala I antara kelompok endorphin massage dengan kelompok LI-4 point massage, p=0,546. Endorphin massage dan LI-4 point massage dapat menurunkan nyeri fase aktif I pada ibu bersalin.

References

Alam, H. S. (2020). Upaya Mengurangi Nyeri Persalinan dengan Metode Akupresur. Media Sains Indonesia.

Andarmoyo, S. (2013). Konsep & Aplikasi Manajemen Nyeri Persalinan: Persalinan Tanpa Nyeri Berlebihan. ar-ruzz media.

Arifiani, F. P. (2017). Efektifitas Masase Efflurage terhadap Pengurangan Sensasi Rasa Nyeri Persalinan pada Ibu Primipara. Journal of Issues in Midwifery, 1(2), 42–49.

Arnianti, A., Herawati, H., Hidayat, W., Kasmayani, K., & Umami, N. (2021). Pengaruh Pijat Endorphine terhadap Intensitas Nyeri pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif di Rumah Sehat Zamzam Kota Palopo. Jurnal Berita Kesehatan, 14(2), 19–28.

Azizah, I. N., Widyawati, M. N., & Anggraini, N. N. (2013). Pengaruh Endorphin Massage Terhadap Intensitas Nyeri Kala I Persalinan Normal Ibu Primipara di BPS S dan B Demak Tahun 2011. Jurnal Kebidanan, 2(1).

Brunner, L. S. (2010). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing (Vol. 1). Lippincott Williams & Wilkins.

Dewie, A., & Kaparang, M. J. (2020). Efektivitas Deep Back Massage dan Massage Endorphin terhadap Intensitas Nyeri Kala I Fase Aktif di BPM Setia. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(1), 43–49.

Diana, S., & Mail, E. (2019). Buku Ajar Asuhan Kebidanan, Persalinan, dan Bayi Baru Lahir. CV Oase Group (Gerakan Menulis Buku Indonesia).

Fawaz, M. A., & El-Sharkawy, N. B. (2016). Effect of LI4 (Hoku Point) Massage with Ice on Labor Duration during the Active Phase of Labor among Women Delivering at El Manial University Maternity Hospital. Egyptian Nursing Journal, 13(3), 178–185.

Gönenç, I. M., & Terzioğlu, F. (2020). Effects of Massage and Acupressure on Relieving Labor Pain, Reducing Labor Time, and Increasing Delivery Satisfaction. Journal of Nursing Research, 28(1), e68.

Handayani, D. (2018). Pengaruh Pijat Endorphin terhadap Nyeri Persalinan Kala I di Wilayah Kerja Puskesmas Taraju Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Mitra Kencana Keperawatan Dan Kebidanan, 1(1), 11–20.

Handayany, D. A., Mulyani, S., & Nurlinawati, N. (2020). Pengaruh Endorphin Massage terhadap Intensitas Nyeri Punggung Bawah Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 1(1), 12–23.

Hein, A. (2018). Pain Relief During Labour and Following Obstetric and Gynaecological Surgery with Special Reference to Neuroaxial Morphine. Karolinska Institutet (Sweden).

Hibatulloh, Q. N., Rahayu, D. E., Siti, R., & Rahmawati, N. (2022). Efektifitas Terapi Akupressur terhadap Nyeri Persalinan pada Fase Aktif Tahap Pertama. Original Research Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 6(1), 96–110.

Kemenkes. RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kuswandi, L. (2014). Hypnobirthing, A Gentle Way to Give Birth. Pustaka Bunda.

Leny, R. C. (2018). Terapi Endorphin Massage untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Kala 1 Fase Aktif Persalinan. Journal of Smart Kebidanan, 4(2).

Luluilmaknun, K. (2014). Analisis Alasan Wanita Usia Subur (WUS) dalam Memilih Metode Kontrasepsi di Puskesmas Bandarharjo Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 1(10).

Manninen, S., Tuominen, L., Dunbar, R. I., Karjalainen, T., Hirvonen, J., Arponen, E., Hari, R., Jääskeläinen, I. P., Sams, M., & Nummenmaa, L. (2017). Social Laughter Triggers Endogenous Opioid Release in Humans. Journal of Neuroscience, 37(25), 6125–6131.

Mongan, M., & Hy, M. (2009). Hypno Birthing: Metode Melahirkan Secara Aman, Mudah dan Nyaman. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer.

Mukhoirotin, M., & Mustafida, H. (2020). Pemberian Akupresur Kombinasi Titik BL32 dan LI4, Titik BL32 dan Sp6 untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Persalinan. Journal of Holistic Nursing Science, 7(2), 133–141.

Mursidin, W. O. M. (2017). Gambaran Kejadian Postpartum Blues pada Ibu Postpartum di RS PKU Gambaran Kejadian Postpartum Blues. Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

Ozgoli, G., Mobarakabadi, S. S., Heshmat, R., Majd, H. A., & Sheikhan, Z. (2016). Effect of LI4 and BL32 Acupressure on Labor Pain and Delivery Outcome in the First Stage of Labor in Primiparous Women: A Randomized Controlled Trial. Complementary Therapies in Medicine, 29, 175–180.

Polit, D., & Beck, C. (2020). Essentials of Nursing Research: Appraising Evidence for Nursing Practice. Lippincott Williams & Wilkins.

Pujiastutik, Y. E., Gayatri, P. R., & Isnaeni, E. (2021). Comparison of Endorphine Massage and Effleurage Massage on Primigravida 1st Stage Latent Phase Pain in Indonesia. Malaysian Journal of Public Health Medicine, 21(2), 45–51.

Rukiyah, A. et al. (2019). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Trans Info Media.

Santiasari, R. N., Sari, E., & Saputri, A. D. (2020). Intervensi Terapi Akupresure (Titik L14) pada Nyeri Persalinan Kala I Aktif. Jurnal Keperawatan, 9(2), 33–42.

Saputra, M., & Nasution, H. A. N. (2020). Kompres Dingin Titik Li-4 Kontra Lateral Tangan Menekan Respon Nyeri Selama Invasif Arteriovenous Fistula (AVF) Pasien Hemodialisa. Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo), 8(02), 1–20.

Siahaan, P. G. (2020). Pengaruh Pijat Endorphin terhadap Intensitas Nyeri Punggung pada Ibu Bersalin Primigravida Kala I Fase Aktif di Klinik Bersalin Citra Medan Tahun 2017.

Sulistiyaningsih, S. H., & Sari, E. R. P. (2023). Pengaruh Endorphin Massage terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pungggung Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Kebidanan, 102–112.

Wahl, M., Labbe, A., & Davidson, M. (2021). Pregnancy and Childbirth with Neuromuscular Disease.

Yusita, I., Mulyani, Y., & Arianti, N. D. (2021). Penerapan Akupresur Sanyinjiao (SP 6) dan Hegu (LI 4) pada Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif di Puskemas X. J. Ilm. Obs, 13(3).

Published
2024-12-03
How to Cite
Utama, R. J., Fadhlina, F., & Saputra, M. (2024). Perbandingan Pemberian Pijat Morfin Endogen (Endorphin) dan Pijat Titik Li-4 terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif. Journal of Language and Health, 5(3), 1135-1144. https://doi.org/10.37287/jlh.v5i3.4902