Hubungan Manajemen Konflik Kepala Ruang dengan Motivasi Kerja dan Stres Kerja Perawat

  • Debby Yulianthi Maria STIKES Surya Global Yogyakarta
  • Supriyadi Supriyadi STIKES Surya Global Yogyakarta
  • Indah Fitrianingrum STIKES Surya Global Yogyakarta
  • Tirta Okta Dinanti STIKES Surya Global Yogyakarta
  • Riri Amalia STIKES Surya Global Yogyakarta
Keywords: manajemen konflik, motivasi kerja, stres kerja, perawat

Abstract

Pelayanan keperawatan merupakan satu kesatuan dari pelayanan kesehatan di rumah sakit yang dituntut untuk memberikan pelayanan berkualitas, layanan terwujud apabila terdapat kolaborasi yang harmonis antar tenaga kesehatan, namun tak dapat dipungkiri kolaborasi tersebut terkadang dapat menimbulkan konflik. Konflik yang terjadi dapat berdampak negatif pada pelayanan kesehatan. Untuk itu seorang kepala ruang harus memiliki keterampilan dalam menangani konflik secara efektif agar tidak berlarut permasalahan yang terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah manajemen konflik kepala ruang berhubungan dengan motivasi kerja dan stres  kerja perawat. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain korelasi dan  pendekatan cross sectional.  Sampel  diambil menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 59 responden, data diambil menggunakan kuesioner sedangkan analisa data menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian menunjukkan manajemen konflik kepala ruang mayoritas baik 30 (51%) responden,  motivasi kerja cukup 39 (66%) responden  dan  stres kerja rendah 38 (64%) responden . Hubungan antara  manajemen konflik kepala ruang dengan  motivasi kerja (0.006) dan  stres kerja (0.020). Terdapat hubungan yang signifikan antara  manajemen konflik kepala ruang dengan  motivasi kerja dan  stres kerja.

References

Al-Hamdan, Z., Shukri, R., & Anthony, D. (2011). Conflict management styles used by nurse managers in the Sultanate of Oman. Journal of clinical nursing, 20(3-4), 571–80; https://doi.org/10.1111/j.1365-2702.2010.03557.x.

Chaerudin, A. (2019). Manajemen Pendidikan dan Pelatihan SDM. Sukabumi: CV Jejak anggota.

Griffin, R. W. (2011). Manajemen, Seventh edition. Jakarta:: Erlangga.

Gulo, A. R. (2019). Pengaruh pelaksanaan manajemen konflik oleh kepala ruangan pada motivasi kerja perawat pelaksana di rumah sakit Martha Friska Medan. Indonesian Trust Health Journal, Volume 2, No.1 - Agustus 2019. DOI: 10.37104/ithj.v2i1.22 .

Guloa, A. R., Silitonga, E., & Saragih, M. (2020). Integrating Dan Obliging Sebagai Gaya Manajemen Konflik Dalam Mengurangi Stres Kerja Perawat Pelaksana. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan , Vol.11 No.2 (2020) 242-249.

Haan, P. L., Bidjuni, H., & Kundre, R. (2019). Gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja perawat di rumah sakit jiwa. J-KP Jurnal Keperawatan, Vol. 7 No. 2 (2019); DOI: https://doi.org/10.35790/jkp.v7i2.27475.

Hasby, M., Hendriani, S., & Indarti, S. (2017). Pengaruh konflik kerja, beban kerja dan komunikasi terhadap stres kerja perawat bagian rawat inap (pada RSUD. Petala Bumi Pekanbaru). Jurnal Online Mahasiswa, Vol 4, No 1 (2017); https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFEKON/article/view/13001.

Hasibuan, L. R. (2020). Manajemen dan Strategi Penyelesaian Masalah Dalam Pelayanan Keperawatan. Malang: Ahlimedia Press.

Hurlock, E. (1997). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Hidup. Surabaya: Erlangga.

Kuntoro. (2010). Buku Ajar Manajemen Keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Kustriyani, M. (2016). Pelaksanaan manajemen konflik oleh case manager di ruang rawat inap RSUD Tugurejo Semarang. UNDIP Institutional Repository, http://eprints.undip.ac.id/50047/1/menik_kustriyani_1-3.pdf.

Marquis, B. L., & Huston, C. J. (2011). Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan: Teori dan Aplikasi (4 ed.). . Jakarta: EGC.

Muharni, S., Eliawati, U., & Wahyuni, R. (2022). Hubungan gaya managemen konflik kepala ruangan dengan stres kerja perawat di ruangan pinere rs x. JKA(Jurnal Keperawatan Abdurrab), Vol 6 No 1 (2022): DOI : https://doi.org/10.36341/jka.v6i1.2546.

Nursalam. (2015). Manajemen Keperawatan (Aplikasi dalam Praktik Keperawatan) (5thed). . Jakarta: Salemba Medika.

Robbins, P. S., & AnJudge, T. (2012). perilaku organisasi. Jakarta: Salemba.

Roboth, J. Y. (2015). Analisis work family conflict, stres kerja dan kinerja wanita berperan ganda pada yayasan compassion east Indonesia. Jurnal Riset Bisnis Dan Manajemen, https://ejournal.unsrat.ac.id/v2/index.php/jrbm/article/view/7517.

Rosalia, K. J., & Purnawati, N. K. (2018). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien RSU Surya Husadha di Denpasar. E-Jurnal Manajemen , VOL 7 NO 5 (2018); DOI: https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2018.v07.i05.p05.

Swanburg, R. C. (2000). ntroductory Management and Leadership for Nurses. Boston : Second edition : James and Bartlet.

Toren, O., & Wagner, N. (2010). Applying an ethical decision-making tool to a nurse management dilemma. . Journal of Nursing Etnics, 17 (3), 393-402.

Wijayanti, E. T. (2019). Gaya Manajemen Konflik Perawat Pelaksana Di RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri. Jurnal Ilmu Kesehatan, Vol. 8 No.1, Nopember 2019; DOI: https://doi.org/10.32831/jik.v8i1.237.

Wirawan. (2013). Konflik dan Manajemen Konflik : Teori, aplikasi dan penelitian. Jakarta: Salemba Humanika.

Published
2024-08-30
How to Cite
Maria, D. Y., Supriyadi, S., Fitrianingrum, I., Dinanti, T. O., & Amalia, R. (2024). Hubungan Manajemen Konflik Kepala Ruang dengan Motivasi Kerja dan Stres Kerja Perawat. Journal of Language and Health, 5(2), 869-876. https://doi.org/10.37287/jlh.v5i2.4215