The Relationship between Parenting Patterns and the Incidence of Stunting in Children Aged 25-59 Months
Abstract
This study examines the relationship between parenting patterns and stunting in children aged 25-59 months in Biak Numfor Regency, where stunting rates surpass the national average. Stunting, a reflection of chronic malnutrition, is particularly high in Papua, highlighting the need for targeted interventions. The research uses a mixed-methods approach, combining quantitative and qualitative data to capture a fuller picture. Designed as a Case Control Study, the research compares mothers of stunted toddlers (46 participants) with mothers of non-stunted toddlers (46 participants), collecting data from January to July 2024 through total sampling. The quantitative phase utilizes secondary data from the Bosnik Public Health Center, while the qualitative phase includes interviews with key health officials. Data analysis involves univariate, bivariate (Chi-Square), and multivariate (Multiple Logistic Regression) methods processed with SPSS 29. Findings show that poor parenting significantly increases the likelihood of stunting by 12.59 times (p=0.001). Additional factors influencing stunting include inadequate prenatal nutrition (AOR 15.43), infrequent prenatal check-ups (AOR 6.026), and a history of premature birth (AOR 5.56). The model predicts an 82.6% incidence rate of stunting based on these risk factors, underscoring the importance of improved maternal and child health practices in the region.
References
Anggraini, N. S., & Rosyada, A. (2024). Analysis Of The Relationship Between Maternal Parenting, Father’s Role, And The Incidence Of Stunting On The Development Of Children Aged 24-59 Months In Palembang City. Contagion: Scientific Periodical Journal Of Public Health And Coastal Health, 6(1), 636. Https://Doi.Org/10.30829/Contagion.V6i1.19746
Arisjulyanto, D., & Puspita, N. I. (2024). Pengaruh Pemberdayaan Pmba Terhadap Sikap Keluarga Balita Stunting Di Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 1(4).
Bappenas. (2022). Strategi Nasional Pencegahan Stunting.
Dinkes Papua. (2022). Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Papua 2022.
Faizaturrahmi, E., Siswari, B. D., Ernawati, Wirastri, D., & Aprianti, N. F. (2023). Penyuluhan Dan Demonstrasi Pmba Sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting Di Dusun Proa Desa Kebon Ayu Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 9(3), 312–316.
Fitraniar, I., Abdurahman, F., Abdullah, A., Maidar, M., & Ichwansyah, F. (2022). Determinan Stunting Pada Bayi Usia 0–24 Bulan Di Kabupaten Pidie: Studi Kasus-Kontrol. Action: Aceh Nutrition Journal, 7(2), 187–196.
Gusman, Y. M., & Farlikhatun, L. (2024). Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif, Pola Asuh Dan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Terjadinya Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan. Malahayati Nursing Journal, 6(2), 600–615. Https://Doi.Org/10.33024/Mnj.V6i2.10858
Hermayani, & Maran, P. W. B. (2023). Narrative Literature Review ( Nlr ) Pneumonia Sebagai Suatu Masalah Kesehatan Pada Bayi. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 1(3), 1–6.
Ismayanti, T., & Idealistiana, L. (2024). Hubungan Pola Pemberian Makan Dan Riwayat Pemberian Asi Ekslusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24 – 59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tempuran Kabupaten Karawang. Malahayati Nursing Journal, 6(4), 1385–1401. Https://Doi.Org/10.33024/Mnj.V6i4.11150
Jahiroh, & Prihartono, N. (2013). Hubungan Stunting Dengan Kejadian Tuberkulosis Relationship Nutritional Stunting And Tuberculosis. The Indonesian Journal Of Infectious Disease, 6–13.
Kemenkes. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (Ssgi) 2022. Kemenkes, 1–7.
Kementerian Kesehatan. (2022). 3 Upaya Kemenkes Dalam Menurunkan Stunting.
Kementerian Kesehatan Ri. (2021). Profil Kesehatan Indonesia. In Kesehatan Indonesia. Jakarta.
Maria Neherta, Deswita, R. M. (2023). Faktor-Faktor Penyebab Stunting Pada Anak (E. Chundrayet (Ed.)). Cv Adanu Biamata.
Maria Sambriong, Y. K. B. (2022). Fenomena Stunting Di Era Pandemi Covid 19 (Rinto R Rerung (Ed.)). Media Sains Indonesia.
Meikawati, W., Rahayu, D., & Purwanti, I. (2021). Berat Badan Lahir Rendah Dan Anemia Ibu Sebagai Prediktor Stunting Pada Anak Usia 12–24 Bulan Di Wilayah Puskesmas Genuk Kota Semarang. Media Gizi Mikro Indonesia, 13, 37–50.
Muhsidin Antara Papua. (2023). Upaya Berkelanjutan Menurunkan Angka Stunting Anak Di Papua.
Muliawati, I., & Widodo, T. (2021). Pengaruh Pola Asuh Terhadap Risiko Stunting Pada Anak. Jurnal Gizi Indonesia, 14(3).
Nurfatimah, N., Anakoda, P., Ramadhan, K., Entoh, C., Sitorus, S. B. M., & Longgupa, L. W. (2021). Perilaku Pencegahan Stunting Pada Ibu Hamil. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(2), 97–104.
Nurul Imani. (2020). Stunting Pada Anak Kenali Dan Cegah Sejak Dini (T. Sutanto (Ed.)). Cv Hakam Media Utama.
Olsa, E. D., Sulastri, D., & Anas, E. (2017). Artikel Penelitian Hubungan Sikap Dan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Baru Masuk Sekolah Dasar Di Kecamanatan Nanggalo. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(3), 523–529.
Permana, D., Anantanyu, S., & Priyatama, A. N. (2023). Relationship Between Parenting Pattern Cleanliness And Sanitation, And Antenatal Care With Stunting In Toddlers Age 24-59 Months. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal Of Nutrition And Dietetics), 11(3), 143.
Putri, D. F., Santoso, H., & Rahayu, M. (2021). Hubungan Tingkat Pendidikan Orang Tua Dengan Pola Asuh Dan Risiko Stunting Pada Anak Balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(4).
Putri, I., Zuleika, T., Murti, R. A. W., & Humayrah, W. (2022). Edukasi Pemberian Makan Bayi Dan Anak (Pmba) Meningkatkan Pengetahuan Gizi Ibu Balita Di Posyandu Anggrek, Bogor Selatan, Jawa Barat. Darmabakti : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 48–55.
Rahayu, M., Anggraini, W., & Kurniawan, Y. (2022). Faktor Sosial Ekonomi Dan Kejadian Stunting Pada Anak Di Daerah Perdesaan. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 10(2).
Riani, E. N., & Margiana, W. (2022). Hubungan Pola Asuh Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan, 9(1), 48–53.
Sadariah, S., Rifai, M., Nur, M. I., & Musfirah, M. (2023). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6-59 Bulan.
Sari, R. U., Afrinis, N., Apriyanti, F., Rizqi, E. R., & Zurrahmi. (2023). Determinant Factors Related To The Incident Of Stunting In Children Aged 24-59 Months In Alai Selatan Village Working Area Of Alai Puskesmas Upt Meranti Island District. Jurnal Kesmas Dan Gizi (Jkg), 6(1), 76–82.
Sarman. (2021). Epidemiologi Stunting (Hairil Akbar (Ed.)).
Setiawati, E., Fajar, N. A., & Hasyim, H. (2022). Jurnal Kesehatan.
Suryawan, A. E., Ningtyias, F. W., & Hidayati, M. N. (2022). Hubungan Pola Asuh Pemberian Makan Dan Skor Keragaman Pangan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24–59 Bulan. Ilmu Gizi Indonesia, 6(1), 23–34.
Terok, K. A., Suryati, Y., Dewi Umu Kulsum, Maryati, I., & Rudhiati, F. (2022). Health Coaching Terhadap Perilaku Dan Efikasi Diri Ibu Dalam Pencegahan Stunting Kansia. Jurnal Keperawatan Silampari, 6, 387–399.
Unicef. (2023). Mal Nutrition.
Wibowo, D. P., Irmawati, S., Tristiyanti, D., Normila, N., & Sutriyawan, A. (2023). Hubungan Pola Asuh Ibu Dan Pola Pemberian Makanan Terhadap Kejadian Stunting. Ji-Kes (Jurnal Ilmu Kesehatan), 6(2), 116–121.
Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Global Health Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



