The Influence of Dhikr Psychoreligious Therapy on Anxiety Levels of Hernia Pre Surgery Patients

  • Miftakurrosyidin Miftakurrosyidin Universitas Widya Husada Semarang
  • Dwi Nur Aini Universitas Widya Husada Semarang
  • Priharyanti Wulandari Universitas Widya Husada Semarang
Keywords: anxiety, pre hernia surgery, dhikrpsychoreligious therapy

Abstract

It is estimated that each year there are 230 million surgeries performed worldwide. The most common response experienced by preoperative patients is a psychological response related to anxiety. Non-pharmacological management of preoperative anxiety hernia with one type of distraction, namely Dhikrpsychoreligius therapy. Quantitative research using pre-experimental type with a one-group pretest-posttest design without control group design. The sampling technique was purposive sampling with a total of 36 respondents. The data obtained by using the Wilcoxon Signed Rank Test. Based on the Wilcoxon Signed Rank Test, it was found that the pre-test-post-test changes with the results of the Sign value. 0.00> 0.05, so that Ho is rejected and Ha is accepted. There is an effect of Dhikrpsychoreligious therapy on the level of anxiety of preoperative hernia patients in the bay room of RSI Sultan Agung Semarang.

References

Afifah, adillah, (2012). Faktor – faktor yang berhubungan dengan terjadinya dermatitis kontak akibat kerja pada karyawan binatu. Skripsi. Program pendidikan sarjana kedokteran fakultas kedokteran,univeritas diponegoro.
Amron & taufik imran. (2009). analisis factor – factor yang berpengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja pada outlet telekominukasi seluler kota makasar. Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Ekomomi Nobel Indoneisa.
Anizar. (2012). Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Industri. Yogyakarta : Graha Ilmu.
Cahyawati,Imma Nur. (2010). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dermatitis pada Nelayan yang Bekerja di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjungsari Kecamatan Rembang. Skripsi. Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Semarang.
Cahyawati,Imma Nur dan Irwan Budiono. (2011). Faktor - Fktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis pada nelayan. Jurnal kesehatan masyarakat.
Djuanda A., Hamzah M., Aisah S,. (2009). Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Edisi Kelima, Jakarta Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Eidman. (2008). Nelayan, http://wikipedia.org diakses 9 April 2017
Lestari. (2008). Penyakit Kulit Akibat Kerja.
Lestari F,Utomo HS. (2007). Faktor – Faktor yang berhubungan dengan dermatitis kontak pada pekerja di PT Inti Pantja Press Indutsri. Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
Maharwiarti, Anggun Reza. (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak alergi di Puskesmas Tapa Kabupaten Bone Bolango. Skripsi, Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan dan Keolahragaan, Universitas Negeri Gorontalo.
Notoatmodjo, Soekidjo. (2007). Ilmu Kesehatan Masyarakat, Jakarta: Rineka Cipta.
. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta.
Nurmaningtias, ayu amelia. (2016). Gambaran Kejadian Dermatitis Kontak Pada NelayanDi Desa Pasar Banggi Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang Tahun 2016. Skripsi. MahasiswaProgram Studi Kesehatan Masyarakat STIKES NgudiWaluyo.
Pusdatinaker. (2014). Tipe Kecalakaan Kerja di Indonesia Menurut Provinsi Triwulan IV 2014. Diakses 28 Juni 2015.
Prihastari. (2015). Perbedaan Case Control, Study Crossec Dan Study Kohort..
Rakawhisnu, (2007), Indonesia Bukan Negara Maritim http://rakawhisnu.blogspot.com diakses 20 April 2017.
Safriyanti, (2016). Hubungan Personal Hygiene, Lama Kontak Dan Riwayat penyakit Kulit Dengan Kejadian Dermatitis Pada Petani Rumput Laut Di Desa Akuni Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Halu Oleo
Sajida A. (2013). Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Keluhan Penyakit Kulit di Kelurahan Denai Kecamatan Medan Denai Kota Medan Tahun 2012. [Skripsi]. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Sastrohadiwiryo, S.B. (2005). Manajemen Tenaga Kerja Indonesia Pendekatan Administratif dan Operational.Jakarta. PT. Bumi Aksara
Suma’mur. (2009). Kesehatan Dan Keselamatan Kerja, Menejemen Dan Implementasi K3 Di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press.
Susanto, R. Clevere dan Ari, M. GA Made. (2013), Penyakit Kulit dan Kelamin, Yokyakarta: Nuha Medika.
Tarwaka. (2018). Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Surakarta : Harapan Press.
Indah N. (2016). Hubungan personal hygiene terhadap kejadian pediculosis pada capitis pada santriwati di pesantren jabal an-nur al-islami kecamatan teluk bentung barat Bandar lampung. Skripsi. Medan. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.
Published
2021-02-13
Section
Articles