Penerapan Oral Hygiene terhadap Kejadian Infeksi Rongga Mulut pada Pasien dengan Penurunan Kesadaran
Abstract
Oral hygiene merupakan salah satu bentuk tindakan keperawatan yang dilakukan supaya keadaan rongga mulut tetap bersih dan wangi, yang kemudian dapat menurunkan risiko terjadinya infeksi. Oral hygiene juga bisa menurunkan tinkat mikroorganisme yang mengalami perubahan dan kolonisasi didalam mulut. Penderita di ruang ICU tentun memiliki resiko terkena infeksi. Tujuan daripada kajian ini untuk melihat deskripsi penyelenggaraan Tindakan perawatan oral oral hygiene pada pasien di ruang (ICU). Metode yang pada penelitian ini yakni dengan pendekatan studi kasus. Studi kasus dilakukan pada pasien yang mengalami penurunan kesadaran di ruang ICU dengan diberikan intervensi oral hygiene. Asuhan keperawatan diberikan selama 3x24 jam. Hasil penelitian ini adalah setelah 3 hari dilakukan intervensi didapatkan hasil risiko infeksi menurun. Kesimpulannya yaitu ada korelasi diantara penerapan oral hygiene terhadap kejadian infeksi rongga mulut.
References
Affanin, R. N., Victoria, A. Z., & Nuraeni, A. (2022). Hubungan Lama Penggunaan dan Frekuensi Oral Hygiene Pasien dengan Ventilator Mekanik terhadap Ventilatorassociated Pnemonia (VAP) di Ruang Icu. Pena Nursing, 1(01), 13-21. https://jurnal.unikal.ac.id/index.php/nurs/article/view/2075.
Anggraeni, D. T. (2020). Studi Literatur: Update Pelaksanaan Oral Care Pada Pasien Yang Terpasang Ventilasi Mekanik Di Ruang Icu. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 4(1), 9. https://doi.org/10.52020/jkwgi.v4i1.1496.
Atashi, V., Yousefi, H., Mahjobipoor, H., Bekhradi, R., & Yazdannik, A. (2018). Effect of Oral Care Program on Prevention of Ventilator-associated Pneumonia in Intensive Care Unit Patients: A Randomized Controlled Trial. Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research, 23(6), 486–490. https://doi.org/10.4103/ijnmr.IJNMR_164_17.
Baiju, R., Peter, E., Varghese, N., & Sivaram, R. (2017). Oral health and quality of life: Current concepts. Journal of Clinical and Diagnostic Research, 11(6), ZE21–ZE26. https://doi.org/10.7860/JCDR/2017/25866.10110.
Dazril, M. F. (2017). Asuhan Keperawatan Dengan Pemenuhan Kebutuhan Personal Hygiene Pada Pasien Stroke Iskemik Di RSSN Bukittinggi Tahun 2017. Karya Tulis Ilmiah : Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang. http://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id/.
Evi. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tindakan Perawat Dalam Pemeliharaan Kebersihan Gigi Dan Mulut Pasien Rawat Khusus Di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Tesis : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada. http://etd.repository.ugm.ac.id
Fitriasari, E. (2019). Pengaruh Edukasi Oral Care Pasien Dengan Penurunan Kesadaran Terhadap Kemampuan Perawat, Penurunan Skor Boas Dan Mikroorganisme Pathogen Oral Di Rumah Sakit Dr. M Haulussy Ambon. Tesis : Program Studi Magister Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Hasanuddin Makassar. http://repository.unhas.ac.id
Guillamet, C. V., & Kollef, M. H. (2018). Is Zero Ventilator-Associated Pneumonia Achievable?: Practical Approaches to Ventilator-Associated Pneumonia Prevention. Clinics in Chest Medicine, 39(4), 809–822. https://doi.org/10.1016/j.ccm.2018.08.004.
Halimi, J. M., De Fréminville, J. B., Gatault, P., Bisson, A., Sautenet, B., Maisons, V., Vigny, P., Angoulvant, D., & Fauchier, L. (2023). Characteristics and Prognosis of Patients With Hypertensive Encephalopathy: A French Nationwide Cohort Study. Hypertension, 80(8), 1716–1727. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.123.21226.
Hidayani, N. (2022). Gambaran Pemenuhan Kebutuhan Personal Hygiene Pasien Stroke yang Dilakukan Oleh Perawat di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Skripsi : Universitas Hasanuddin Makassar.
Maya, Santika, Ubro, M. (2024). Pencegahan Ventilator Associated Peneumonia (VAP) Dengan Oral Hygiene Tiap 2-3 Jam Menggunakan Chlorhexidine Di Ruang Icu Rsud Dr. Gondo Suwarno Ungaran (Doctoral dissertation, Universitas Kusuma Husada Surakarta).
Manurung, N. (2017). Hubungan pelaksanaan oral hygiene dengan kejadian Infeksi rongga mulut pada pasien dengan penurunan Kesadaran di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 3(2), 105-114.
Musdalipah., Syam, Y., Tahir, T. (2021). Kepatuhan Perawat Dalam Melakukan Oral Hygiene Di Unit Perawatan Intensif. Jurnal Keperawatan Silampari 4(2), 576-586. https://doi.org/10.31539/jks.v4i2.1995.
Nugroho. (2023). Pencegahan Penularan Infeksi Pasien Ventilator Associated Pneumonia Di Ruang Perawatan Intensif. Surabaya: UM Publishing.
Nurjanah, S. (2022). Hubungan Pelaksanaan Oral Hygiene Dengan Resiko Infeksi Rongga Mulut Pada Pasien Diruang Icu Rsud Dr.Zainoel Abidin Banda Aceh. [Universitas Bina Bangsa Getsempena]. https://repository.bbg.ac.id/handle/1478.
Ory, J., Mourgues, C., Raybaud, E., Chabanne, R., Jourdy, J. C., Belard, F., Guérin, R., Cosserant, B., Faure, J. S., Calvet, L., Pereira, B., Guelon, D., Traore, O., & Gerbaud, L. (2018). Cost assessment of a new oral care program in the intensive care unit to prevent ventilator-associated pneumonia. Clinical Oral Investigations, 22(5), 1945–1951. https://doi.org/10.1007/s00784-017-2289-6.
Par, M., Badovinac, A., & Plancak, D. (2014). Oral hygiene is an important factor for prevention of ventilator-associated pneumonia. Acta Clinica Croatica, 53(1), 72–78.
Rahmah, I., Kamelia, E., & Miko, H. (2021). Pengaruh Asuhan Keperawatan Gigi dan Mulut terhadap Pengetahuan Kebersihan Gigi dan Mulut dan Keterampilan Menyikat Gigi pada Pasien Rawat Inap Bangsal Penyakit dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Gigi, 8(1), 22-27. https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jkg/article/download/6664/2194.Ratulolli, V. (2021). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Perawatan Mulut Di Ruangan ICU dan ICCU RSUD Prof. DR. W.Z. Johannes Kupang. Skripsi : Fakultas Kesehatan Universitas Citra Bangsa Kupang.
Riandhyanita, F., Asyrofi, A., & Setianingsih. (2017). Hubungan motivasi perawat dengan pelaksanaan tindakan perawatan oral hygiene pada pasien di ruang ICU. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 7(1), 25–31. https://text-id.123dok.com/.
Sirait, F., & Sari, M. (2017). Ensefalopati uremikum pada gagal ginjal kronis uremic. Jurnal Medula, 7(1), 19–24. http://repository.lppm.unila.ac.id/5039/1/J Medula Unila Volume 7 Nomor 1Januari 2017.pdf.
Warren. (2019). A Nurse-Driven Oral Care Protocol to Reduce Hospital-Acquired Pneumonia. American Journal of Nursing, 119(2), 44-51.
Wulandari, D. K., Chrysanti, N., & Darmayanti. (2024). Hubungan Perilaku Caring Perawat Terhadap Pelaksanaan Oral Hygiene Pasien Total Care Di Icu Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru. Journal of Emergency Nursing Care, 1(1), 185rt–28. https://journal.hipgabikalsel.or.id/index.php/jenc/article/view/4
Zemaitis, M. R., Foris, L. A., Katta, S., & Bashir, K. (2022). Uremia. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK441859/.
Zhang, Z., Hou, Y., Zhang, J., Wang, B., Zhang, J., Yang, A., Li, G., & Tian, J. (2017). Comparison of the effect of oral care with four different antiseptics to prevent ventilator-associated pneumonia in adults: protocol for a network meta-analysis. Systematic Reviews, 6(1), 103.https://doi.org/10.1186/s13643-017-0496-5.



