Penatalaksanaan Holistik Hipertensi Grade II dan Katarak Senilis pada Seorang Laki-Laki Usia 73 Tahun melalui Pendekatan Dokter Keluarga

  • Nadila Ayuni Putri Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Fitria Saftarina Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
Keywords: hipertensi, katarak senilis, pelayanan dokter keluarga

Abstract

Hipertensi merupakan suatu masalah kesehatan global yang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan angka kesakitan, kematian dan beban biaya kesehatan diseluruh dunia termasuk Indonesia. Hipertensi adalah salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan mata, salah satunya dapat menyebabkan terjadinya penyakit katarak. Menurut Global Data on Visual Impairment pada tahun 2015 penyebab gangguan penglihatan mata terbanyak diseluruh dunia adalah kelainan refraksi (43%), katarak (33%) dan glaukoma (2%). Dengan banyaknya angka kejadian hipertensi di Indonesia, maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor resiko, masalah klinis, melakukan penatalaksanaan pasien secara holistik dengan menerapkan dokter keluarga sesuai evidence based medicine melalui pendekatan patient centred dan family approach. etode studi ini adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui autoanamnesis dan alloanamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah, untuk melengkapi data keluarga, data psikososial dan lingkungan. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien mengeluhkan sakit kepala sejak 3 hari yang lalu, pasien mengatakan jika sakit kepala terasa hilang timbul dan dirasa seperti tertekan pada daerah kepala dan menjalar hingga ke daerah tengkuk dan leher, keluhan seperti ini memang kerap dirasakan. yang dirasakan memberat saat melakukan aktifitas fisik dan mereda ketika pasien istirahat. Keluhan lain yang dirasakan pasien merasa badan sering terasa pegal, dan mata sebelah kanan terasa buram. Pasien sering mengkonsumsi makanan asin, ikan asin dan gorengan dalam 1 minggu pasien mengkonsumsi makanan tersebut >3 kali, pasien juga suka minum kopi dan memiliki riwayat merokok > 40 tahun. Pada hasil akhir terdapat perubahan dalam pola makan dan aktivitas fisik pada pasien.

References

Aini AN, Dyah Y & Santik P. (2018). Kejadian katarak senilis di RSUD Tugurejo. Higeia Journal of Public Health Research and Development. 2(2) 295–306. https://doi.org/10.15294/higeia.v2i2.20639

Astari P. (2018). Tinjauan Pustaka Katarak: Klasifikasi, Tatalaksana, dan Komplikasi Operasi. Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. 45(10):748-53. http://dx.doi.org/10.55175/cdk.v45i10.584

Cantor LB, Rapuano CJ, Cioffi GA. (2015). Lens and cataract. Basic and clinical Science course. San Francisco, CA: American Academy of Ophthalmology.

James PA, Oparil S. (2014). Evidence-Based Guideline for the Management of High Blood Pressure in AdultsReport From the Panel Members Appointed to the Eighth Joint National Committee (JNC 8). JAMA. American Medical Association. 10.1001/jama.2013.284427

Kemenkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Muhadi . (2016). JNC 8: Evidence-based Guideline Penanganan Pasien Hipertensi Dewasa. CDK-236/ vol.43(1). Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RS Cipto Mangunkusumo. http://dx.doi.org/10.55175/cdk.v43i1.11

Nuraini B. (2015). Risk Factors of Hypertension. Jurnal Majority Vol.4(5):10-19. Bandar Lampung: Lampung University. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/602/606

PERKI. (2019). Konsensus penatalaksanaan hipertensi 2019. Jakarta: Perki. http://faber.inash.or.id/upload/pdf/article_Update_konsensus_201939.pdf

Rahmawati I, Juksen L & Putra JI. (2018). Hubungan Hipertensi dengan Kejadian Katarak pada Lansia di Poli Mata RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Vol. 6(2):43-8. Bengkulu https://media.neliti.com/media/publications/293161-hypertension-relationship-with-the-incid-45aa8a14.pdf

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI. https://drive.google.com/drive/folders/1XYHFQuKucZIwmCADX5ff1aDhfJgqzI-l

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2019). Kementrian Kesehatan, Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, Hasil Utama Riskesdas

Suhardjo SU, Agni AN. (2012). Ilmu Kesehatan Mata. 2nd ed. Yogyakarta: Departemen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. https://fkkmk.ugm.ac.id/departemen-ilmu-kesehatan-mata/

Salinurasa I, & Meida, NS. (2015). Hubungan Hipertensi dengan Katarak. Skripsi Fakultas Kedokteran. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Tirtasari S & Kodim N. (2019). Prevalensi dan karakteristik hipertensi pada usia dewasa muda di Indonesia. Tarumanegara Medical Journal. 1(2): 395-402. http://dx.doi.org/10.24912/tmj.v1i2.3851

World Health Organization. (2021). Hypertension [internet]. Hypertension. Switzerland: World Health Organization.

WONCA. (2011) The european definition of general practice or family medicine. Spain: WONCA.

Published
2022-08-02
How to Cite
Putri, N., & Saftarina, F. (2022). Penatalaksanaan Holistik Hipertensi Grade II dan Katarak Senilis pada Seorang Laki-Laki Usia 73 Tahun melalui Pendekatan Dokter Keluarga. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1101-1114. https://doi.org/10.37287/jppp.v4i4.1122