Pemutusan Rantai Infeksi Covid-19 pada Anak di Sekolah Dasar Islam Terpadu Albanna Denpasar

  • Niken Ayu Merna Eka Sari STIKes Wira Medika Bali
  • I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi STIKes Wira Medika Bali
  • Putu Ayu Parwati STIKes Wira Medika Bali
  • Ni Komang Ayu Resiyanthi STIKes Wira Medika Bali
  • Ni Luh Gede Intan Saraswati STIKes Wira Medika Bali
  • Ni Luh Gede Intan Saraswati STIKes Wira Medika Bali
Keywords: anak, COVID-19, 5 M

Abstract

Pemerintah Indonesia menetapkan status darurat bencana nasional terkait dengan kejadian pandemik virus COVID-19. Data WHO tanggal 21 September 2021 di Indonesia telah melaporkan 4,2 juta kasus terkonfirmasi, 141.000 orang diantaranya meninggal dunia. Sementara itu, di Bali 107.233 warga terkonfirmasi. Kasus COVID-19 pada anak per Juni 2021 mencapai 250.000 (12,6%) jiwa, dengan tingkat kematian mencapai angka 676 (1,2%). Berdasarkan angka tersebut 50% kematian anak dibawah usia 5 tahun. Upaya mengatasi penyebaran virus, pemerintah membuat kebijakan patuh protokol kesehatan yaitu menghimbau penerapan 5 M yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi. Anak merupakan kelompok usia yang rentan tertular virus COVID-19, oleh karena itu anak-anak perlu mendapatkan informasi yang memadai dan mudah dipahami agar dapat turut serta melaksanakan beragam upaya pencegahan COVID-19 yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Metode pengabdian ini dilakukan dengan kegiatan pendidikan kesehatan audiovisual tentang protocol kesehatan 5 M secara during melalui aplikasi zoom. Metode yang digunakan yaitu ceramah dengan media PPT dan video 5 M. Hasil terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan teng 5 M. Hal itu ditunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa baik sebelum pendidikan kesehatan sejumlah 111 siswa (72%) meningkat menjadi 135 siswa (88%). Kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan audiovisual terhadap peningkatan pemahaman dan pengetahuan siswa tentang penerapan 5 M.

References

Notoatmodjo, S. 2003. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta
Notoatmodjo, S. 2007a. Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
BNPB. 2020. https://www.bnpb.go.id/ diakses tanggal 10 Agustus 2020.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prov Bali. 2020. https://infocorona. baliprov.go.id/ diakses tanggal 20 September 2020.
Kemenkes, RI. 2020. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian CORONAVIRUS DISEASE (COVID-19) Kementrian Kesehatan RI. Jakarta.
PPNI. 2020. https://ppni-inna.org/index.php/public/information/news-detail/940 diakses tanggal 27 september 2020.
Satuan Tugas Covid-19. 2020. https://covid19.go.id/ diakses tanggal 10 Agustus 2020.
Syah, M. 2003. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Perkasa.
WHO. 2020. https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/ situation-reports diakses tanggal 20 September 2020/
WHO. 2020a. Mental health & COVID-19. https://www.who.int/teams/ mentalhealth-and-substance-use/covid-19 diakses tanggal 3 Januari 2021.
Published
2021-10-30
How to Cite
Sari, N., Laksmi, I. G., Parwati, P., Resiyanthi, N. K., Saraswati, N. L., & Saraswati, N. L. (2021). Pemutusan Rantai Infeksi Covid-19 pada Anak di Sekolah Dasar Islam Terpadu Albanna Denpasar. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat, 1(1), 173-178. Retrieved from https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/PSNPKM/article/view/646