Pengaruh Penyuluhan tentang Pentingnya Vitamin D dan Berjemur Pagi Hari terhadap Pengetahuan Remaja di Samarinda

  • Afina Agma Fazalina Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Reni Anggraeni Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Ahmad Rizal Hidayat Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Renita Bayuningtias Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Rusni Masnina Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Keywords: berjemur, Vitamin D, covid-19

Abstract

Pandemi Covid-19 hingga saat ini belum usai, virus ini menyerang individu yang memiliki sistem imunitas yang menurun. Hal ini menyebabkan masyarakat mengalami panic attack untuk membeli dan mengkonsumsi berbagai jenis vitamin untuk memperkuat imunitas. Penyuluhan kesehatan tentang pentingnya vitamin D dan berjemur dibawah sinar matahari pagi adalah upaya dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat untuk menjaga imunitas. Sinar matahari pagi memberikan vitamin D alami pada tubuh bila dilakukan pada jam yang tepat. Tujuan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan remaja terkait pentingnya berjemur di bawah sinar matahari pagi untuk meningkatkan imunitas di masa pandemi. Media pada penyuluhan ini adalah presentasi menggunakan slide power point. Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah remaja di Kota Samarinda. Hasil evaluasi dari penyuluhan ini menggunakan kuesioner pre-test dan post-test kepada peserta penyuluhan untuk melihat perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Pada penyuluhan kesehatan ini terbukti memberikan peningkatan pengetahuan pada remaja tentang pentingnya vitamin D dan berjemur di pagi hari.

References

Elya, dkk. (2020). Kebiasaan Cuci Tangan, Berjemur, Dan Media Informasi Pada Masyarakat Sumatra Selatan Selama Masa Pandemi Covid-19. JMK: Jurnal Media Kesehatan. 13(2). 59-66.
Firdausi, dkk (2020). Perancangan Kampanye Pentingnya Vitamin D Melalui Paparan Sinar Matahari Untuk Mencegah Penyakit Autoimun. E-Proceeding of Art & Design. 7(2). 1-20.
Jacoeb, T. N. A., Siswati, A. S., Budiyanto, A., Triwahyudi, D., Sirait, S. A. P., Mawardi, P., Budianti, W. K., Dwiyana, R. F., Widasmara, D., Maria, R., Tanojo, H. (2020). Pengaruh Sinar Ultra Violet Terhadap Kesehatan Kajian Terhadap Berjemur (Sun Exposures). Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit & Kelamin Indonesia (PERDOSKI), pp. 1–15.
Grant, W. B., Lahore, H., McDonnell, S. L., Baggerly, C. A., French, C. B., Aliano, J. L., & Bhattoa, H. P. (2020). Evidence that vitamin d supplementation could reduce risk of influenza and covid-19 infections and deaths. Nutrients, 12(4), 1–19. https://doi.org/10.3390/nu12040988
https://bnpb.go.id/ (diakses pada tanggal 17 September 2021)
https://covid19.go.id/ (diakses pada tanggal 17 September 2021)
Lucas, R. M. et al. (2018). Are Current Guidelines for Sun Protection Optimal for Health? Exploring The Evidence. Photochemical and Photobiological Sciences. Royal Society of Chemistry. 17(12), pp. 1956–1963. doi: 10.1039/c7pp00374a.
How to Cite
Fazalina, A., Anggraeni, R., Hidayat, A., Bayuningtias, R., & Masnina, R. (1). Pengaruh Penyuluhan tentang Pentingnya Vitamin D dan Berjemur Pagi Hari terhadap Pengetahuan Remaja di Samarinda. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat, 1(1), 141-150. Retrieved from https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/PSNPKM/article/view/642