Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial Berbasis Masyarakat selama Masa Pandemi Covid-19 di Samarinda Kalimantan Timur

  • Linda Dwi Novial 1Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa, Rumah Sakit Jiwa Atma Husada
Keywords: berbasis masyarakat, dukungan kesehatan, jiwa dan psikososial, pandemic covid-19

Abstract

Pemberdayaan masyarakat hanya dapat dilakukan apabila masyarakat itu sendiri turut berpartisipasi dalam suatu kegiatan untuk mengatasi masalah yang sedang terjadi. Pada masa pandemi COVID-19 tahun 2020, Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Kalimantan Timur melakukan kegiatan bersama masyarakat Samarinda yang terdiri dari unsur Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, kader kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparatur kecamatan serta kelurahan. Dukungan Kesehatan jiwa dan psikososial yang dilakukan  memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan masyarakat dalam menerapkan perilaku baru untuk mencegah penularan dan penyebaran COVID-19. Metode yang dipergunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan deskriptif dengan pengisian google form dan wawancara. Sampel sebanyak 672 responden dan wawancara dilakukan pada 25 partisipan. Kegiatan dilakukan secara daring selama 30 hari yang meliputi sesi 1. penjelasan kegiatan dan pemberian materi ealama 1 hari: sesi 2. pelaksanaan kegiatan selama 28 hari dengan monitoring dakam setiap minggu: sesi 3. Evaluasi kegiatan yang sudah dilakukan pada hari ke 15 dan ke 30. Hasil meliputi 100% persepsi responden meningkat, 85% responden patuh melakukan skrining kesehatan jiwa dan psikososial, 75% responden mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru. Data kualitatif: lebih memahami tentang adaptasi kebiasaan baru, merasa tidak sendiri, lebih percaya diri untuk menolong keluarga dan orang lain, merasa adanya kebersamaan, merasa masih ada orang yang peduli.

References

The Lancet Psychiatri. (2021). COVID-19 and Mental Health: Volume 8, Issue 2, P87, February 01, 2021. https://doi.org/10.1016/S2215-0366(21)00005-5.
Badan Pengawasan Obat Dan Makanan RI. (2012). Modul Konsep Dasar Komunikasi Informasi Dan Edukasi.
Kementerian Dalam Negeri. (2020). Pedoman Umum Menghadapi Pandemi COVID-19 Bagi Pemerintah Daerah: Pencegahan, Pengendalian, Diagnosis dan Manajemen.
Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal & Transmigrasi. (2020). Protokol Relawan Desa Lawan COVID-19.
Kementrian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial. Edisi 5.
Santoso, W. (2009). Risiko Ketidakpatuhan Wajib Pajak Sebagai Dasar Peningkatan Kepatuhan. Jurnal ISSN 1411-514X.
Suranto, A.W. (2011). Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta: Graha Ilmu
Hasil Survei Covid-19. (2020). Dinamika Perubahan rumah Tangga Selama Masa COVID-19. KP-2020_17.06. http://komnasperempuan.go.id.
Tindaon, R.L. (2016). Pengaruh Komunikasi, Informasi, Dan Edukasi (Kie) Melalui Media Leaflet Dan Video Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Paparan Pornografi. http://repositori.usu.ac.id.
Vebiyanti, D. (2020). Kesehatan Mental Masyarakat: Mengelola Kecemasan Di Tengah Pandemi Covid-19. Jurnal Kependudukan Indonesia.Edisi Khusus Demografi dan COVID-19, Juli 2020. 69-74.
WHO. (2020). Survei Kesehatan Mental Selama Pandemi COVID-19. https://www.halodoc.com.
Published
2021-10-30
How to Cite
Novial, L. (2021). Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial Berbasis Masyarakat selama Masa Pandemi Covid-19 di Samarinda Kalimantan Timur. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat, 1(1), 127-136. Retrieved from https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/PSNPKM/article/view/640