Health Literacy Pengolahan Sampah melalui Gerakan Warung Sampah untuk Peningkatan Pendapatan dan Derajat Kesehatan Masyarakat di Kawasan (TPA) Balang Kab Takalar
Abstract
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi salah satu perhatian utama bagi pemerintah saat ini, karena PHBS dijadikan sebagai tolak ukur dalam pencapaian untuk meningkatkan kualitas/taraf kesehatan pada program Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2015-2030. Health literacy dalam menjaga hidup bersih dan sehat sangat diperlukan dalam memilih dan memilah sampah untuk membantu masyarakat tetap bekerja dengan tubuh yang kuat dan sehat. Tujuan pengabdian ini meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan pemanfaatan sampah menjadi memiliki nilai jual yang tinggi untuk peningkatan pendapatan. Metode Pelaksanaan yaitu Society Parcipatory yaitu perlibatan masyarakat sebagai mitra dalam menyerap keterampilan yang diberikan dengan cara by doing. Mitra yang secara langsung melibatkan mitra secara langsung, mulai saat persiapan, sosialisasi program, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi. Hasil: Partisipasi aktif Peningkatan pengetahuan masyarakat, Peningkatan keahlian mitra dalam memanfaatkan limbah plastic, Peningkatan kemampuan, pengetahuan dan kesadaran mitra dalam penggunaan APD.
References
Cara memanfaatkan kembali sampah plastik Ecobrick, Cara Memanfaatkan Kembali Sampah Plastik (kompas.id).
Marisda DH, Thahir R, Windasari DP. Edukasi Perilaku Hidup Bersih dalam Mewujudkan Masyarakat yang Produktif. J Masy Mandiri. 2021;5(2):249–57.
Kemenkes. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Jakarta; 2018
Yasser, M., Asfar, A.M.IA., Asfar, A.M.IT., Rianti, M., & Budianto, E. (2020).
Asfar, AMIA., Arifuddin, W., Rahman, A. (2019). Pegelolahan Kayu Seppang (Caesalpinia sappan L.) di Desa Biru Kecamatan Kahu Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Jurnal Panrita Abdi, 3(2), 97-104. DOI:10.13140/RG.2.2.19814.16961
