Journal of Medics
https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/MJIK
<p><img src="/public/site/images/emydarmayanti/COVER_JOURNAL_OF_MEDICS1.png">Journal of Medics merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, pendidik, mahasiswa maupun praktisi kesehatan. Medics: Jurnal Ilmu Kesehatan diterbitkan oleh Global Health Science Group. Journal of Medics menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup ilmu kesehatan yang berfokus pada temuan ilmiah dalam bidang keperawatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kedokteran gigi, psikologi, fisioterapi, farmasi, kebidanan, dan bidang lainnya yang terkait dengan kesehatan. Journal of Medics diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 Juni 2025. Journal of Medics terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di Journal of Medics telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan setidaknya 2 (dua) reviewer. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.</p>CV Global Health Science Groupen-USJournal of MedicsPENGARUH OBESITAS TERHADAP KESEIMBANGAN PADA LANSIA: LITERATURE REVIEW
https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/MJIK/article/view/5960
<p>Lansia didefinisikan oleh WHO sebagai individu berusia 60 tahun ke atas, lansia mengalami peningkatan jumlah populasi baik secara global maupun di Indonesia. Seiring penuaan, terjadi penurunan kondisi fisik dan kemampuan sosial. Gangguan metabolisme yang terjadi pada lansia sering kali menyebabkan obesitas, yang dapat diukur melalui Indeks Massa Tubuh (IMT). Prevalensi obesitas sentral pada lansia di Indonesia mencapai 18,8%, dengan prevalensi tertinggi pada kelompok usia 55-64 tahun. Obesitas ini berkontribusi terhadap masalah keseimbangan tubuh, yang dialami oleh 31%-48% lansia. Keseimbangan tubuh, baik statis maupun dinamis, sangat penting untuk aktivitas sehari-hari dan dipengaruhi oleh sistem vestibular, visual, dan proprioseptif. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami pengaruh IMT kategori obesitas terhadap gangguan keseimbangan pada lansia, guna mengembangkan strategi pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif. Tujuan dari <em>literature review</em> agar mengetahui lebih lanjut perihal bagaimana pengaruh IMT yang dikategorikan obesitas terhadap adanya permasalahan keseimbangan baik statis maupun dinamis pada lansia. Merupakan studi <em>literature review </em>dengan memanfaatkan data sekunder berupa jurnal-jurnal penelitian yang sesuai dengan IMT, obesitas dan keseimbangan pada lansia. Pencarian literatur dilakukan melalui laman internet dengan menggunakan <em>keyword</em> berupa “Indeks Massa Tubuh”, “Keseimbangan” dan “Lansia” pada <em>search engine</em> PubMed dan Research Gate. Berdasarkan 5 <em>literature</em> yang telah dikumpulkan terdapat hasil yang menyatakan adanya pengaruh obesitas terhadap keseimbangan baik statis mamupun dinamis pada lansia<strong>. </strong>Didapatkan kesimpulan bahwa seseorang yang memiliki IMT dengan kategori obesitas akan mempengaruhi keseimbangan baik statis maupun dinamis pada lanjut usia.</p>Desak Putu Melia DamayantiGovinda VittalaNi Komang Ayu Juni Antari
##submission.copyrightStatement##
2025-06-232025-06-2311110FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO JATUH PADA LANSIA: LITERATURE REVIEW
https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/MJIK/article/view/5959
<p>Jatuh diartikan sebagai hilangnya keseimbangan secara tidak disengaja yang mengakibatkan seseorang tidak sempat untuk mempersiapkan dirinya untuk tempat yang lebih rendah. Kasus jatuh pada lansia meningkat seiring bertambahnya usia dan seringkali menjadi faktor utama terjadinya cedera serius bahkan risiko kematian. Risiko jatuh dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor-faktor intrinsik seperti gangguan kesehatan dan kelemahan fisik, serta faktor-faktor ekstrinsik seperti kondisi lingkungan dan keadaan sosial. Untuk mengidentifikasi lebih jauh mengenai faktor-faktor yang memengaruhi risiko jatuh pada lansia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literature review dengan menggunakan data sekunder yang didapat dari database Google Scholar sebanyak 18.666 hasil yang kemudian dipilih berdasarkan relevansi dan kualitas sehingga pada literature review ini menggunakan lima jurnal. Penelitian ini menyajikan tinjauan literatur komprehensif mengenai faktor-faktor risiko jatuh pada lansia, dengan fokus khusus pada pendekatan multidimensional yang menggabungkan faktor lingkungan, kondisi kesehatan, dan gaya hidup. Tidak seperti studi-studi sebelumnya yang cenderung fokus pada satu atau dua faktor risiko, review ini mengintegrasikan temuan dari berbagai penelitian. Aktivitas fisik, lingkungan rumah, gangguan penelihatan, penyakit, lamanya rawat inap, gangguan sistem anggota gerak, status pekerjaan, dan dokter keluarga memengaruhi risiko jatuh. Namun, terdapat perbedaan hasil pada jenis kelamin dan polifarmasi.</p>Komang Anna Yuki AdnyaswariGovinda VittalaAnak Agung Gede Angga Puspa Negara
##submission.copyrightStatement##
2025-06-232025-06-23111120PENERAPAN HIPNOSIS LIMA JARI DALAM ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST KOLESISTEKTOMI YANG MENGALAMI NYERI AKUT DI RSUP PROF. DR. I.G.N.G. NGOERAH
https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/MJIK/article/view/6923
<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Nyeri akut merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami oleh pasien post kolesistektomi. Nyeri akut pada pasien post kolesistektomi salah satunya disebabkan oleh adanya trauma fisik karena pada dasarnya setiap prosedur pembedahan akan melibatkan manipulasi jaringan tubuh baik itu kulit, otot, pembuluh darah, hingga organ. Hipnosis lima jari merupakan salah satu terapi non farmakologis yang dapat dilakukan sebagai manajemen nyeri akut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis intervensi hipnosis lima jari dalam asuhan keperawatan pada pasien post kolesistektomi yang mengalami nyeri akut di RSUP Prof. Dr.I.G.N.G. Ngoerah. Studi ini dilakukan pada September 2024 menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan selama empat hari dalam waktu 10 menit. Hasil implementasi hipnosis lima jari selama empat hari perawatan diperoleh bahwa terdapat penurunan skala nyeri dengan <em>Numeric Rating Scale</em> (NRS) dari sebelum intervensi skala 6/10 menjadi skala 1/10 setelah intervensi. Hipnosis lima jari bekerja dengan cara memberikan sugesti kepada pikiran bawah sadar seseorang yang akan berpengaruh pada sistem limbik dalam pengeluaran hormon-hormon relaksasi yang nantinya dapat mengalihkan fokus pasien terhadap nyeri yang dialami. Oleh karena itu penerapan hipnosis lima jari disarankan dapat diterapkan pada pasien post op kolesistektomi atau post op lainnya sebagai terapi pendukung dari terapi utama dalam manajemen nyeri.</p>Sang Ayu Eka Putri WahyuniNi Putu Emy Darma YantiKomang Menik Sri KrisnawatiNi Ketut Guru Prapti
##submission.copyrightStatement##
2025-09-042025-09-04112130GAMBARAN BURNOUT MAHASISWA PROFESI KEPERAWATAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA
https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/MJIK/article/view/3973
<p><em>Burnout </em>merupakan suatu sindrom yang mengacu pada perasaan frustrasi, kelelahan, tertekan dan setres berkepanjangan. <em>Burnout </em>dapat dikaji dengan tiga gejala utama yang mampu mempengaruhi kinerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat <em>burnout</em> mahasiswa berdasarkan tiga dimensi <em>burnout</em>. Responden dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Profesi Program Studi Sarjana Keperawatan Dan Pendidikan Profesi Ners (PSSKPPN) FK Unud. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskritif kepada 57 mahasiswa Profesi. Kuesioner yang digunakan yaitu kuesioner <em>Maslach Burnout Inventory Human Service Survey</em> (MBI-SS) dengan 14 item pertanyaan yang terbagi dalam tiga kategori <em>burnout </em>yaitu kelelahan emosional <em>(emotional exhaustion),</em> sinisme <em>(cynicism) </em>dan penurunan pencapaian prestasi diri. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan 48 mahasiswa (98,5%). Mahasiswa yang mengalami <em>burnout</em> berada pada tingkat sedang yaitu 51 mahasiswa (87,5%). Pengkajian burnout dengan tiga dimensi didapatkan yaitu sebanyak 28 mahasiswa mayoritas mengalami kelelahan emosional tinggi (49,1%), sinisme pada tingkat tinggi yaitu (100%) dan penurunan pencapaian diri terdapat pada tingkat rendah yaitu (91,2%).</p>Ni Luh Ari Baru
##submission.copyrightStatement##
2025-09-042025-09-04113140