FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO JATUH PADA LANSIA: LITERATURE REVIEW
Abstract
Jatuh diartikan sebagai hilangnya keseimbangan secara tidak disengaja yang mengakibatkan seseorang tidak sempat untuk mempersiapkan dirinya untuk tempat yang lebih rendah. Kasus jatuh pada lansia meningkat seiring bertambahnya usia dan seringkali menjadi faktor utama terjadinya cedera serius bahkan risiko kematian. Risiko jatuh dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor-faktor intrinsik seperti gangguan kesehatan dan kelemahan fisik, serta faktor-faktor ekstrinsik seperti kondisi lingkungan dan keadaan sosial. Untuk mengidentifikasi lebih jauh mengenai faktor-faktor yang memengaruhi risiko jatuh pada lansia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literature review dengan menggunakan data sekunder yang didapat dari database Google Scholar sebanyak 18.666 hasil yang kemudian dipilih berdasarkan relevansi dan kualitas sehingga pada literature review ini menggunakan lima jurnal. Penelitian ini menyajikan tinjauan literatur komprehensif mengenai faktor-faktor risiko jatuh pada lansia, dengan fokus khusus pada pendekatan multidimensional yang menggabungkan faktor lingkungan, kondisi kesehatan, dan gaya hidup. Tidak seperti studi-studi sebelumnya yang cenderung fokus pada satu atau dua faktor risiko, review ini mengintegrasikan temuan dari berbagai penelitian. Aktivitas fisik, lingkungan rumah, gangguan penelihatan, penyakit, lamanya rawat inap, gangguan sistem anggota gerak, status pekerjaan, dan dokter keluarga memengaruhi risiko jatuh. Namun, terdapat perbedaan hasil pada jenis kelamin dan polifarmasi.
