Mutu Pelayanan dan Kepuasan Pasien Haemodialisis
Abstract
Salah satu indikator mutu pelayanan adalah kepuasan pasien. Kepuasan pasien ini dapat tercipta melalui pelayanan yang baik oleh tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor mutu pelayanan yang mempengaruhi kepuasaan pasien yang menjalani terapi haemodialisis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitic crosssectional. Sampel penelitian ini berjumlah 53 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan alat ukur kuesioner yang kemudian hasilnya dianalisa dengan uji Chi Square. Hasil pengujian chi square diperoleh hasilya ada pengaruh faktor mutu bukti fisik dengan kepuasaan pasien hemodialisis dengan p-value=0,02, untuk variabel faktor keandalan ada pengaruh dengan kepuasaan pasien hemodialisis dengan p-value=0,00, untuk variabel daya tanggap hasilnya tidak ada pengaruh dengan kepuasan pasien hemodialisis dibuktikan dengan p-value = 0,62, serta untuk variabel jaminan dengan kepuasaan pasien tidak ada mempengaruhi yaitu dengan nilai p-value=0,34.
References
DAFTAR PUSTAKA
Daryani, (2014), Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi inisiasi hemodialisis di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2009. Manajemen Rumah Sakti.Jakarta : Depkes RI.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia, (2008). Standart Pelayanan Minimal Rumah Sakit, Dirjen Bina Pelayanan Medik, Jakarta
Depkes RI. (1999). Pedoman Kerja Perawatan Dialisis. Cetakan I. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Eko Pranata, A. E. P. (2014). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Sistem Perkemihan. Nuha Medika.
Gofurrurohim, (2015), Penyuluhan Penyakit Ginjal Kronik di RS.H, Moch. Ansori Saleh Banjarmasin, Program Studi S1 Gizi STIKES Husada Borneo, Banjarbaru.Diakses 9 Mei 2015
Haryati. C., (2004) Analisis Persepsi Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Langsa., Tesis USU.
Hendriyani, E. (2010).Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Produk Roti “Breadhouse“ Untuk Menentukan Strategi Pengembangan Usaha. Bogor (ID). Tesis pada Program Studi Pengembangan Industri Kecil Menengah Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.
Hizrani, M,. (2003). Analisis Kepuasan Pasien Rawat Inap terhadap Mutu Pelayanan dan Hubungannya dengan minat beli ulang di RS X Jakarta, Jurnal MARSI.
Irawan, H, (2004). 10 Prnsip Kepuasan Pelanggan. Elex Media Komputindo.
Lumban ToruanEka, (2017). Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasaan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Pelabuhan Medan 2017. Skripsi FKM USU.
Nurachmah.(2001). Asuhan Keperawatan Bermutu di Rumah Sakit. http://www.kepuasan. com. Akses tanggal 10 Januari 2008 Jam 19.37 WIB.
Nasir, A., Muhith, A., et al (2009), Komunikasi dalam Keperawatan Teori dan Aplikasi, Salemba Medika.
Mailani, F. (2015). Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: Systematic Review. Ners Jurnal Keperawatan, 11(1), Maret 2015: 1-8.
Pane, D. N., Fikri, M. EL, & Ritonga, H. M. (2018). Kinerja Perawat Dalam Pemasangan Av Fistula Dengan Kepuasan Klien Yang Menjalani Hemodialisis. Nurse. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1–6.
Studi Pasca Sarjana Kajian Administrasi Rumah Sakit Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, P. (2015). Analisis Biaya Satuan dan Kualitas Hidup Penderita Gagal Ginjal Kronik yang Menggunakan Tindakan Hemodialisis di Rumah Sakit Tebet Tahun 2015. 1–11.
Suryanto. (2017). Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik Yangmenjalani Terapi Hemodialisa Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Gombong. Вестник Росздравнадзора, 4, 10–65.
Widiyarta, Y., & Warsito, B. E. (2013). Analisis Faktor Kepemimpinan dalam Upaya Pelayanan Keperawatan yang Bermutu di Unit Hemodialisa Rumah Sakit Tipe B Analysis of Leadership ’ s Factors in Nursing Care Quality Effort at Hemodialysis Unit of B Class Hospital. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 01(01), 1–6.
Zaman, C. (2018). Analisis Kepatuhan Melaksanakan Hemodialisa Pada Penderita Gagal Ginjal Di Rsi Siti Khadijah Palembang Tahun 2016. 6(1), 75–80.



