Penatalaksanaan Holistik pada Perempuan Usia 60 Tahun dengan Gout Arthritis dan Dispepsia Fungsional melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga

  • Salsabila Dzakiyyah Zahra Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
Keywords: dispepsia, gout arthritis, kedokteran keluarga, lansia

Abstract

Prevalensi hiperurisemia sebesar 24,3% pada laki-laki dan 11,7% pada wanita. Prevalensi penyakit sendi di Lampung berada pada urutan ke 10 di Indonesia yaitu sebesar 11,5%. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi faktor risiko internal serta eksternal dan masalah klinis yang terdapat pada pasien. Menerapkan pendekatan dokter keluarga yang holistik dan komprehensif sesuai masalah yang ditemukan pada pasien dan melakukan penatalaksanaan berbasis Evident Based Medicine yang bersifat family-approach, patient-centered dan community oriented. Studi yang dilakukan adalah laporan kasus. Seorang pasien Ny. R usia 60 tahun mengeluhkan nyeri pada kedua sendi lutut yang memberat sejak 3 hari yang lalu. Pasien telah mengalami keluhan tersebut sejak ± 1 tahun yang lalu. Pasien juga mengeluh adanya rasa tidak nyaman pada perut seperti rasa begah dan nyeri berupa perih di perut bagian tengah dan kiri serta rasa mengganjal pada uluhati yang memberat sejak satu hari lalu. Resiko internal berupa Pola diet dan kebiasaan makan tidak sesuai, pengetahuan yang kurang tentang penyakit yang diderita, jarang berolahraga dan aktivitas fisik tergolong ringan, usia pasien lansia yaitu 60 tahun dan IMT pasien 26,6 termasuk Overweight. Derajat fungsional dua yaitu mampu melakukan pekerjaan ringan sehari-hari di dalam dan luar rumah. Penegakan diagnosis dan penatalaksanaan pada pasien ini telah dilakukan secara holistik, patient centered, family approach dan community oriented berdasarkan beberapa teori dan penelitian terkini.

References

Brunner, Suddarth. (2012). Buku Ajar Medikal Bedah, alih bahasa: Waluyo Agung., Yasmin Asih., Juli., Kuncara., I.made karyasa. Jakarta. EGC.

Damayanti D. (2012). Panduan lengkap mencegah dan mengobati asam urat. Yogyakarta. Pinang Merah Publisher

Kemenkes RI. 2018. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Khanna D, Fizgerald JD, Khanna PP, Bae S, Singh MK, Neogli T, et al. 2012. Ammerican College of Rheumatollogy Guidelines for Management of Gout. Part 1: Systemic Nonpharmacologic and Pharmacologic Therapeutic Approaches to Hyperuricemia. Arthritis Rheum. 64 (10): 1431-1446.

Krishnan E. 2014. Interaction of Inflammation, Hyperuricemia, and the Prevalence of Hypertension Among Adults Free of Metabolic Syndrome: NHANES 2009–2010. J Am Heart Assoc. 3(2): 1-10.

McAdams et al. 2013. Risk Factors for Incident Hyperuricemia during Mid-Adulthood in African American and White Men and Women Enrolled in the ARIC Cohort Study. BMC Musculoskelet Disord. 14: 347.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2016. Panduan praktik klinis bagi dokter di pelayanan kesehatan primer. Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Neogi, T., Tim, L., Jansen, T.A., Dalbeth, N., Franson, J., Schumacher H.R., Berendsen, D., et al. 2015 Gout Classification Criteria. Arthritis & Rheumatology. American College of Rheumatology & The European League Against Rheumatism Executive Committee. 67(10): p. 2557-2568

Perhimpunan Reumatologi Indonesia. 2018. Pedoman diagnosis dan pengelolaan gout. Jakarta. Perhimpunan Reumatologi Indonesia.

Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia, Kelompok Studi Helicobacter pylori Indonesia. Konsensus Nasional: penatalaksanaan dispesia dan Helicobacter pylori. Jakarta: PGI dan KSHPI; 2014.

Saragih M, Gultom R, Sipayung R. 2020. Penanganan asam urat dengan latihan senam ergonomic pada lansia di kelurahan gaharu kecamatan medan timur. Jurnal pengabdian masyarakat. Volume 4 (2).

Silviana, et all 2015 Hubungan Status Gizi, Asupan Bahan Makan Sumber Purin dengan Kadar Asam Urat pada Pasien Hiperuresemia Rawat Jalan di Rumah Sakit Tugurejo Semarang http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jgizi/article/download/1761/1803.

Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. 2014. Buku ajar ilmu penyakit dalam. Edisi Ke-6. Jakarta: Depertemen Ilmu Penyakit Dalam FK UI.

Syam AF, Simadibrata M, Makmun D, Abdullah M, Fauzi A, Renaldi K, dkk. National consensus on management of dyspepsia and helicobacter pylori infection. Acta Med Indones – Indones J Intern Med 2017;49(3):279-87

Widyanto FW. 2014. Artritis gout dan perkembangannya. Ejournal UMM. Malang

Yui M, Arina WM, Rahmatina BH. Karakteristik penderita dispepsia fungsional yang mengalami kekambuhan di bagian ilmu penyakit dalam RSUP dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat tahun 2011. Jurnal Kesehatan Andalas. 2015; 4(2):490‐6

Published
2022-02-19
How to Cite
Zahra, S. (2022). Penatalaksanaan Holistik pada Perempuan Usia 60 Tahun dengan Gout Arthritis dan Dispepsia Fungsional melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(1), 203-220. https://doi.org/10.37287/jppp.v4i1.770