Diagnosis dan Penatalaksanaan pada Anak Usia 5 Tahun dengan Diare Akut Tanpa Dehidrasi
Abstract
Kejadian kematian pada anak usia dini banyak terjadi di negara – negara berkembang dengan diare (10%) sebagai salah satu penyebab kematian. Pada setiap tahunnya terdapat 2,5 milyar kasus diare yang dilaporkan pada balita dengan 1,400 kematian setiap harinya. Diare didefinisikan sebagai buang air besar (BAB) yang cair atau berjumlah tiga kali atau lebih sehari dengan atau tanpa darah dan atau lendir. Diare menandakan adanya infeksi atau inflamasi pada saluran pencernaan. Dehidrasi, terganggunya pertumbuhan dan kekurangan gizi pada anak – anak dapat terjadi. Dampak yang disebabkan oleh diare ini menunjukkan pentingnya penatalaksanaan yang tepat. Tujuan untuk melakukan diagnosis dan penatalaksanaan yang sesuai dengan pasien. Studi yang dilakukan adalah laporan kasus. Data diperoleh melalui autoanamnesis dan alloanamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah. Penilaian berdasarkan diagnosis secara in-depth interview dan observasi. Pasien anak perempuan 5 tahun, datang dengan keluhan BAB cair sejak 4 hari yang lalu. Pasien tidak memperhatikan kebersihan diri dan lingkungannya. Pasien juga sering membeli makanan ringan di luar. Saat ini ibu pasien tidak mengetahui penyebab dan pencegahan yang harus dilakukan terhadap keluhan yang dialami pasien. Penegakan diagnosis dan penatalaksanaan pada pasien ini telah dilakukan secara tepat berdasarkan beberapa teori dan penelitian terkini.
References
Aditama TY. (2011). Buku Saku Lintas Diare. Jakarta. Departemen Kesehatan.
Bruyn L, dkk. (2002). Early phase II trial of human rotavirus vaccine candidate RV3. Vaccine, 20(23):2950-2956. https:// doi.irg/ 10.1016/s0264-410x(02)00235-9
Bhutta ZA. (2016). Acute Gastroenteritis. Dalam: Kliegman RM, Stanton BF, Geme JW, Schor NF. Nelson textbook of pediatrics. Edisi ke-20. Canada: Elsevier.
Guarino A, dkk. (2014). European Society for Pediatric Gastroenterology, Hepatology, and Nutrition, & European Society for Pediatric Infectious Diseases evidence-based guidelines for the management of acute gastroenteritis in children in Europe: update 2014. Journal of pediatric gastroenterology and nutrition, 59(1): 132–152. https://doi.org/10.1097/MPG.0000000000000375
Hegar B. (2015). Bagaimana Menangani Diare pada Anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Diakses dari: https://www.idai. or.id/artikel/klinik/keluhananak/bagaimana-menangani diare-pada-anak.
Keddy KH, Smith AM, Page NA. (2016). GEMS extend understanding of childhood diarrhoea. Lancet (London, England). 388(10051): 1252–1254. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(16)31664-6
Menteri Kesehatan RI. (2014). PERMENKES No.5 Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer.
Nagabushana D, Rao D, Pushpalatha S. (2014). A Clinical and Epidemiological Study of Enterovirus Associated Diarrhea in Hospitalized Children. Artikel. J Pediatri Sci. 6(212).
Pratama RI, Purnama DM, Susane MA, Perdani RR. (2018) Diagnosis dan Penatalaksanaan Diare Persisten dengan Gizi Buruk dan Anemia. JIMKI. 6(2):13-20
Radlovic N, Lekovic Z, Vuletic B. (2015). Acute Diarrhea in Children. Srp Arh Celok Lek. 143(11-12),755-762. DOI: 10.2298/ SARH1512755
Riset Kesehatan Dasar. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2018. Kemenkes RI.
Riset Kesehatan Dasar. (2019). Laporan Provinsi Lampung Riskesdas 2018. Kemenkes RI.
Wenzl HH. (2012). Diarrhea in chronic inflammatory bowel diseases. Gastroenterol Clin North Am. 41(3):651-675.
Widoyono. (2008). Penyakit Tropis: Epidemiologi, Penularan, Pencegahan, dan Pemberantasannya. Jakarta. Erlangga.
World Health Organisasiton. (2013). Penyakit Diare. Diakses dari http:// www.who.int/mediacentre/factsheets/ s330/en/.
World Gastroenterology Organisation. (2013). Diare akut pada dewasa dan anak-anak:global perspective. World Gastroenterology Organisation Global Guidelines. Diakses dari http://www.worldgastroenterology.org
World Health Organization (2013). Diakses dari: https://www.who.int/en/newsroom/fact-sheets/detail/diarrhoel disease
World Health Organization. (2019). Database Pengeluaran Kesehatan Global [disitasi pada 07 September 2021]. Diakses dari https://apps.who.int/ nha/database/Select/Indicators/en



