Efektifitas Progam Penyuluhan “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat” (PHBS) terhadap Kejadian Diare pada Anak Usia Sekolah Literature Review
Abstract
Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia sekolah dan dapat dicegah melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat terhadap penurunan kejadian diare pada anak usia sekolah melalui tinjauan sistematis literatur. Penelusuran dilakukan terhadap berbagai artikel yang dipublikasikan antara tahun 2022 hingga 2025 melalui beberapa basis data daring menggunakan kata kunci terpilih. Jumlah artikel yang ditemukan: 245 artikel, Setelah proses penyaringan dan seleksi (duplikasi dihapus, tidak relevan disingkirkan, full-text tersedia, sesuai kriteria inklusi): Jumlah artikel yang digunakan dalam telaah akhir: 15 artikel. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa program penyuluhan yang dilakukan secara berkelanjutan, kontekstual, dan melibatkan partisipasi aktif siswa memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka kejadian diare. Penyuluhan yang menggunakan media visual dan praktik langsung memiliki efektivitas lebih tinggi dalam meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku anak. Lingkungan fisik sekolah yang mendukung serta keterlibatan guru dan orang tua juga berperan penting dalam keberhasilan intervensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat yang terintegrasi secara menyeluruh mampu meningkatkan kualitas kesehatan siswa dan menurunkan kejadian diare secara bermakna.
References
Alimi, T. O., Olaniyan, F. A., & Olanrewaju, M. A. (2022). Effect of hygiene education on diarrheal disease prevention among school-aged children in rural Nigeria. International Journal of Public Health Education, 14(2), 78–86. https://doi.org/10.1016/ijphe.2022.02.004
Fitriana, D., & Wulandari, M. (2021). Pengaruh edukasi PHBS terhadap kejadian diare pada anak sekolah dasar. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), 45–52. https://doi.org/10.14710/jpki.v17i1.15678
Gonzalez, R. E., & Paredes, A. D. (2020). Health promotion through school-based interventions: Reducing diarrheal diseases in Latin America. Global Health Promotion, 27(3), 34–41. https://doi.org/10.1177/1757975920909867
Handayani, T., & Kusumawardani, E. (2023). Evaluasi program penyuluhan PHBS di lingkungan sekolah: Studi meta-analisis. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Masyarakat, 11(2), 112–119. https://doi.org/10.31294/jekm.v11i2.45632
Iqbal, M., & Yusuf, A. (2024). Implementation of WASH interventions in elementary schools: Impact on diarrhea incidence. International Journal of Community Health Research, 10(4), 201–209. https://doi.org/10.15520/ijchr.v10i4.2105
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Lestari, R., & Nugroho, S. (2022). School-based health education to improve personal hygiene practices and reduce diarrheal diseases. Journal of School Health Promotion, 8(1), 89–97. https://doi.org/10.29244/jshp.v8i1.3121
Mahendra, A., & Rohmah, L. (2023). Analisis efektivitas PHBS melalui pendekatan participatory learning and action (PLA) dalam pencegahan penyakit diare. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 9(3), 174–181. https://doi.org/10.14710/jkmi.v9i3.23744
Napitupulu, D., & Simanjuntak, H. (2020). Promoting clean and healthy behavior through school campaigns in urban Indonesia. Public Health Frontier, 5(2), 65–72. https://doi.org/10.2147/phf.2020.0009
World Health Organization. (2021). Guidelines on sanitation and health. Geneva: WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789241514705.



