Pengaruh Pijat Endorphin dan Pijat Oksitosin untuk Mengurangi Nyeri Persalinan dan Mempercepat Proses Persalinan

  • Khoirunnisa Widyas Tuti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Nur Azizah Indriastuti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Herningsih Herningsih RSUD Kabupaten Temanggung
Keywords: nyeri persalinan, pijat endorphin, pijat oksitsin, proses persalinan

Abstract

Nyeri persalinan merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi ibu saat melahirkan, yang dapat memengaruhi kelancaran proses persalinan. Pijat endorfin dan oksitosin merupakan teknik yang dapat mendukung proses persalinan. Pijat endorfin membantu meredakan nyeri secara alami, sementara pijat oksitosin memperkuat kontraksi rahim dan mempererat hubungan emosional ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat endorphin dan pijat oksitosin sebagai intervensi non-farmakologis dalam mengurangi nyeri dan mempercepat proses persalinan sehingga memberikan efek relaksasi, mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kenyamanan emosional ibu. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada lima ibu bersalin di RSUD Kabupaten Temanggung. Intervensi dilakukan berupa pijat endorphin dan pijat oksitosin selama 10–15 menit, sebanyak tiga kali selama proses persalinan. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan perubahan nyeri, pembukaan serviks, dan tingkat kenyamanan ibu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi ini mampu menurunkan skala nyeri dari 7 menjadi 5, meningkatkan rasa nyaman, serta mempercepat pembukaan serviks dari 0-3 menjadi 4-10. Terapi ini juga membantu mengurangi ketegangan emosional dan meningkatkan partisipasi keluarga dalam proses persalinan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi pijat endorphin dan oksitosin efektif dalam membantu ibu mengelola nyeri persalinan serta mempercepat proses kelahiran secara aman dan alami.

 

References

Bayuana, A., Anjani, A. D., Nurul, D. L., Selawati, S., Saiâ, N., Susianti, R., & Anggraini, R. (2023). Komplikasi Pada Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Bayi Baru Lahir: Literature Review. Jurnal Wacana Kesehatan, 8(1), 26–36.

Brillianty, A. N., & Pulungan, Y. (2022). Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Penurunan Rasa Nyeri Saat Proses Persalinan. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 2(3), 722–731.

Chakti, I. O., Indrayani, D., & Sariaty, S. (2022). Pengaruh Teknik Pijat Oksitosin Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan: Evidence Based Case Report (Ebcr). Jurnal Kesehatan Siliwangi, 3(2), 212–221.

Christiana, I., & Kusumawati, D. (2021). Pengaruh Kombinasi Pijat Endorphin Dan Murrotal Terhadap Nyeri Persalinan Kala I Di Pmb Ny. N Paspan Kabupaten Banyuwangi: The Effect of Giving a Combination of Endorphin and Murotal Massage On Labor Pain In The Phase I. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 7(2), 344–350.

Dewi, A. P. S., Gumelar, D. R., Rini, O. N., Susanti, T., Rahmadhani, W., & Novyriana, E. (2022). Oxytocin Massage to Reduce Labour’s Pain and Improve the Contraction. Journal of Sexual and Reproductive Health Sciences, 1(2), 34–42.

Dewi, M. K. (2023). Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Studi Kasus Pada Ibu Bersalin di PMB M Kota Bekasi. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(8), 3069–3077.

Handayany, D. A., Mulyani, S., & Nurlinawati, N. (2020). Pengaruh endorphin massage terhadap intensitas nyeri punggung bawah ibu hamil trimester III. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 1(1), 12–23.

Iryani, D., & Simanjuntak, M. K. (2025). Optimalisasi Peran Bidan Dalam Manajemen Nyeri Persalinan Melalui Edukasi Terapi Endorphine Massage dan Pijat Oksitosin. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 241–250.

Khasanah, N. A., & Sulistyawati, W. (2020). Pengaruh Endorphin Massage Terhadap Intensitas Nyeri Pada Ibu Bersalin. Journal for Quality in Women’s Health, 3(1), 15–21.

Kundaryanti, R., Rizkiyani, E., & Siauta, J. A. (2023). Perbandingan nyeri persalinan pada ibu yang mendapatkan pijat oksitosin dengan pijat endorphin. Menara Medika, 6(1), 45–54.

Mustaghfiroh, L., & Hesti, N. P. (2022). Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Lama Kala I Persalinan. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(2), 279–286.

Rianti, S., Palimbo, A., Kusvitasari, H., & Lathifah, N. (2024). Pengaruh Posisi Miring Kiri Dan Pijat Endorphin Terhadap Durasi Kala II Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kerang. Health Research Journal of Indonesia, 3(2), 75–88.

Rizal, W. J., Yulizawati, Y., Hardisman, H., Firdawati, F., & Rita, R. S. (2024). Narative Review The Effect of Endorphin Massage and Counter Pressure During Labor On Endorphin Hormone Release. Women, Midwives and Midwifery, 4(2), 56–72.

Saleha, S. (2023). Efektifitas Pijat Oksitosin Mengurangi Nyeri Persalinan. Prosiding Simposium Kesehatan Nasional, 2(1), 187–191.

Saputri, E. M. (2021). Asuhan Pada Ibu Bersalin Untuk Mengurangi Nyeri Persalinan dengan Teknik Akupresure di PMB Hasna Dewi Fitria Sari Amd, Keb, SKM Tahun 2021. Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal), 1(2), 161–167.

Sari, S. R., & Triani, Y. (2023). Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Di BPM Sagita Darma Sari Palembang Tahun 2023. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(4), 127–144.

Selian, R. A., Hardisman, H., Yulizawati, Y., Firdawati, F., & Iffah, U. (2024). Narrative Review of the Effect of Endorphin Massage and Oxytocin Massage on Pain Intensity in Maternity Women. Women, Midwives and Midwifery, 4(1), 50–70.

Setiani, D. Y., & Yulianti, T. S. (2022). Scoping Review: Faktor Risiko Infeksi Post Partum. KOSALA: Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(2), 129–137.

Shaterian, N., Pakzad, R., Fekri, S. D., Abdi, F., Shaterian, N., & Shojaee, M. (2022). Labor pain in different dilatations of the cervix and apgar scores affected by aromatherapy: a systematic review and meta-analysis. Reproductive Sciences, 1–17.

Published
2025-04-30
How to Cite
Tuti, K. W., Indriastuti, N. A., & Herningsih, H. (2025). Pengaruh Pijat Endorphin dan Pijat Oksitosin untuk Mengurangi Nyeri Persalinan dan Mempercepat Proses Persalinan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(2), 921-928. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i2.6471