Pendekatan Holistik pada Pasien Gerd dan Faringitis melalui Kedokteran Keluarga: Studi Kasus

  • Rafif Muhaimin Ikhsan Munthe Universitas Lampung
  • Tutik Ernawati Universitas Lampung
Keywords: faringitis, GERD, holistik, intervensi keluarga, kedokteran keluarga

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dan faringitis merupakan dua kondisi yang umum terjadi dan dapat saling memperburuk jika tidak ditangani secara menyeluruh. Penatalaksanaan berbasis kedokteran keluarga dapat memberikan pendekatan holistik yang komprehensif dengan memperhatikan aspek biologis, psikologis, sosial, dan lingkungan. Tujuan: Melakukan penatalaksanaan kasus GERD dan faringitis secara holistik pada pasien perempuan usia 58 tahun melalui pendekatan kedokteran keluarga di Puskesmas Simpur.Metode: Studi ini merupakan laporan kasus dengan pendekatan kedokteran keluarga. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, kunjungan rumah, serta edukasi pasien dan keluarga. Intervensi dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan rumah yang mencakup terapi farmakologis dan non-farmakologis. Responden utama adalah seorang perempuan usia 58 tahun dengan diagnosis GERD dan faringitis yang datang ke Puskesmas Simpur. Pasien tinggal bersama suami, dengan dukungan keluarga terbatas. Keluarga juga dilibatkan dalam proses intervensi sebagai bagian dari pendekatan kedokteran keluarga.Hasil: Setelah intervensi, terjadi peningkatan pemahaman pasien dan keluarga tentang penyakit, perbaikan pola makan, serta peningkatan aktivitas fisik. Keluhan utama berupa rasa terbakar di dada dan nyeri menelan berkurang signifikan. Nilai pre-test pasien meningkat dari 4 menjadi 10 pada post-test, menunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna.Kesimpulan: Pendekatan kedokteran keluarga efektif dalam mengelola kasus GERD dan faringitis secara holistik. Intervensi menyeluruh yang melibatkan pasien, keluarga, dan lingkungan dapat meningkatkan hasil klinis dan kualitas hidup pasien.

References

Antunes, C., Aleem, A., & Curtis, S. A. (2023). Gastroesophageal reflux disease. StatPearls Publishing. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK441938/

Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. (2015). Jumlah kasus 10 penyakit terbanyak di Provinsi Lampung. Retrieved from https://lampung.bps.go.id/statictable/2016/08/02/497/jumlah-kasus-10-penyakit-terbanyak-di-provinsi-lampung-2015.html

Best, S. (2022). Pharyngitis. Johns Hopkins Medicine. Retrieved from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/pharyngitis

Brown, J., & Shermetaro, C. (2022). Laryngopharyngeal reflux. StatPearls Publishing. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK519548/

CDC. (2021). Sore throat. Centers for Disease Control and Prevention. Retrieved from https://www.cdc.gov/antibioticuse/sore-throat.html

Clarrett, D. M., & Hachem, C. (2018). Gastroesophageal reflux disease (GERD). Missouri Medicine, 115(3), 214–218. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6140167/

Hancock, T., & Perkins, F. (1985). The mandala of health: A model of the human ecosystem. Family & Community Health, 8(3), 1–10.

Purnamasari, L. (2017). Faktor risiko, klasifikasi, dan terapi sindrom dispepsia. Cermin Dunia Kedokteran, 44(12), 870–873.

PGI & KSHPI. (2014). Konsensus nasional penatalaksanaan dispepsia dan infeksi Helicobacter pylori. Jakarta: PGI dan KSHPI.

Sangarwan, V., Narang, P., & Taneja, R. (2022). Antacids revisited: Review on contemporary facts and relevance for self-management. Journal of International Medical Research, 50(3), 030006052210864. https://doi.org/10.1177/03000605221086457

Savarino, E., & Zentilin, P. (2017). Proton pump inhibitors: Use and misuse in the clinical setting. Expert Review of Clinical Pharmacology, 10(9), 925–936.

Scarpignato, C., Gatta, L., Zullo, A., et al. (2016). Effective and safe proton pump inhibitor therapy in acid-related diseases – A position paper addressing benefits and potential harms of acid suppression. BMC Medicine, 14(1), 179.

Syam, A. F., Marcellus, S., Dadang, M., Murdani, A., Achmad, F., Kaka, R., et al. (2017). National consensus on management of dyspepsia and Helicobacter pylori infection. Acta Medica Indonesiana, 49(3), 279–287.

Sykes, E. A., Wu, V., Beyea, M. M., Simpson, M. T. W., & Beyea, J. A. (2020). Pharyngitis: Approach to diagnosis and treatment. Canadian Family Physician, 66(4), 251–257. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7145142/

Wolford, R., Goyal, A., Syed, S., & Schaefer, T. (2022). Pharyngitis. StatPearls Publishing. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK519550/

Yadlapati, R., et al. (2016). Gastroesophageal reflux disease: Clinical context, diagnostic approaches, and treatment. Gastroenterology, 160(4), 863–877.

Published
2025-04-16
How to Cite
Munthe, R. M. I., & Ernawati, T. (2025). Pendekatan Holistik pada Pasien Gerd dan Faringitis melalui Kedokteran Keluarga: Studi Kasus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(2), 519-524. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i2.6201