Peningkatan Pengetahuan SADARI melalui Pendidikan Kesehatan Menggunakan Video

  • Pipin Nurhayati Program Studi Keperawatan, STIKes Surya Global Yogyakarta
  • Yeni Isnaeni Program Studi Keperawatan, STIKes Surya Global Yogyakarta
  • Sri Nur Hartiningsih Program Studi Keperawatan, STIKes Surya Global Yogyakarta
Keywords: kanker payudara, pemberian video SADARI, peningkatan pengetahuan SADARI

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang sering dialami remaja putri dengan presentase kasus yang tertinggi yaitu 43,3%. Pencegahan kanker payudara dapat dilakukan dengan melakukan deteksi dini kanker payudara. Pemberian video tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang SADARI sehingga dapat melakukan deteksi dini SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan sadari melalui pendidikan kesehatan menggunakan video. Metode penelitian ini menggunakan pra eksperimen dengan one group pre post test design. Sampel penelitian ini berjumlah 20 siswi yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Analisa data menggunakan paired T test. Nilai rata rata pengetahuan SADARI sebelum diberikan video adalah 8,9 dan nilai rata-rata pengetahuan SADARI setelah diberikan video yaitu 12,9. Rata-rata peningkatan pengetahuan tentang SADARI sebelum dan sesudah pemberian video tentang SADARI adalah 4. Media dalam bentuk video terbukti meningkatkan pengetahuan SADARI  sebelum dan sesudah intervensi dengan ada perbedaan yang signifikan ditunjukkan pada nilai t-test -10,066 dengan signifikansi 0,000 ( p value < 0,05).

 

References

Aeni, N. (2018). 162 Jurnal Care Vol .6, No.2,Tahun 2018. Jurnal Care, 6(2), 162–174.

Andarmoyo, S. (2015). Pemberian Pendidikan Kesehatan Melalui Media Leaflet Efektif dalam Peningkatan. Inovasi Pembelajaran Untuk Pendidikan Berkemajuan, November, 600–605. file:///C:/Users/Lenovo/OneDrive/Documents/semester 6/KTI/Pembahasan Media Di pelaksanaan.pdf

Dinas Kesehatan Bantul. (2019). Profil Kesehatan2019.dinkes.bantulkab.go.id

Infodatin Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Bulan Peduli Kanker Payudara (ISSN 2442-).

Kemenkes. (2015). Panduan Program Nasional Gerakan Pencegahan Dan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Dan Kanker Payudara. Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular Direktorat Jenderal PP & PL.

Kemenkes. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Munaidi, Y. (2012). Media Pembelajaran: Sebuah Pendekatan Baru. Gaung Persada Press.

Pratama, L. A. (2014). Efektifitas pendidikan kesehatan terhadap nilai pengetahuan mengenai Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada remaja putri di SMPN 3 Tangerang Selatan.

Puspita, I. (2017). Efektivitas penggunaan media video animasi dalam proses pembelajaran pendidikan agama islam kelas viii-1 di smp negeri 9 tangerang selatan. (Bachelor’s Thesis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 2017).

Rahmah, Kresnawati W. Setiono, A. S. T. (2021). Efektifitas Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan COVID-19 Pada Mahasiswa Baru Universitas Nusa Cendana. Cendana Medical Journal, 9(1), 46–57.

Sari, W. (2019). Pengaruh media video terhadap pengetahuan tentang deteksi dini kanker payudara pada remaja putri di SMAN 1 Sanden Bantul tahun 2019. 53. http://poltekkesjogja.ac.id/

Suraya, H. N. (2015). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Pkk tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Jom Fk, 2(2), 1–15. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFDOK/article/view/6199

WHO. (2012). Depression A Global Public Health Concern. WHO Department of Mental Health and Substance Abuse. http://www.who.int/mental_health/management/depression/who_paper_depression_wfmh_2012.pdf

Published
2021-11-21
How to Cite
Nurhayati, P., Isnaeni, Y., & Hartiningsih, S. (2021). Peningkatan Pengetahuan SADARI melalui Pendidikan Kesehatan Menggunakan Video. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(4), 741-748. https://doi.org/10.37287/jppp.v3i4.614