Hubungan Tingkat Kecemasan dan Kejadian Depresi pada Lansia dengan Kehilangan
Abstract
Depresi pada lansia merupakan masalah yang kerap ditemui dalam berbagai kasus yang berhubungan dengan aspek psikososial. Kecemasan menjadi salah satu masalah kesehatan mental yang sering dialami oleh lansia. Kecemasan terhadap penuaan telah ditemukan memiliki efek mediasi terhadap depresi, dengan tingkat kecemasan penuaan yang lebih tinggi berkorelasi dengan peningkatan perasaan depresi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan kejadian depresi pada lansia dengan kehilangan di Ruang Angrek Rawat Inap Penyakit Dalam RSUD Puruk Cahu. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode analitik dengan desain crossectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 30 pasien lansia. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner Geriatric Depression Rating Scale (GDRS) untuk depresi dan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk kecemasan. Analisis data menggunakan Rank Spearman. Tingkat kecemasan lansia pada tingkatan sangat berat sebesar 10%, berat sebesar 43,33%, sedang sebesar 36,67%, dan ringan sebesar 10%. Kejadian depresi lansia pada tingkatan berat sebesar 33,33%, sedang sebesar 53,33%, dan ringan sebesar 13,33%. (3) Hasil uji statistik rank Spearman pada tingkat kepercayaan 95% dengan a = 0,05 diperoleh rho (r) sebesar 0,665 dan probabilitas (P) sebesar 0,000, artinya tingkat kecemasan dan tingkat kejadian depresi memiliki hubungan positif dan signifikan. Terdapat hubungan positif dan signifikan tingkat kecemasan dengan kejadian depresi lansia dengan kehilangan.
References
Azari, M. I. Z. A. A. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Depresi Pada Lansia. Medical Jurnal of Al Qodiri, 6(2), 66–72. https://doi.org/10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v6i2.94
Devita, P. Y. (2021). Deteksi Dini Kejadian Depresi Pada Lansia. Pengabdian Untuk Negeri, 164–166.
Jamini, T., Jamini, Jumaedy, Agustina, F., & Agustina, D. M. (2020). Hubungan Interaksi Sosial Dengan Tingkat Depresi Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Surya Medika (JSM), 6(1), 171–176. https://doi.org/https://doi.org/10.33084/jsm.v6i1.1631
Nareswari, Prasnya, J., & Gunandi, E. (2021). Depresi pada lansia: Faktor risiko, diagnosis dan tatalaksana. Jurnal Medika Hutama, 2(2).
Nirwan. (2020). Faktor yang berhubungan dengan kejadian depresi pada lansia di RSUD Saweri Gading Kota Palopo. Jurnal Kesehatan Luwu Raya, 6(2).
Rahmawati, I., & Hapsari, H. I. (2017). Pengaruh Pemberian Terapi Nafas Dalam Untuk Menurunkan Skala Nyeri Saat Dilakukan Range Of Motion (ROM) Pada Pasien Asam Urat Di Panti Wredha Dharma Bhakti Kasih Surakarta. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 1(2), 135–138.
Ratnawati, E. (2017). Asuhan keperawatan gerontik. Pustaka Baru Press.
Ufaira, R., Adriani, L., & Yahya, M. (2023). Pengaruh Kehilangan Pasangan Hidup Dengan Kecemasan. Darussalam Indonesian Journal of Nursing and Midwifery, 5(1), 11–18.



