Penggunaan Aloe Vera dalam Menurunkan Kolesterol Darah

  • Muhammad Reivan Putra Athoriq Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
Keywords: aloe vera, hiperkolesterolimia, kolesterol

Abstract

Kolesterol dalam pengelompokkannya termasuk golongan steroid, merupakan suatu substansi lemak yang memiliki sifat yang tidak terlarut dalam darah yang mana pada proses transportasinya membutuhkan bantuan dari protein yang terbagi atas LDL, HDL dan Trigliserida. Meningkatnya jumlah kolesterol darah menjadi faktor utama yang berkontribusi dalam pembentukan plak aterosklerosis yang dapat menyebabkan penyakit hipertensi, anuerisma aorta, PAD dan stroke. Kontributor utama peningkatan lesi aterosklerosis adalah tingginya kadar LDL dan rendahnya kadar HDL. Aloe vera dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai lidah buaya memiliki senyawa yang fitosterol yang memiliki kemampuan dalam meminimalisir LDL dan glukomanan yang mampu menaikkan kadar HDL. Literature review ini bertujuan untuk membahas penggunaan Aloe vera dalam menurunkan jumlah kolesterol darah. Metode yang digunakan adalah literature review dari 32 artikel dan 2 buku yang ditemukan melalui database Google Scholar, NCBI, Pubmed dan Portal Garuda dengan kata kunci “Aloe vera”, “hiperkolesterolimia”, dan “kolesterol” yang dianalisis dari tahun 2009 hingga 2021 dan hanya 17 artikel dan 2 buku terpilih. Dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa penggunaan Aloe vera dengan cara dikonsumsi baik dalam sediaan jus, gel maupun ekstrak mampu menurunkan kadar kolesterol.

References

Agrawal, A. D. 2011. Pharmacological activities of flavonoids: A review. International Journal of Pharmaceutical Sciences and Nanotechnology, 4(2), 1394-1395.

Anggraeni, R. D., Prihatin, S., Rahmawati, A. (2018). Pengaruh pemberian pudding lidah buaya terhadap kadar kolesterol total penderita hiperkolesterolimia rawat jalan puskesmas genuk kota Semarang. J Riset Gizi. 6(1): 16-12.

Bernatal, S. (2011). Kolesterol dan Usaha-Usaha Penurunannya. Yogyakarta : Penerbit Bimotry Yogyakarta.

Christie, W.W., (2011). Cholesterol and cholesterol esters: structure, occurrence, biochemistry and analysis,. Lipid Library.

Ibrahim, M., Asuka, E., & Jialal, I. (2021). Hypercholesterolemia Pathophysiology. Treasure Island (FR): StatPearls Publishing, 6–11.

Istiadi, H. and Sunarsih, E.S., (2010). Pengaruh Jus Lidah Buaya (Aloe Vera Linn) terhadap Kadar Kolesterol Tikus Hiperlipidem. Media Medika Muda, (4), pp.5-10.

Kongkachuichai, R., Charoensiri, R., & Sungpuag, P. (2010). Carotenoid, flavonoid profiles and dietary fiber contents of fruits commonly consumed in Thailand. International Journal of Food Sciences and Nutrition, 61(5), 536–548. https://doi.org/10.3109/09637481003677308

Kumar, S., Yadav, J.P. (2014). Ethanobotanical and pharmacological properties of aloe vera: A review. J Medicine Plant Research. 8(48):1387−1398.

Luo, J., Yang, H., & Song, B. L. (2020). Mechanisms and regulation of cholesterol homeostasis. Nature Reviews Molecular Cell Biology, 21(4), 225–245. https://doi.org/10.1038/s41580-019-0190-7.

Malinti, E., & Jael, S. A. (2016). Menurunkan Kadar Kolesterol Darah Dengan Gel Aloe Vera Linn. Jurnal Skolastik Keperawatan, 2(2), 159-159.

Moghaddasi, S., Verma S.K. (2011). Aloe vera their chemicals composition and applications: a review. J Biol Med. 2(1):466−471.

Murray R. K., Granner D. K., Mayes P. A., Rodwell V. W. 2009. Biokimia Harper. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Rosyidah, D.U., Primayanti, Y.Q. and Satriyani, O., (2019). Efek Hipolipidemik Ekstrak Etanol Lidah Buaya (Aloe Vera L) Pada Tikus Putih Jantan Model Hiperkolesterolemia. Biomedika, 11(1), pp.41-47.

Sharrif, M. M., & Verma, S. K. (2011). Aloe Vera their chemicals composition and applications: A review. Int J Biol Med Res, 2(1), 466-471.

Sianipar, Y., & Isnawati, M. (2012). Pengaruh pemberian jus lidah buaya (Aloe Vera) terhadap kadar kolesterol low density lipoprotein (LDL) dan high density lipoprotein (HDL) (Doctoral dissertation, Diponegoro University).

Trevor, H., Brandon, B., Ishwarlal, Jialal. (2021). Physiology, Cholesterol [Updated 2021 Mar 2]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470561/

Wirya, A. I. (2012). Tesis: Pemberian ekstrak air lidah buaya (Aloe vera l) memperbaiki profil lipid darah tikus jantan wistar dengan dislipidemia. Denpasar: Univeristas Udayana.

World Health Organization (WHO). (2016). Raised Cholesterol. WHO.

Yueniwati, Y. (2015) Deteksi dini stroke iskemia dengan pemeriksaan ultrasonografi vaskular dan variasi genetika. Malang: UB Press.

Published
2021-09-07
How to Cite
Athoriq, M. (2021). Penggunaan Aloe Vera dalam Menurunkan Kolesterol Darah. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(4), 645-652. https://doi.org/10.37287/jppp.v3i4.568