Terapi pada Dispepsia

  • Bahtiar Yusuf Habibie Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
Keywords: dispepsia, farmakologi, terapi

Abstract

Dispepsia adalah sindrom yang terdapat pada saluran pencernaan atas dan  dijumpai di seluruh dunia. Banyak faktor yang dapat menyebabkan dispepsia seperti riwayat riwayat keluarga, makanan, riwayat penyakit,  pola hidup, dan juga  faktor psikologis. Tujuan dilakukannya literature review ini adalah untuk memberikan informasi terkait terapi pada dispepsia dengan benar. Sumber referensi pada literature review ini meliputi 20 artikel yang didapat dengan melakukan literature searching di Sumber NCBI, Google scholar dan 4 buku yang semuanya dipublikasikan dalam rentang tahun 2000-2020. Literature sarching tersebut dilakukan dengan menggunakan kata kunci dispepsia, terapi farmakologi, dan tatalaksana dan filter berupa rentang publikasi tahun 2000-2020. Hasil yang ditemukan dari literature searching ini adalah 7301 artikel yang kemudian dipilih 20 artikel dan 4 buku berdasarkan informasi yang dibutuhkan. Referensi yang telah didapatkan kemudian dianalisis dengan metode systematic literature review yang mencakup kegiatan mengumpulkan, mengevaluasi, dan mengembangkan penelitian dengan topik tertentu secara sistematis. Hasil literature review in menunjukkan bahwa Terapi farmakologi yang dapat digunakan pada dispepsia adalah obat golongan, PPI (lansoprazol, omeprazole), antagonis H2 (simetidin, ranitidine, nizatidin, atau famotidine), antasida, dan juga dapat diberikan kombinasi antara ketiga obat tersebut. Terapi lain yang dapat dilakukan adalah pemberian kombinasi dengan antibiotik pada dispepsia yang disebabkan oleh H. Pylori

References

Akbar, M., Ardana, M., & Kuncoro, H. (2018). Analisis Minimalisasi Biaya (Cost-Minimization Analysis) Pasien Gastritis Rawat Inap di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 7, 14–21. https://doi.org/10.25026/mpc.v7i1.285

Akil, H, A, M. 2006. Ilmu Penyakit Dalam. Departemen Ilmu Penyakit Dalam. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta

Alfiyani, I. (2010). Pola pengobatan dispepsia pada pasien rawat inap di rsd dr. Soebandi jember. Skripsi. Bagian komunitas fakultas farmasi universitas jember: kota jember http://eprints.ums.ac.id/6175/1/K100050217.pdf

Aru, W., Sudoyo. (2009). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, jilid II, edisi V. Jakarta: Interna Publishing.

Berardy, R.R, dan Lynda, S.W. (2005). Peptic Ulcer Disease dalam Pharmacotherapy a Phatophysiologic Approach, Sixth Edition, McGrawHill, Medical Publishing Division by The McGra-Hill Companies

Finkel R., Clark M.A., Cubeddu L.X., Harrey R.A. and Champe P. c, (2009). Lippincott’s Illustrated Review Pharmacology 4thEd, Williams & Wilkins, ed., Pliladelphia

Fujiwara, Y., & Arakawa, T. (2014). Overlap in patients with dyspepsia/functional dyspepsia. Journal of Neurogastroenterology and Motility, 20(4), 447–457. https://doi.org/10.5056/jnm14080

Jaber, N., Oudah, M., Kowatli, A., Jibril, J., Baig, I., Mathew, E., … Muttappallymyalil, J. (2016). Dietary and Lifestyle Factors Associated with Dyspepsia among Pre-clinical Medical Students in Ajman, United Arab Emirates. Central Asian Journal of Global Health, 5(1). https://doi.org/10.5195/cajgh.2016.192

Katzung, B.G., and Trevor, A.J., 2002, Drug Interactions in Master, S., B., Pharmacology, Sixth Edition, 531, Lange Medical Book/McGraw-Hill, New York.

Lee, S.-W., Lien, H.-C., Lee, T.-Y., Yang, S.-S., Yeh, H.-Z., & Chang, C.-S. (2014). Etiologies of Dyspepsia among a Chinese Population: One Hospital-Based Study. Open Journal of Gastroenterology, 04(06), 249–254. https://doi.org/10.4236/ojgas.2014.46037

Lu, Y., Chen, M., Huang, Z., & Tang, C. (2016). Antidepressants in the treatment of functional dyspepsia: A systematic review and meta-analysis. PLoS ONE, 11(6), 1–12. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0157798

Neal, M.J. 2006. At a Glance Farmakologi Medis Edisi Kelima. Jakarta : Penerbit Erlangga. pp. 85.

Ogawa, R., ichizen, H. (2010). Drug-Drug Interaction Profiles of Proton Pump Inhibitors. Springer link, (49) , 509–533. https://doi.org/10.2165/11531320-000000000-00000

Phavichitr, N., Koosiriwichian, K., & Tantibhaedhyangkul, R. (2012). Prevalence and risk factors of dyspepsia in Thai schoolchildren. Journal of the Medical Association of Thailand = Chotmaihet Thangphaet, 95 Suppl 5, 42–47.

Psychological Profile in Patients with Pathologic Gastroscopic Findings and Functional Dyspepsia : A Pilot Study. (2018). (January).

Sweetman., Sean, C. (2009). Martindale The Complete Drug Reference 36th Ed, Pharmaceutical Press, USA, Hal. 532.

Schellack, N. (2012). An Overview of Gastropathy Induced by Nonsteroidal AntiInflammatory Drugs. S Afr Pharm J 79 (4) : 12-18 . https://hdl.handle.net/10520/EJC120912

Talley, N. J. (2016). Functional dyspepsia: New insights into pathogenesis and therapy. Korean Journal of Internal Medicine, 31(3), 444–456. https://doi.org/10.3904/kjim.2016.091

Tantry, U. S., Kereiakes, D. J., & Gurbel, P. A. (2011). Clopidogrel and proton pump inhibitors: Influence of pharmacological interactions on clinical outcomes and mechanistic explanations. JACC: Cardiovascular Interventions, 4(4), 365–380. https://doi.org/10.1016/j.jcin.2010.12.009

Tarigan, P. 2001. Tukak Gaster. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi IV Jilid I. Jakarta: Pusat Penerbitan Fakultas Kedokteran. Page: 338-344

Wannmacher, L. (2011). 18th Expert Committee on the Selection and Use of Essential Review of the evidence for H . Pylori treatment regimens. Committee, E., & Medicines, E. 1(March), 1–33.

William, O. R., Martín, G. Z., & Lina, O. P. (2014). Update on approaches to patients with dyspepsia and functional dyspepsia. Revista Colombiana de Gastroenterologia, 29(2), 132–138.

Published
2021-08-13
How to Cite
Habibie, B. (2021). Terapi pada Dispepsia. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(3), 503-510. https://doi.org/10.37287/jppp.v3i3.517