Hubungan Usia Kehamilan dengan Striae Gravidarum

  • Variha Variha Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati Bandar Lampung
  • Chyntia Giska Aryunisari Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati Bandar Lampung
  • Syafik Arisandi Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati Bandar Lampung
  • Arif Effendi Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati Bandar Lampung
Keywords: kehamilan, striae gravidarum, usia kehamilan

Abstract

Striae gravidarum, yang dikenal sebagai stretch marks, merupakan perubahan umum pada kulit yang sering terjadi selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara usia kehamilan dan striae gravidarum. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung mulai Januari 2024. Populasi adalah semua subjek dengan striae gravidarum di rumah sakit tersebut, dengan sampel yang dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, dengan analisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia kehamilan dan striae gravidarum (p=0,027). Persentase kejadian striae gravidarum paling tinggi terjadi pada usia kehamilan 15-28 minggu (25,8%) dan 29-42 minggu (17,7%). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa terdapat korelasi antara usia kehamilan dan striae gravidarum, dengan insiden yang lebih tinggi pada trimester kedua dan ketiga.

References

Brennan M, Clarke M, Devane D, Dowling M. (2020).Sebuah studi kualitatif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perekrutan untuk percobaan percontohan pencegahan striae gravidarum. BMC Kehamilan Melahirkan.1–15.

Canpolat F, Kaya Akky H, Cevirgen Cemil B, Eskioylu F.( 2010) Investigasi faktor resiko yang terkait dalam striae gravidarum pada ibu hamil primipara turki.

Cho S, Park ES, Lee DH, Li K, Chung JH.,2021. Clinical Features and Risk Factors for Striae Distensae in Korean Adolescent J Eur Acad Derm atol V enereol;20(9);1108-1113

Ellysa, T. O. & Jusuf, N. K. (2021). Analisis Faktor Terjadinya Stretch Mark. http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/30872

Farahnik, B., Park, K., Kroumpouzos, G., & Murase, J. (2017). Striae gravidarum: Risk factors, prevention, and management. International Journal of Women’s Dermatology, 3(2), 77–85. https://doi.org/10.1016/j.ijwd.2016.11.001

Jordan, RG., Farley, CL., & Grace, K. T. (2018). Prenatal and postnatal care: A woman- centered approach. Wiley Blackwe

Karhade, K., dkk. (2021). Negative perceptions and emotional impact of striae gravidarum among pregnant women. International Journal of Women’s Dermatology. Vol. 7. No. 5. 685-691.

Liu L, Huang J, Ying W, Li Y, Iratxe P. (2018) Faktor risiko striae gravidarum pada wanita primipara Cina.

Musaei, S. (2023). The Effect of Pregnancy on the Skin. EJCMPR. 2(1):17-23.

Nusrat U, Ahmed Asim S, Soomro S, Nuruddin Gitay M, Iqbal S, Waqar F. (2019) Striae gravidarum, 26(01). 116-21.

Osman, H., Rubeiz, N., Tamim, H., & Nassar, A. H. (2007). Risk factors for the development of striae gravidarum. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 196(1), 62.e1-62.e5. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2006.08.044

Prakasiwi, F. D. & Mardiyaningsih, E. (2023). Hubungan Usia Kehamilan Dengan Kejadian Stretch Mark Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Bergas. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas. Vol. 6. No. 1. 13-17.

Putra, I.B., Jusuf, N.K. and Aryunisari, C. G.. 2020 Correlatoin between body mass index with striae in female adolescent. Age (mmedian= 19),18(1), pp. 0-6., Bali Medical Journal, 9(3),doi: 10.15562/bmj.v9i3.2071.

Rosene-Montella, K. (2008). Medical care of the pregnant patient. ACPPress/American United States of America:College of Physicians.

Rudolph, C. M. A. (2022). Disorders of Pregnancy. Springer: Braun Falco’s Dermatology.

Salter, S. A., & Kimball, A. B. (2006). Striae gravidarum. Clinics in Dermatology, 24(2), 97–100. https://doi.org/10.1016/j.clindermatol.2005.10.008

Stefaniak, A. A., Pereira, M. P., Zeidler, C., & Ständer, S. (2022). Pruritus in

Pregnancy. American Journal of Clinical Dermatology, 23(2), 231–246. https://doi.org/10.1007/s40257-021-00668-7

Susilawati, S., & Julia, J. (2017). Pengaruh Pemberian Minyak Zaitun terhadap Kejadian Striae Gravidarum pada Ibu Hamil di BPS DA., Str. Keb Bumi Waras Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan, 8(1), 114. https://doi.org/10.26630/jk.v8i1.306

Published
2024-05-11
How to Cite
Variha, V., Aryunisari, C. G., Arisandi, S., & Effendi, A. (2024). Hubungan Usia Kehamilan dengan Striae Gravidarum. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(5), 2273-2280. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i5.3221