Penatalaksanaan Holistik Pasien Laki-Laki Usia 51 Tahun dengan Morbus Hansen Multibasiler melalui Pendekatan Dokter Keluarga

  • Bagas Mukti Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Ian Ivantirta Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Reni Zuraida Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
Keywords: dokter keluarga, kusta, penatalaksaan holistik

Abstract

Morbus hansen atau kusta adalah suatu penyakit granuloma kronik progresif yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae, yang menyerang kulit dan sistem saraf tepi. Prevalensi penderita kusta di provinsi Lampung pada tahun 2022 sebanyak 127 orang dengan kusta tipe PB sebanyak 6 orang dan MB 121 orang.5 Pada tahun 2022 kasus baru kusta di kecamatan Lampung Selatan ditemukan sebanyak 14 kasus dengan tipe MB. Menerapkan prinsip pelayanan kedokteran keluarga kepada pasien berdasarkan masalah yang ditemukan dan melakukan penatalaksanaan secara holistik serta komprehensif dengan prinsip patient-centred dan family approach berbasis Evidence Based Medicine. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer didapatkan dari anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan rumah untuk menilai lingkungan fisik. Penilaian berdasarkan diagnostik holistik awal, proses, dan akhir studi. T n J usia 51 tahun datang dengan keluhan bercak putih dan rasa baal pada anggota gerak disertai kulit kering dan menebal. Pasien di diagnosis sebagai Kusta. Pada kasus ini telah dilakukan diagnosis dan tatalaksana sesuai dengan teori dan jurnal terkait. Setelah dilakukan intervensi, didapatan penurunan gejala klinis dan peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga.Penatalaksanaan secara holistik dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pada pasien.

 

References

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2022. 115–117.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2022. 107–110.

Keman S. (2005). Kesehatan Perumahan dan Lingkungan Pemukiman. J Kesehatan Lingkunga. 2(1):29–42.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. 167–170.

Maulina N, Zakiyya N, Mellaratna WP. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecacatan penderita kusta di puskesmas wilayah kerja kota lhokseumawe tahun 2016-2020. 6(1):100-108.

Menaldi SL. (2019). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Kusta. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Rachmawati W C. (2019) Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Malang: Wineka Media.

Price SA, Wilson LM. (2012). Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit Edisi keenam. Jakarta: EGC.

Pace L, Sammut MR, Gauci C. (2014). The attitudes, knowledge and practices of maltese family doctors in disease prevention and health promotion. Malta Med J. 26(4):2-7.

Siregar RS. (2015). Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit. Edisi ke-3. EGC: Jakarta.

Sobero, Hendra T. (2021). Diagnosis dan penatalaksanaan Kusta. Medula: FK Universitas Lampung.

World Health Organization. (2020). World Health Organization. Global leprosy (Hansen disease) update, 2019: time to step-up prevention initiatives. Wkly Epidemiol Rec. 95(36):417–40.

Published
2024-03-30
How to Cite
Mukti, B., Ivantirta, I., & Zuraida, R. (2024). Penatalaksanaan Holistik Pasien Laki-Laki Usia 51 Tahun dengan Morbus Hansen Multibasiler melalui Pendekatan Dokter Keluarga. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(5), 1927-1940. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i5.3117