Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Close Fracture Shaft Femur Sinistra: Studi Kasus

  • Salsabila Salsabila Universitas Syiah Kuala
  • Teuku Samsul Bahri Universitas Syiah Kuala
  • Devi Darliana Universitas Syiah Kuala
Keywords: asuhan keperawatan, close fracture shaft femur sinistra, studi kasus

Abstract

Fraktur tertutup ialah kondisi ketika terputusnya kontinuitas tulang akibat tekanan berlebihan yang dapat diterima oleh tulang yang dapat diakibatkan oleh trauma atau kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari karya tulis ilmiah ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada Tn. A dengan masalah close fracture shaft femur sinistra di ruang Raudhah 5. Hasil pengkajian didapatkan data bahwa Tn. A mengalami nyeri yang sangat hebat di area ekstremitas sinistra, kekuatan otot dan rentang gerak menurun, merasa khawatir dan gelisah atas kondisinya serta pasien berisiko terjadi infeksi. Masalah keperawatan yang ditegakkan pada pasien dengan close fracture shaft femur sinistra ialah nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, gangguan integritas kulit/jaringan, ansietas, dan risiko infeksi. Implementasi yang telah diberikan yaitu memberikan terapi murottal, mengajarkan latihan ROM, melakukan perawatan luka dan perawatan integritas kulit, memberikan terapi tarik nafas dalam dan kolaborasi pemberian obat. Hasil evaluasi yang signifikan dari masalah keperawatan yaitu nyeri akut, gangguan mobilitas fisik dan gangguan integritas kulit/jaringan yang diharapkan pasien dapat melanjutkan terapi murottal, latihan ROM, serta perawat rumah sakit mengoptimalkan perawatan luka/integritas kulit kepada pasien.

References

Adlin, N. A. (2020). Intensitas Dismenore dan Pengobatan Analgetik Yang Digunakan dalam Kalangan Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Hassanudin. In FK UNHAS (Issue November).

Agustina, D., Wibowo, T. H., & Yudono, D. T. (2021). Pengaruh Range Of Motion ( Rom ) terhadap Kekuatan Otot pada Pasien Post Operasi Open Reduction Internal Fixation ( ORIF ) di RSUD Ajibarang. 1298–1304.

Andri, J., Febriawati, H., Padila, P., J, H., & Susmita, R. (2020). Nyeri pada Pasien Post Op Fraktur Ekstremitas Bawah dengan Pelaksanaan Mobilisasi dan Ambulasi Dini. Journal of Telenursing (JOTING), 2(1), 61–70. https://doi.org/10.31539/joting.v2i1.1129

Antoni, G. K. (2019). Asuhan Keperawatan Pada Tn. M Dengan Post Orif Ec Fraktur Femur Di Ruangan Trauma Center Irna Bedah Rsup Dr. M. Djamil Padang. Poltekkes Kemenkes Padang, 72.

Arviyani, & Rusminah. (2019). Penerapan Perawatan Luka Pasca Open Reduction Internal Fixation (ORIF) Klavikula. 5, 14–18.

Desi Ayuningsih, & Suci Khasanah. (2023). Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an Dan Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Klien Pre Operasi Fraktur Femur Dengan Tindakan Orif Di Rumah Sakit Islam Purwokerto. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(11), 4109–4114. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i11.6111

Elyta, T., Oxyandi, M., & Cahyani, R. A. (2022). Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Asuhan Keperawatan Pasien Gastritis. Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 11(2), 136–147. https://doi.org/10.52395/jkjims.v11i2.335

Furdiyanti, N. H., Oktianti, D. O., Rahmadi, R. R., & Coreira, L. C. (2019). Keefektifan Ketoprofen Dan Ketorolak Sebagai Analgesik Pada Pasien Pasca Bedah Cesar. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 2(1). https://doi.org/10.35473/ijpnp.v2i1.194

Hakam, M., Tambunan, C. E. V., Sutawardana, J. H., Murtaqib, & Kushariyadi. (2022). Gambaran Activity of Daily Living pada Pasien Post Operasi. E-Journal Pustaka Kesehatan, 10(3), 157–161.

Hermanto, R., Isro’in, L., & Nurhidayat, S. (2020). Studi Kasus : Upaya Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur Femur. Health Sciences Journal, 4(1), 111. https://doi.org/10.24269/hsj.v4i1.406

Indrawan, R. D., & Hikmawati, S. N. (2021). Asuhan Keperawatan Pada Ny.S dengan Gangguan Sistem Muskuloskeletal Post Op Orif Hari Ke-1 Akibat Fraktur Femur Sinistra 1/3 Proximal Complate. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(10), 1345–1359. https://doi.org/10.36418/cerdika.v1i10.204

Jamaludin, D. J., Kusumaningsih, D. K., & Prasetyo, H. P. (2022). Efektifitas Rom Pasif terhadap Tonus Otot Pasien Post-Operasi Fraktur Ekstremitas di Kecamatan Bekri Lampung Tengah. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(10), 3627–3639. https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i10.7329

Mulyani, N. S., Purnawan, I., & Upoyo, A. S. (2019). Perbedaan Pengaruh Terapi Murottal selama 15 Menit dan 25 Menit terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Kanker Pasca Bedah. Journal of Bionursing, 1(1), 77–88.

Nopianti, W., Setyorini, D., & Pebrianti, S. (2019). Asuhan Keperawatan Pada Gambaran Implementasi Perawat Dalam Melakukan Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Operasi O.R.I.F. Fraktur Ekstremitas Bawah Di Ruang Orthopedi R.S.U.D. Dr. Slamet Garut. Malahayati Nursing Journal, 1(2), 196–204.

Permatasari, C., & Sari, I. Y. (2022). Terapi Relaksasi Benson Untuk Menurunkan Rasa Nyeri Pada Pasien Fraktur Femur Sinistra: Studi Kasus. JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka, 2(2), 216–220. https://doi.org/10.36086/jkm.v2i2.1420

Pristiadi, R., Chanif, C., & Hartiti, T. (2022). Penerapan terapi murottal Al Qur’an untuk mengurangi intensitas nyeri pada pasien post ORIF. Holistic Nursing Care Approach, 2(2), 48. https://doi.org/10.26714/hnca.v2i2.10380

Rachman, T., Rahmadian, R., & Rusjdi, S. R. (2023). Pola Penatalaksanaan Fraktur Femur di RSUP Dr M Djamil Padang Tahun 2020.

Ridwan, U. N., Patttiiha, A. M., & Selomo, P. A. M. (2019). Karakteristik Kasus Fraktur Ekstremitas Bawah Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr H Chasan Boesoirie Ternate tahun 2018. Kieraha Medical Journal, 1(1), 9–15

Rino, M., & Fajri, J. Al. (2021). Pengaruh Range Of Motion Aktif terhadap Pemulihan Kekuatan Otot dan Sendi Pasien Post Op Fraktur Ekstremitas di Wilayah Kerja Puskemas Muara Kumpeh. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(2), 324. https://doi.org/10.36565/jab.v10i2.343

Sahrudi, S., Waluyo, A., & Masfuri, M. (2019). Aplikasi Teori Virginia Henderson Pada Pasien Neglected Fracture of Left Shaft Femur. Dunia Keperawatan, 7(2), 142. https://doi.org/10.20527/dk.v7i2.6892

Supriyanto, A., & Jamaludin. (2016). Perawatan Luka Dengan Sofratulle Pada Pasien Post Operasi Vesikolithotomy Hari Ke VII Di Ruang Dahlia Rumah Sakit Umum RA. Kartini Jepara. Jpk, 1(1), 26–33.

Suryana, B. H., & Wardaningsih, S. (2022). Intervensi Napas Dalam Dan Murottal Al- Qur ’ An Untuk Meredakan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Medika Drg. Suherman, 05(02), 13–18.

Tian, R., Zheng, F., Zhao, W., Zhang, Y., Yuan, J., Zhang, B., & Li, L. (2020). Prevalence and influencing factors of nonunion in patients with tibial fracture: Systematic review and meta-analysis. Journal of Orthopaedic Surgery and Research, 15(1), 1–16. https://doi.org/10.1186/s13018-020-01904-2

Umaroh, Z., & Rosa, E. M. (2019). Studi Komparasi: Efektifitas Psikoedukasi Terhadap Adaptasi Pasien Fraktur Di RSUD Jombang. 20(1), 1–9.

Wantoro, G., Muniroh, M., & Kusuma, H. (2020). Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Ambulasi Dini Post ORIF pada Pasien Fraktur Femur Study Retrospektif. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 9(2), 283.

Published
2024-08-31
How to Cite
Salsabila, S., Bahri, T. S., & Darliana, D. (2024). Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Close Fracture Shaft Femur Sinistra: Studi Kasus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(6), 2789-2796. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i6.2777