Penatalaksanaan pada Anak Laki-Laki Usia 9 Tahun dengan Varicella melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga

  • Shabrina Riandini Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Rizal Effendi Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
Keywords: kedokteran keluarga, tatalaksana holistic, varicella

Abstract

Varisela merupakan penyakit menular disebabkan oleh infeksi virus Varicella Zoster. Untuk mencegah terjadinya komplikasi, diperlukan penanganan yang tepat secara holistik menggunakan pendekatan kedokteran keluarga. Tujuan menerapkan prinsip pelayanan dokter sesuai masalah pada pasien dan melakukan penatalaksanaan secara holistik dan komprehensif meliputi patient-centered, family approach, dan community–oriented. Metode penelitian ini adalah sebuah laporan kasus pada seorang anak berusia 9 tahun. Pemeriksaan dilakukan dengan autoanamnesis dan alloanamnesis serta pemeriksaan fisik. Pada pasien dilakukan tatalaksana farmakologi dan non-farmakologi serta pre-test dan post-test sebagai evaluasi. Hasil pasien An. R 9 tahun dengan keluhan bintil merah pada tangan dan kaki sejak 2 hari yang lalu disertai rasa gatal berisi cairan. Bintil-bintil muncul pada badan kemudian menyebar ke leher dan tangan. Bintil berupa pustule dengan dasar eritema, bentuk bulat ukuran miliar, multiple dan berbatas tegas. Secara klinis dan pemeriksaan fisik pasien didiagnosis Varisela (ICD-10 B01). Risiko internal berupa kurangnya pengetahuan dan kebersihan diri. Risiko eksternal berupa kurangnya pengetahuan keluarga, pola berobat keluarga dan kebersihan rumah yang masih kurang baik. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan peningkatan pengetahuan mengenai penyakit melalui pretest dan posttest. Simpulan: Penatalaksanaan secara holistic diperlukan untuk pasien dengan penyakit Varisela untuk mencapai keberhasilan terapi dan pencegahan penularan ke orang lain.

References

Andrei G dan Snoeck R. (2021). Advances and Perspectives in the Management of Varicella-Zoster Virus Infections. Molecules 26(4) :1132.

CDC. (2022). Chickenpox (Varicella).

Daulagala S, Noordeen F. (2018). Epidemiology and Factors Influencing Varicella Infections in Tropical Countries Including Sri Lanka. Virusdisease. 29(3).doi:doi:10.1007/s13337-018-0459-z

Djuanda A. (2017). Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin Edisi 7 Bagian Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Badan Penerbit FK UI.

IDI. (2017). Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama. Jakarta : PB IDI.

Levin MJ, Schmader KE, Oxman MN. (2019). Varicella and herpes zoster. In: Fitzpatrick’s Dermatology. 9th ed. New York: McGraw-Hill Education;. p. 3035,3036,3039,3041,3047,3048-56.

Maharani A. (2015). Penyakit Kulit (Perawatan, Pencegahan, Pengobatan). Pustaka Baru Press.

Singru S, Tilak V, Gandham N, Bhawalkar J, Jadhav S, Pandve H. (2015). Study of susceptibility towards varicella by screening for the presence of IgG antibodies among nursing and medical students of a tertiary care teaching hospital in Pune, India. J Glob Infect Dis.3(1):37

WHO. (2018). Varicella: Vaccine-Preventable Diseases, Surveillance Standards.

Published
2024-01-15
How to Cite
Riandini, S., & Effendi, R. (2024). Penatalaksanaan pada Anak Laki-Laki Usia 9 Tahun dengan Varicella melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(3), 1215-1224. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i3.2590