Kepemilikan Jamban Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita

  • Rizki Pratama Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Endro Wahono Prasetyo Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Bayu Anggileo Pramesona Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
Keywords: balita, kepemilikan jamban, stunting

Abstract

Kejadian stunting muncul sebagai akibat dari keadaan yang berlangsung lama seperti kemiskinan, perilaku pola asuh yang tidak tepat, dan sering menderita penyakit secara berulang karena hygiene maupun sanitasi yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kepemilikan jamban dengan kejadian stunting pada balita. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan September-Oktober 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Penengahan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita 0-59 bulan yang tinggal dan menetap di 17 desa berisiko stunting dengan jumlah sampel sebanyak 355 balita. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian in menggunakan teknik proportional random sampling. Variabel bebas yaitu kepemilikan jamban dan variabel terikat dalam kejadian stunting pada balita. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner WASH, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan nilai alpha Cronbach 0,96. Analisis data menggunakan persentase dan uji Chi-Square. Analisis mendapatkan adanya hubungan antara kepemilikan jamban dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Penengahan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2023 (p<0,001).

References

Adi, S., Krisnana, I., Rahmawati, P. D., & Maghfiroh, U. (2023). Environmental factors that affect the incidence of stunting in under-five children: A literature review. Pediomaternal Nursing Journal, 9(1). https://doi.org/10.20473/pmnj.v9i1.43863

Adzura, M., Yulia, Y., & Fathmawati, F. (2021). Hubungan Sanitasi, Air Bersih Dan Mencuci Tangan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 21(1). https://doi.org/10.32382/sulolipu.v21i1.2098

Amaha, N. D., & Woldeamanuel, B. T. (2021). Maternal factors associated with moderate and severe stunting in Ethiopian children: analysis of some environmental factors based on 2016 demographic health survey. Nutrition Journal, 20(1). https://doi.org/10.1186/s12937-021-00677-6

Angraini, W., Febriawati, H., & Amin, M. (2022). Akses Jamban Sehat pada Balita Stunting. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1). https://doi.org/10.31539/jks.v6i1.4069

Dahlan. (2016). Besar Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. In Epidemiologi Indonesia.

Dahlan, M. (2014). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan: Deskribtif, bivariat, dan multivariat dilengkapi aplikasi menggunakan SPSS (Edisi 6). Epidemiologi Indonesia.

Gani, A. A., Widasari, L., Otoluwa, A. S., Hadju, V., Palutturi, S., Thaha, A. R., & Manti B, S. (2020). Risk factors for stunting among children in Banggai Regency, Indonesia. Enfermeria Clinica, 30. https://doi.org/10.1016/j.enfcli.2019.10.058

Halimah, H., Santoso, I., Rahmawati, R., & Erminawati, E. (2022). Analysis Of Household Environmental Sanitation On Stunting In Toddlers. JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal Dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan, 19(2). https://doi.org/10.31964/jkl.v19i2.359

Hasan, A., & Kadarusman, H. (2019). Akses ke Sarana Sanitasi Dasar sebagai Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita Usia 6-59 Bulan. Jurnal Kesehatan, 10(3). https://doi.org/10.26630/jk.v10i3.1451

Hotimah, H., Haeruddin, & Ikhram Hardi. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita di Desa Bonto Langkasa Selatan Kabupaten Gowa. Window of Public Health Journal. https://doi.org/10.33096/woph.v2i3.485

Jones, A. D., Ickes, S. B., Smith, L. E., Mbuya, M. N. N., Chasekwa, B., Heidkamp, R. A., Menon, P., Zongrone, A. A., & Stoltzfus, R. J. (2014). World Health Organization infant and young child feeding indicators and their associations with child anthropometry: A synthesis of recent findings. In Maternal and Child Nutrition (Vol. 10, Issue 1). https://doi.org/10.1111/mcn.12070

Kuewa, Y., Herawati, Sattu, M., Otoluwa, A. S., Lalusu, E. Y., & Dwicahya, B. (2021). Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Di Desa Jayabakti Tahun 2021. Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal, 12(2). https://doi.org/10.51888/phj.v12i2.73

Mariana, R., Nuryani, D. D., & ... (2021). Hubungan sanitasi dasar dengan kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas Yosomulyo kecamatan Metro pusat kota Metro tahun 2021. JOURNAL OF Community ….

Mia, H., Sukmawati, S., & Abidin, U. wusqa A. (2021). Hubungan Hygiene dan Sanitasi Lingkungan terhadap Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Kurma. Journal Peqguruang: Conference Series, 3(2). https://doi.org/10.35329/jp.v3i2.2553

Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting Pada Anak : Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia. Qawwam: Journal For Gender Mainstreming, 14(1).

Novitasari, Ayu, Arfiana, dan A. (2020). Hubungan Pola Asuh dan Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Balita Stunting. In Skripsi.

PERMENKES. (2014). PERMENKES.

Pusdatin Kemenkes RI. (2020). Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan : Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI, 301(5).

Ramadhani. (2023). Relationship between latrine access with stunting in 20 villages of stunting focus, Pasuruan district. World Journal of Advanced Research and Reviews, 18(3). https://doi.org/10.30574/wjarr.2023.18.3.1000

Sinatrya, A. K., & Muniroh, L. (2019). Hubungan Faktor Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) dengan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kotakulon, Kabupaten Bondowoso. Amerta Nutrition, 3(3). https://doi.org/10.20473/amnt.v3i3.2019.164-170

Sunardi, & Ruhyanuddin, F. (2017). Perilaku Mencuci Tangan Berdampak pada Insiden Diare pada Anak Usia Sekolah di Kabupaten Malang. Jurnal Keperawatan, 8(1).

Syam, S., & Anisah, U. Z. (2020). Analisis Pendekatan Sanitasi Dalam Menangani Stunting (Studi Literatur). Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 20(2). https://doi.org/10.32382/sulolipu.v2i20.1745

TNP2K. (2017). 100 Kabupaten/Kota Prioritas untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting): Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. In Jakarta (Vol. 2, Issue c).

Victora, C. G., Villar, J., Barros, F. C., Ismail, L. C., Chumlea, C., Papageorghiou, A. T., Bertino, E., Ohuma, E. O., Lambert, A., Carvalho, M., Jaffer, Y. A., Altman, D. G., Noble, J. A., Gravett, M. G., Purwar, M., Frederick, I. O., Pang, R., Bhutta, Z. A., & Kennedy, S. H. (2015). Anthropometric Characterization of Impaired Fetal Growth. JAMA Pediatrics, 169(7). https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2015.1431

Yunita, F., Fajar, N. A., & Windusari, Y. (2022). Akses Air Bersih dan Jamban Sehat Terhadap Kejadian Stunting. Jurnal Kesehatan, 7(2).

Zahrawani, T. F., Nurhayati, E., & Fadillah, Y. (2022). Hubungan Kondisi Jamban Dengan Kejadian Stunting Di Puskesmas CicalengkaTahun 2020. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 4(1). https://doi.org/10.29313/jiks.v4i1.7770.

Published
2023-10-13
How to Cite
Pratama, R., Prasetyo, E. W., & Pramesona, B. A. (2023). Kepemilikan Jamban Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(2), 853-860. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i2.2336