Hubungan Derajat Merokok (Indeks Brinkman) dengan Deteksi Dini Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PUMA)”
Abstract
PPOK adalah pencetus terjadinya kematian ketiga di dunia. Merokok adalah penyebab utama hingga 3,23 juta kematian tahun 2019. Di Indonesia angka PPOK menjangkau 9,2 juta orang kisaran 3,7%. Jateng PPOK mencapai 3,4%. Kabupaten Purbalinga tahun 2017 penderita PPOK terdiagnosis oleh Puskesmas dan jaringannya sebanyak 156 orang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi karakteristik responden, derajat merokok, deteksi dini PPOK dan untuk mengetahui hubungan derajat merokok dengan deteksi dini PPOK. Metode menggunakan desain penelitian observasional analitic dengan penedekatan cross sectional. Responden pada penelitian ini berjumlah 60 responden diambil dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Instrumen penelitian memakai kuisoner PUMA. Analisa data uji statistik bivariat menggunakan uji nonparametrik correlations spearmans. Hasil menunjukkan karakteristik responden semua berjenis kelamin laki-laki, usia minimum 40 tahun dan maksimum 81 tahun, pendidikan terbanyak SMA, jenis pekerjaan terbanyak wiraswasta, derajat merokok terbanyak kategori sedang, deteksi dini PPOK mayoritas beresiko ringan. Hasil uji bivariat menunjukkan nilai signifikansi 0,000 dengan α <0,05 sehingga (H0) ditolak dan (HI) diterima. Besar koofisien determinasi uji tersebut sebesar 68.9% artinya terdapat hubungan antara derajat merokok dengan deteksi dini PPOK.
References
Amelia, R., Nasrul, E., & Basyar, M. (2016). Hubungan derajat merokok berdasarkan indeks brinkman dengan kadar hemoglobin. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3).
Astriani, N. M. D. Y., Sandy, P. W. S. J., Putra, M. M., & Heri, M. (2021). Pemberian Posisi Semi Fowler Meningkatkan Saturasi Oksigen Pasien PPOK. Journal of Telenursing (JOTING), 3(1), 128–135.
Au-Doung, P. L. W., Wong, C. K. M., Chan, D. C. C., Chung, J. W. H., Wong, S. Y. S., & Leung, M. K. W. (2022). PUMA screening tool to detect COPD in high-risk patients in Chinese primary care- A validation study. PLoS ONE, 17(9 September), 1–14. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0274106
Bhatt, S. P., Kim, Y. Il, Harrington, K. F., Hokanson, J. E., Lutz, S. M., Cho, M. H., DeMeo, D. L., Wells, J. M., Make, B. J., Rennard, S. I., Washko, G. R., Foreman, M. G., Tashkin, D. P., Wise, R. A., Dransfield, M. T., & Bailey, W. C. (2018). Smoking duration alone provides stronger risk estimates of chronic obstructive pulmonary disease than pack-years. Thorax, 73(5), 414–421. https://doi.org/10.1136/thoraxjnl-2017-210722
BPOM. (2022). Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Tahun 2022 “TOBACCO: THREAT TO OUR ENVIRONMENT.” Badan Pengawas Obat Dan Makanan. https://www.pom.go.id/berita/hari-tanpa-tembakau-sedunia-htts-tahun-2022-quot-tobacco-threat-to-our-environment-quot
BPS JATENG. (2022). Persentase Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas yang Merokok dalam Sebulan Terakhir di Provinsi Jawa Tengah Menurut Kabupaten/Kota dan Kelompok Umur, 2022. In Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah.
El Naser, F., Medison, I., & Erly, E. (2016). Gambaran Derajat Merokok Pada Penderita PPOK di Bagian Paru RSUP Dr. M. Djamil. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(2), 306–311. https://doi.org/10.25077/jka.v5i2.513
Hartina, S., Wahiduddin, W., & Rismayanti, R. (2021). Faktor Risiko Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik Pada Pasien Rsud Kota Makassar. Hasanuddin Journal of Public Health, 2(2), 159–171. https://doi.org/10.30597/hjph.v2i2.13139
Indriani, Miske A, & Ridwan A D. (2015). Gambaran Karakteristik Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar. Repositori Universitas Hasanuddin .
Ismail, L., Ibrahim, K., & Sahrudin. (2017). Analisis Faktor Risiko Kejadian Penyakit Paru Obtruktif Kronik (PPOK) di Wilayah Kerja Puskesmas Lepo - Lepo Kota Kendari Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 2(6), 1–10.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2021, November 23). Merokok, Penyebab Utama Penyakit Paru Obstruktif Kronis.
Laporan Provinsi Jawa Tengah RISKESDAS 2018. (2019). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB).
Laporan PTM 2022 Puskesmas kalimanah Purbalingga (p. 10). (2022).
Li, X., Wu, Z., Xue, M., & Du, W. (2020). Smoking status affects clinical characteristics and disease course of acute exacerbation of chronic obstructive pulmonary disease: A prospectively observational study. Chronic Respiratory Disease, 17. https://doi.org/10.1177/1479973120916184
Najihah, & Theovena, E. M. (2022). Merokok dan Prevalensi Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK). Window of Health : Jurnal Kesehatan, 5(4), 745–751. https://doi.org/10.33096/woh.v5i04.38



