Jurnal Rauf Hubungan Sikap dan Tindakan dengan Bebas Jentik
Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang dapat berakibat fatal dalam waktu yang relatif singkat. Penyebab penyakit ini adalah virus dengue, sejenis virus yang tergolong arbovirus yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sikap dan tindakan dengan Bebas Jentik di wilayah kerja puskesmas Tenggarang Kabupaten Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif yang berbentuk penelitian korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 393 orang dengan teknik Purposive Sampling yaitu cara pengambilan secara acak tanpa memperhatikan strata (tingkatan) dalam anggota populasi tersebut, selanjutnya data diolah dan dianalisis dengan uji statistik Korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian hampir seluruhnya masyarakat bersikap baik terhadap bebas jentik sebanyak 329 responden (86,4%), hanpir seluruhnya tindakan masyarakat baik terhadap bebas jentik sebanyak 327 responden (85,8%) dan hampir seluruhnya bebas jentik di Wilayah Kerja Puskesmas Tenggarang Kabupaten Bondowoso negatif sebanyak 367 responden (96,3%). Sehingga disimpulkan ada hubungan yang sedang antara sikap dan tindakan dengan bebas jentik di Wilayah Kerja Puskesmas Tenggarang Kabupaten Bondowoso.
References
Anindita Shaqiena. (2019). Sikap dan Perilaku Masyarakat terhadap Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Hanura.
Ayu Azlina. (2019). Hubungan penelitian hubungan tindakan pemberantasan sarang nyamuk dengan keberadaan larva vector DBD di kelurahan lubuk buaya. Jurnal Kesehatan Andalas, Vol 5 No. 1 2019.
Bellinda Putri Kolondam. (2020). Gambaran Perilaku Masyarakat Tentang Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Degue Indonesian. Journal of Public Health and Community Medicine Vol 1 No. 1 Januari 2020.
Budiman, dkk. (2013). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Dinas Kesehatan Bondowoso. (2020). Profil Divas Kesehatan Kabupaten Bondowoso. In D. K. Bondowoso. Bondowoso.
I Gede Nara Swara. (2021). Pengaruh Program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik Terhadap Angka Bebas Jentik Dan Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue Di Uptd. Puskesmas Kuta Utara Badung. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, Vol. 5 No. 2 Nopember 2021.
Ilham Muhammad Ramadan. (2021). Hubungan Perilaku Kebiasaan 3m Plus Dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Di Kelurahan Langgini Dan Kelurahan Bangkinang Kota. Jurnal Kesehatan Tambusai Vol 2 No. 4 Desember 2021.
Irianto, K. (2013). Parasitologi Berbagai Penyakit Yang Mempengaruhi Kesehatan Manusia. Bandung: Yrama Widya.
Kartina Wulandari. (2018). Hubungan pengetahuan, sikap dan praktik pengunjung terhadap pencegahan demam berdarah dengue di Pusat Kesehatan Masyarakat Teluk Bayur Kabupaten Berau. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol 4 No. 2 Desember 2018.
Kemenkes RI. (2020). Profil Data Kesehatan Indonesia. In Kemenkes RI. Jakarta.
Kementerian Kesehatan RI. (2017). Demam Berdarah Dengue (DBD). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
M. Rasyid Ridho. (2017). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Masyarakat Tentang DBD dengan Jumlah Larva Nyamuk. Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, Vol 3 No. 1 Januari 2017.
Mara Ipa. (2019). Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat Serta Hubungannya dengan Kejadian Demam Berdarah Degue di Kecamatan Pangandaran Kabupaten Ciamis. Jurnal Aspirator, Vol 1 No. 1 Tahun 2019.
Marhtyni Natsir. (2020). Hubungan Keberadaan Jentik dengan kejadian DBD di Kelurahan Kedurus Surabaya. Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat, Vol. 2 No. 1 Juli 2020.
Maria A.L. Dawe. (2020). Pengetahuan dan Sikap Masyarakat serta Peran Petugas Kesehatan Terkait Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Of Health and Behavioral Science Vol 2 No. 2 June 2020.
Maria Kornelia Ringgi Kuwa. (2021). Gambaran Presentasi Angka Bebas Jentik Terhadap Kejadian Demam Berdarah di kabupaten Sikka. Jurnal Ilmiah Permas, Vol. 11 No. 4 Oktober 2021.
Mukono, H. J. (2018). Analisis Kesehatan Lingkungan Akibat Pemanasan Global dan Perubahan Iklim. Airlangga University Press. Surabaya.
Nina Sumarni. (2019). Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dalam Pencegahan dan Pemberantasan Jentik Nyamuk Demam Berdarah (DBD) Di Jayaraga Garut. Jurnal Aspirator Volume 11 No. 2 Tahun 2019.
Notoatmodjo. (2017). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta .
Reyzi Hanandita Nariswara. (2021). Hubungan Faktor Perilaku Jumantik Terhadap Kepadatan Jentik Di Wilayah Binaan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik Puskesmas Candilama Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol 9 No. 5 September 2021.
Rina Marina. (2021). Peran Pendampingan Kader Jumantik Terhadap Tindakan Masyarakat Yang Berhubungan Dengan Keberadaan Jentik Aedes Sp Di Wilayah Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Jurnal Prosiding Penelitian dan Pengabdian, Vol 1 No. 1 2021.
Rojali. (2020). Perilaku Masyarakat Terhadap Kejadian DBD Di Kecamatan Cirasas Jakarta Timur. Jurnal Kesehatan Manarang, Vol 6 No. 1 Juli 2020.
Setyobudi Agus. (2011). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keberadaan Jentik Nyamuk di Daerah Endemik DBD di Kelurahan Sananwetan Kecamatan Kota Blitar. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Peran Serta Masyarakat dalam Pencapaian MDG’s di Indonesia, (pp. 273–281). Blitar.
Shinta Anggraini. (2018). Hubungan Keberadaan Jentik dengan kejadian DBD di Kelurahan Kedurus Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan, Vol. 10 No. 3 Juli 2018.
Sri Sularsih Endartiwi. (2018). Pengaruh Sikap Kader Kesehatan Terhadap Pengendalian Demam Berdarah Dengue. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, Vol 4 No. 2 Oktober 2018.
Sumiati Bedah. (2019). Penentuan Angka Kepadatan (Density Figure) Dan Angka Bebas Jentik (Abj) Larva Aedes Aegypti Di Rw 02, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Jawa Barat Jurnal Ilmiah Analisis Kesehatan Vol. 5 No. 1 Maret 2019.
Suyasa, I N Gede., N Adi Putra,. I W Redi Aryanta. (2018). Hubungan faktor Lingkungan dan Perilaku Masyarakat dengan Keberadaan Vektor Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas I Denpasar selatan. Jurnal Ecothropic. Vol. 3. No. 1 Mei 2018, 1-6.
Taufik Ramadhani. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Tindakan Masyarakat Terhadap Pencegahan Penyakit Chikungunya dan Vektornya di Nagari Saniang Baka, Kabupaten Solok. Jurnal Kesehatan Andalas Volume 6 No. 2 Tahun 2017.



