Hubungan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dini dengan Kejadian Konstipasi pada Bayi Usia 2-6 Bulan

  • Rosnidawati Rosnidawati Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Keywords: ASI, makanan pendamping ASI, konstipasi

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi 0 dan 6 bulan. Pemberian ASI eksklusif sangat penting dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas, hal ini dikarena ASI sangat berdampak terhadap imunologi, anti infeksi dan mengandung enzim yang baik untuk kesehatan bayi. UNICEF menyatakan bahwa bayi baru lahir hanya boleh disusui selama enam bulan pertama kehidupannya sebelum menerima makanan tambahan, hal inilah yang disebut dengan ASI Eksklusif. Kesehatan dan kelangsungan hidup bayi sangat terbantu dengan pemberian makanan pendamping ASI, namum dalam ketentuan tidak boleh diberikan pada waktu bersamaan dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Konstipasi merupakan salah satu efek samping dari pemberian makanan pendamping ASI pada bayi berusia 2-6 bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemberian makanan pendamping ASI dini dengan kejadian konstipasi pada bayi usia 2-6 bulan di Puskesmas Simalingkar. Metode yang digunakan yaitu penelitian survei analitik dengan pendekatan Cross   -Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi 2-6 bulan berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel adalah smpling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara sampel mengisi langsung format isian. Hasil uji chi-square diperoleh nilai p-value 0,000 (p<α (0,000<0,05) artinya terdapat pengaruh antara pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dini terhadap kejadian konstipasi pada bayi usia 2-6 bulan di Puskesmas Simalingkar.

References

AKG FKM UI (2016) ‘Gizi Bayi’. Available At:Https://AKG.FKM.UI.Ac.Id/Gizi-Bayi/.

Arikunto, Suharsimi. 2015. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

DepKesRI. 2012. Profil Kesehatan Indonesia 2012 Eka P yuliasti. penyakit pada neonatus bayi dan balita. kedua. yogyakarta:

Eka P yuliasti. penyakit pada neonatus bayi dan balita. kedua. yogyakarta: Fitramaya; 2014.

Gabriela, I. (2018) 100+ Mpasi Hits Instagram Pilihan Mommy. Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan: V Media.

Iacono, G., Merolla R., D’Amico, D., Bonci, E., Cavatio, F., Di Prima. (2010). Gstrointestinal Symptoms in Infants:A Population-Based Prospective Study. Dig Liver Dis

Iman M. Panduan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Bidang Kesehatan. Medan: Citapustaka Media Perintis; 2015.

Iman M. Pemanfaatan SPSS Dalam Penelitian Bidang Kesehatan dan Umum. Medan; 2015.kedokteran universitas indonesia: Jakarta

Jakarta: Kementerian Kesehatan R.I.

Kementerian Kesehatan R.I (2019) Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2017) Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Marmi (2012) Asuhanneonatus, Bayi, Balita dan anak prasekolah.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Maryunani, A. (2015) Inisiasi Menyusu Dini, Asi Ekslusif Dan Manajemen Laktasi. Jakarta: Cv.Transinfomedia.

Maryunani, A. (2015) Inisiasi Menyusu Dini, Asi Ekslusif Dan Manajemen Laktasi. Jakarta: Cv.Transinfomedia.

Mayriza Wulandari. (2016). Hubungan Antara Asupan Serat Dengan KejadianKonstipasi Pada Pekerja Di PT.Tiga Serangkai Surakarta. Mayriza Wulandari. (2016). Hubungan Antara Asupan Serat Dengan KejadianKonstipasi Pada Pekerja Di PT.Tiga Serangkai Surakarta.

Molika, E. (2014) Buku Pintar Mpasi: Bayi 6 Bulan Sampai 2 Tahun.Jakarta.Lembar Langit Indonesia.

Mona, R. 2018. Pintar ASI dan Menyusui. Jakarta: Noura Books

Mufida, L., Widyaningsih, T. D., & Maligan, J. M. (2015). Prinsip Dasar MPASI Untuk Bayi Usia 6-24 Bulan. Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No 4, hlm.1646-1651, September 2015

Nauli, S. . (2012) Hubungan Pemberian MP-ASI Dini Dengan Kejadian Penyakit Infeksi Pada Bayi 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sindar Raya Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun Tahun 2012. Sumatera Utara: Universitas Sumatera Utara.Pendekatan Teori Health Belief Model Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan Tahun 2013.

Nirwana, A.B. 2014. ASI Susu dan Formula. Yogyakarta: Medika Nuha. Oktafirnanda,

Yuka. 2018. Hubungan Pemberian MP-ASI Dengan Kejadian Konstipasi Pada Bayi Usia Dibawah 6 Bulam di Klinik “PA” Hamparan Perak. Jurnal Riset Hesti Medan, 3(2).

Sherwood, L. 2014. Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. Jakarta: EGC.

Sudarti.2016. kelainan dan penyakit pada bayi dan anak. Kristiyanasari W, editor. yogyakarta: medika nuha.

Usmiyati, U & Maulida, I. 2017. Analisis Perilaku IbuDalam Pemberian MP-ASI Secara Dini Menurut Faktor Penyebabnya Pada Bayi di Puskesmas Margadana Kota Tegal Tahun 2015. Siklus: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal.

WHO. 2020. Complementary feeding [online]. Available at: https://www.who.int/healthtopics/complementary- feeding#tab=tab_1 [Accessed 27 juni 2022]

WHO. 2020. Infant and young child feeding [online]. Available at: https://www.who.int/newsroom/fact-sheets/detail/infant-and- young-child-feeding [Accessed 27 juni 2022]

Wulan, Nitasari & Sulistiani Wardani. 2014. Hubungan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dini dengan Kejadian Konstipasi Pada Bayi Dibawah Umur 6 Bulan. Jurnal Kebidanan.

Published
2023-08-04
How to Cite
Rosnidawati, R. (2023). Hubungan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dini dengan Kejadian Konstipasi pada Bayi Usia 2-6 Bulan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(4), 1771-1778. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1972