Terapi Relaksasi Nafas Dalam dan Genggam Jari pada Klien Post Hernioraphy dengan Nyeri Akut

  • Wahyu Widodo Akademi Keperawatan Pemkab Purworejo
  • Meylinda Trisetya Akademi Keperawatan Pemkab Purworejo
Keywords: genggam jari, nyeri akut, post hernioraphy, relaksasi nafas dalam

Abstract

Hernia merupakan kondisi keluarnya sebagian usus dari rongga perut hingga membentuk tonjolan yang dapat terlihat dan teraba dari luar. Prevalensi pasien hernia sebanyak 425 orang dan diperkirakan terjadi peningkatan menjadi lebih dari 500 orang. Pengobatan hernia salah satunya yaitu dengan tindakan bedah hernioraphy. Sayatan pada waktu hernioraphy menyebabkan timbulnya rasa nyeri pasca operasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan pada klien yang mengalami post hernioraphy dengan nyeri akut di RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan studi kasus. Subjek kasus dalam penelitian ini adalah 2 orang klien yang mengalami masalah keperawatan yang sama yaitu nyeri akut sedangkan tindakan keperawatan yang dilakukan adalah menerapkan terapi relaksasi nafas dalam dan genggam jari. Hasil studi kasus pada klien post hernioraphy yang diberikan terapi relaksasi nafas dalam dan genggam jari diperoleh data yaitu, pada klien I yang semula memiliki skala nyeri 6 setelah diberikan teknik relaksasi nafas dalam dan genggam jari berkurang menjadi skala 1. Sedangkan klien II awalnya memiliki skala nyeri 6 menurun menjadi skala 2. Kesimpulan yang didapat adalah terapi relaksasi nafas dalam dan genggam jari mampu menurunkan intensitas nyeri pada klien post hernioraphy.

References

Amin, N. H., & Hardhi, K. (2015). Asuhan Keperawatan Praktis Nanda Nic Noc. Yogyakarta: MediAction.

Nianingsih, R. R. (2019). Pengelolaan Keperawatan Resiko Infeksi Pada Pasien Dengan Post Operasi Hernia Di Rsud dr.Soeselo Slawi Kabupaten Tegal.

Nurbadriyah, W. D., & Fikriana, R. (2020). Literature Review : Terapi Non Farmakologi. Jurnal Kesehatan, Kebidanan, Dan Keperawatan, 14, 21–40.

Pangestu, T. P., Astuti, D., & Puspasari, F. D. (2018). Asuhan Keperawatan pada Tn. K dengan Post Operasi Hernia Inguinalis Lateralis Sinistra Di Ruang Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. Journal of Nursing & Health, 3(1), 27–35.

Primastuti, I. N., Sarwono, B., & Widigdo, D. A. M. (2018). Asuhan keperawatan post herniotomi pada tn. Adan tn. N dengan fokus studi nyeri di rumah sakitumum daerahtidarkota magelang.

Romaito, J. (2020). Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan Jurusan Keperawatan Prodi D-Iii Tapanuli Tengah Jurusan Keperawatan Prodi D-Iii.

Sulistyowati, B. (2019). Upaya Penurunan Nyeri Melalui Relaksasi Genggam Jari Pada Asuhan Keperawatan Pasien Post Operasi Hernia. Jurnal Keperawatan.

Sulistyowati, B., Fitria, C. N., & Enikmawati, A. (2019). Upaya penurunan nyeri melalui relaksasi genggam jari pada asuhan keperawatan pasien post operasi hernia.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia : Definisi dan Indikator Diagnostik. Jakarta : DPP PPNI.

Utami, S. (2016). Efektifitas Relaksasi Napas Dalam Dan Distraksi Dengan Latihan 5 Jari Terhadap Nyeri Post Laparatomi. Universitas Riau, 4(1), 64–67.

Utomo, C. S., Julianto, E., & Puspasari, F. D. (2020). Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Guna Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Apendiktomi Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Purbalingga, 84–94.

Yeni, F. (2019). Asuhan keperawatan pasien post operasi pada tn.h dengan hernia inguinalis dextra dalam penerapan intervensi inovasi teknik relaksasi dan mobilisasi dini di ruangan rawat inap bedah rsud h. Hanafie muara bungo.

Published
2022-10-15
How to Cite
Widodo, W., & Trisetya, M. (2022). Terapi Relaksasi Nafas Dalam dan Genggam Jari pada Klien Post Hernioraphy dengan Nyeri Akut. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1281-1286. https://doi.org/10.37287/jppp.v4i4.1242