Persalinan Preterm pada Kehamilan Remaja

  • Aldiano Rachmantiawan Universitas Lampung
  • Rodiani Rodiani Universitas Lampung
Keywords: kehamilan remaja, persalinan preterm, persalinan prematur

Abstract

Prevalensi angka kelahiran prematur di Indonesia tahun 2018 sebanyak 29,5 per 1000 kelahiran hidup. Indonesia mendapati posisi ke-5 dengan total persalinan prematur terttingg yaitu sekitar 657.700 kasus. Penyebab utama persalinan preterm meliputi infeksi dan adanya penyakit menular seksual serta kehamilan cukup tinggi pada remaja. Fakor yang dapat menyebabkan persalinan preterm salah satunya adalah  usia ibu yang cukup berisiko yaitu usia <20 tahun dan >35 tahun. Sebanyak 14 juta remaja wanita menjadi mengalami kehamilan setiap tahunnya serta lebih dari 90% kasus terjadi di negara berkembang. Bedasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk melakukan studi pustaka mengenai persalinan preterm pada kehamilan remaja, sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan agar mengurangi mortalitas dan morbiditas baik pada ibu dan bayi. Artikel ini menggunakan metode studi literatur review dengan sumber yang digunakan dalam database elektronik yaitu NCBI, PubMed, dan Google Scholar hingga ditemukan 15 artikel terpilih dari tahun 2011-2022. Berdasarkan studi pustaka yang dilakukan persalinan preterm pada kehamilan remaja masih sering terjadi. Usia kehamilan remaja merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan persalinan preterm. Kejadian tersebut dapat meningkatkan mortalitas dan morbiditas pada ibu dan bayi karena mengakibatkan berbagai komplikasi baik saat kehamilan dan persalinan.

References

Azevedo, W. F., Diniz, M. B., Fonseca, E. S., Azevedo, L. M., & Evangelista, C. B. (2015). Complications in adolescent pregnancy: systematic review of the literature. Einstein (Sao Paulo, Brazil), 13(4), 618–626. https://doi.org/10.1590/S1679-45082015RW3127

BPS. (2017). Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI). Jakarta: Badan Pusat Statistik. Jurnal Bidan Komunitas, 2(1): 34-40.

CDC. (2021). Reproductive Health Preterm Birth. Diakses pada 30 Agustus 2022. https://www.cdc.gov/reproductivehealth/maternalinfanthealth/pretermbirth.htm#:~:text=Preterm%20birth%20is%20when%20a,2019%20to%2010.1%25%20in%202020.

Daley, A.M. (2013).Tailoring Clinical Services To Address The Unique Needs Of Adolescents From The Pregnancy Test To Parenthood.Current Problems in Pediatric and Adolescent Health Care

Destaria, S. (2011). Perbandingan Luaran Maternal dan Perinatal Kehamilan Trimester 3 antara Usia Muda dan Usia Reproduksi Sehat. [skripsi]. Universitas Diponegoro.

Hadiwijaya, E. and Kumala, A. (2019) ‘Hubungan kehamilan usia remaja dengan kejadian bayi berat lahir rendah ( BBLR ) di RSUD Ciawi-Kabupaten Bogor periode 2016-2017’, Tarumanagara Medical Journal, 1(2), pp. 270–276.

Husna, F., Aldika Akbar, M. I., & Amalia, R. B. (2021). Komplikasi Kehamilan Dan Persalinan Pada Kehamilan Remaja. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 3(2), 138–147. https://doi.org/10.20473/imhsj.v3i2.2019.138-147

Iams JD, Greene MF. (2014). Creasy and Resnik’s maternal-fetal medicine: Principles and practice. Elsevier Health Sciences.

Karlina, S. (2014). Faktor Risiko Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Tangerang Selatan Tahun 2012- 2014.

Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kemenkes RI. (2020). Rencana Aksi Program 2020-2024. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.

Meihartati, T. (2016). Hubungan kehamilan usia dini dengan kejadian persalinan prematur di ruang bersalin rumah sakit ibu dan anak paradise tahun 2015. Jurnal Delima Azhar, 2(1), 66–70. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Mochtar AB. Persalinan preterm. In: Prawirohardjo S, Saifuddin AB, editor. Ilmu kebidanan. Edisi ke-4. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2014. h. 667-676.

Nuzula;, R. F. and Kurniawati, D. D. H. F. (2020) ‘Hubungan Kehamilan Pada Usia Remaja Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (Bblr) Di Rsud Panembahan Senopati’, Jurnal Kesehatan “Samodra Ilmu”, 11(02), pp. 122–130

Ondang MC, Suparman E. 2016. Gambaran persalinan prematur pada kehamilan remaja. E-Journal Widya Kesehat dan Lingkung. 2(2):109-115.

Priyanto, L. D. (2018) “The Relationship of Age, Educational Background, and Physical Activity on Female Students with Anemia”, Jurnal Berkala Epidemiologi, 6(2), pp. 139–146. doi: 10.20473/jbe.V6I22018.139-146.

Purba, E. M., Rahayujati, T. B. and Hakimi, M. (2016) ‘Kehamilan usia remaja dan kejadian bayi berat lahir rendah di kabupaten Gunungkidul Teenage pregnancy and low birth weight infants in Gunungkidul’, BKM Journal of Community Medicine and Public Health), 32(1), 13–20

Rahmawati, I., Mutiara, V. siska, Absari, N., & Andini, P. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Persalinan Prematur. Professional Health Journal, 2(2), 112–121.

Rochjati, Poedji (2011) Skrining Antenatal Pada Ibu Hamil Edisi 2.Surabaya: Pusat Penerbitan dan Percetakan UNAIR

Sembiring, J., Pratiwi, Sarumaha. (2019). Hubungan usia, paritas dan usia kehamilan dengan bayi berat lahir rendah di rumah sakit umum mitra medika medan.

Siregar, M., Simbolon, J. L., & Sitompul, E. S. (2020). Pemberdayaan Anak Remaja dalam Pencegahan Kehamilan Usia Dini di SMA Swasta Santa Maria Tarutung. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Kesehatan), 2(2), 95–99.

Sulistiarini D, Berliana SM. Faktor-faktor yang mempengaruhi kelahiran prematur di indonesia: analisis data riskesdas. E-journal widya kesehatan dan lingkungan. 2013;1:109-15.

Surya, R., & Pudyastuti, S. (2019). Persalinan Preterm. Cermin Dunia Kedokteran, 46(1), 28–32. http://103.13.36.125/index.php/CDK/article/view/533/318

Wahyuni, R., & Rohani, S. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan. Jurnal Bidan Komunitas, 2(1), 61–68.

WHO. (2020). Preterm Birth. Diaskses pada 30 Agustus 2022 https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/preterm-birth

Zulaikha, N., & Minata, F. (2021). Analisa Determinan Kejadian Kelahiran Prematur di RSIA Rika Amelia Palembang. Jksp, 4(1), 24–30. http://ojs.ukmc.ac.id/index.php/JOH

Published
2022-09-14
How to Cite
Rachmantiawan, A., & Rodiani, R. (2022). Persalinan Preterm pada Kehamilan Remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1135-1142. https://doi.org/10.37287/jppp.v4i4.1217