Edukasi Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) untuk Pemenuhan Nutrisi pada Balita Stunting

  • Nuraina Nuraina Program Diploma III Kebidanan, Universitas Al-Muslim Bireuen-Aceh
  • Cut Azizah Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Universitas Al-Muslim Bireuen-Aceh
  • M. Aqsal Rizkyan Program Studi Teknik Sipil, Universitas Al-Muslim Bireuen-Aceh, Jln Almuslim
  • Rahmat Zaki Program Studi Teknik Sipil, Universitas Al-Muslim Bireuen-Aceh, Jln Almuslim
  • Mohd. Rival Firdaus Program Studi Teknik Sipil, Universitas Al-Muslim Bireuen-Aceh, Jln Almuslim
Keywords: edukasi, daun kelor, pemantauan, stunting

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi yang harus segera di tuntaskan di Indonesia agar menghasilkan generasi cerdas dan berkualitas. Pemerintah mengupayakan untuk percepatan penurunan angka stunting di Indonesia dengan mengeluarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Hasil survei awal dan diskusi dengan bidan Desa Cot Keumudee terdapat 4 (empat) orang balita yang mengalami stunting. Stunting yang terjadi di desa Cot Keumudee disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya orang tua tentang gizi untuk kesehatan anak. Berdasarkan hal tersebut kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang edukasi pemanfaatan daun kelor sangat penting dilakukan agar kejadian balita stunting bisa di atasi di Desa Cot Keumudee. Edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat pemberian daun kelor kepada balita stunting serta memberdayakan masyarakat untuk menanam pohon kelor sehingga dapat dipergunakan dalam pemenuhan nutrisi kehidupan sehari-hari. Peserta kegiatan 47 orang ibu balita stunting dengan metode pelaksanaan penyuluhan dan pemantauan pada balita stunting. Hasil Pretest mayoritas berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 18 orang (38,30%) dan kategori cukup sebanyak 17 orang (36,17%). Sedangkan hasil Posttest mayoritas berada pada kategori baik yaitu sebanyak 20 orang (42,55%) dan kategori sangat baik dan cukup sebanyak 10 orang (21,28%).

References

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2014). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019. Jakarta

Bhuvaneswari, G. Ganiger, V.M. Madalageri, M.B. (2014). Nutrient composition and sensory evaluation of drumstick (Moringa oleifera Lam.) leaf products. Proceeding SEAVEG. Families, Farms, Food: Sustaining small-scale Vegetables Production and Marketing Systems for Food and Nutrition Security. Bangkok- Thailand, 25-27 Pebruary 2014. Pp:290-297

Das, A. K., Rajkumar, V., Verma, A. K., & Swarup, D. (2012). Moringa oleifera leaves extract: A natural antioxidant for retarding lipid peroxidation in cooked goat meat patties. International Journal of Food Science and Technology, 47, 585–591

Dewi DP. (2018). Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera L.) pada Cookies Terhadap Sifat Fisik, Sifat Organoleptik, Kadar Proksimat, dan Kadar Fe. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia.1(2):104

Hamidiyah A, Ningsih DA, Fitria L. (2019). Pengaruh Fortifikasi Nugget Moringa Oleifera Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin. Jurnal Ilmiah Kebidanan.6(2):135–42

Kemenkes RI. 2016. Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Situasi Balita Pendek. Jakarat Selatan. Available from: http://carlosmotta.com.br/design/poltrona-asturias/

Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Jakarta

Muliawati D, Sulistyawati N. (2019). Pemberian Ekstrak Moringa Oleifera Sebagai Upaya Preventif Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Kesehatan Madani Medika. 10(2):123–31

Muthukumar, M., Naveena, B. M., Vaithiyanathan, S., Sen, A. R., & Sureshkumar, K. (2012). Effect of incorporation of Moringa oleifera leaves extract on quality of ground pork patties. Journal of Food Science and Technology http:// dx.doi.org/10.1007/ s13197-012-0831-8

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nweze, N.O, & Nwafor, F.I. (2014). Phytochemical, Proximate And Mineral Composition Of Leaf Extracts Of Moringa Oleifera Lam. Journal of Pharmacy and Biological Science, 9, 99–103

Shah. M. A., Bosco, S. J. D., & Mir, S. A. (2015). Effect of Moringa oleifera leaf extract on the physicochemical properties of modified atmosphere packaged raw beef. Food Packaging and Shelf Life, 3, 31–38

Tekle, A, et al. (2015). Nutritional Profile of Moringa Stenopetala Species Samples Collected from Different Places in Ethiopia. European Journal of Nutrition & Food Safety, 5(5):1100-1101

Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). (2017). 100 Kabupaten/Kota Prioritas Untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). Jakarta

UNICEF. (2018). UNICEF-WHO-World Bank. Joint Child Malnutrition Estimates 2018 edition – interactive dashboard. Available from: https://data.unicef.org/resources/global-nutrition-report-2017-nourishingsdgs/

Published
2021-12-28
How to Cite
Nuraina, N., Azizah, C., Rizkyan, M. A., Zaki, R., & Firdaus, M. (2021). Edukasi Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) untuk Pemenuhan Nutrisi pada Balita Stunting. Jurnal Peduli Masyarakat, 3(4), 473-480. https://doi.org/10.37287/jpm.v3i4.773