https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JHGC/issue/feed Journal of Health Guidance and Counseling 2026-04-01T15:46:30+00:00 Livana PH livana.ph@gmail.com Open Journal Systems <p><img src="/public/site/images/nimda/Cover_JHGC_tunggal.png" width="281" height="397">Journal<strong> of Health Guidance and Counseling</strong> is the official, peer-reviewed, open-access, electronic journal of Global Health Science Group, dedicated to research and commentary on empirical, theoretical and innovative topics in the profession of school counseling and related areas. The goal in establishing <strong>Journal of Health Guidance and Counseling</strong> <em>&nbsp;</em>was to create an exciting new resource for the school counseling profession and related area with relevant and up-to-date material.</p> <p>The topics related to this journal include but are not limited to: school counseling; career counseling; couple, marriage, and family counseling; mental health; counseling supervision; theory development; educational psychology; professional counseling ethics; international counseling and multicultural issues; program applications; and integrative reviews from counseling and related fields, public health, health promotion, environmental health, occupational health, clinical aspects related to health, healthcare services, health policy and management, school health, food health, remote health, rural health, community health, mental health, adolescent health, industrial health, circumpolar health, drug health, equity in health, reproductive health care, urban health, health geographics, women's health, paediatrics and child health.</p> <p>&nbsp;</p> https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JHGC/article/view/7522 Pengaruh Religiusitas dan Dukungan Sosial Keluarga terhadap Kesepian (Lonelines) pada Lansia 2026-04-01T14:44:37+00:00 Wildan Aziza smashback090@gmail.com Rischa Pramudia Trisnani pramudiarischa@unipma.ac.id Juwita Finayanti juwita@unipma.ac.id <p>Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan kesejahteraan psikologis, salah satunya adalah kesepian (<em>loneliness</em>) yang dapat memicu depresi dan penurunan kualitas hidup. Di Kabupaten Ponorogo, populasi lansia terus meningkat, namun observasi menunjukkan bahwa masih banyak lansia yang menghadapi tantangan isolasi sosial meskipun hidup dalam lingkungan pedesaan yang komunal. Secara teoritis, religiusitas dan dukungan sosial keluarga dianggap sebagai faktor protektif utama dalam menjaga kesehatan mental lansia. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk menguji secara empiris apakah tingginya nilai religiusitas dan dukungan keluarga di pedesaan benar-benar efektif mereduksi tingkat kesepian, mengingat masih terbatasnya studi yang menelaah dinamika variabel tersebut secara spesifik di wilayah pedesaan seperti Desa Blembem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas dan dukungan sosial keluarga terhadap tingkat kesepian pada lansia di Desa Blembem, Kabupaten Ponorogo. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain <em>Ex Post Facto</em>. Populasi penelitian mencakup seluruh lansia di desa tersebut, dengan sampel sebanyak 92 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling (<em>random sampling</em>). Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas lansia memiliki tingkat religiusitas tinggi dan dukungan sosial keluarga yang baik, namun tingkat kesepian mereka berada pada kategori sedang. Hasil uji hipotesis membuktikan bahwa religiusitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kesepian (<em>Sig</em>. 0,847 &gt; 0,05) dan dukungan sosial keluarga juga tidak berpengaruh signifikan (<em>Sig</em>. 0,410 &gt; 0,05). Secara simultan, kedua variabel hanya memberikan kontribusi pengaruh sebesar 0,8% (). Temuan ini menyimpulkan bahwa tingginya religiusitas dan dukungan keluarga tidak serta-merta menjamin rendahnya kesepian pada lansia di wilayah studi, mengindikasikan adanya dominasi faktor eksternal lain di luar model yang lebih determinan dalam memengaruhi kondisi psikologis lansia.</p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JHGC/article/view/7608 Peningkatan Tingkat Pengetahuan Anak Usia Sekolah melalui Edukasi tentang Kekerasan Seksual Menggunakan Video Animasi 2026-04-01T15:46:30+00:00 Kamila Muayyida livana.ph@gmail.com Riani Pradara Jati livana.ph@gmail.com Livana PH livana.ph@stikeskendal.ac.id Riani Pradara Jati livana.ph@gmail.com Rina Anggraeni livana.ph@gmail.com <p>Saat ini, kekerasan terkait seks menjadi salah satu isu yang sangat penting di seluruh dunia, termasuk di kalangan anak-anak yang semakin sering menjadi korban di Indonesia. Pengetahuan anak tentang kekerasan seksual masih tergolong rendah, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman mereka melalui edukasi, Sebagai salah satu pendekatannya, menggunakan video animasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menganalisis pengaruh edukasi tentang kekerasan seks menggunakan video animasi terhadap tingkat pengetahuan pada anak usia sekolah di MI Muhammadiyah Sambongsari. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain <em>Quasi Eksperiment</em> menggunakan rancangan <em>With Control Grup</em>, metode yang diterapkan dengan pendekatan pretest-posttest, dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2024. Sampel penelitian terdiri dari 72 responden, yaitu siswa dan siswi kelas 1, 2, dan 3 di MI Muhammadiyah Sambongsari, dengan 36 responden berada dalam kelompok intervensi dan 36 responden dalam kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah terbukti valid dan reliabel. Data dianalisis dengan metode analisis univariat dan bivariat, termasuk uji chi-square dan independent samples T-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari edukasi mengenai kekerasan seksual menggunakan video animasi terhadap tingkat pengetahuan anak usia sekolah di MI Muhammadiyah Sambongsari, dengan nilai p sebesar 0,028 (p &lt; 0,05).</p> <p>&nbsp;</p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##