Kepatuhan Peserta Prolanis: Tinjauan Faktor Pelayanan Kesehatan dan Perilaku Kesehatan: Narrative Review

  • Noni Widiawatie Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Evi Mulyani Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Keywords: kepatuhan terhadap pengobatan, pelayanan kesehatan, perilaku kesehatan, program pengelolaan penyakit kronis, prolanis

Abstract

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan strategi BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup peserta yang menderita penyakit kronis, khususnya diabetes mellitus dan hipertensi. Kepatuhan peserta merupakan faktor kunci dalam keberhasilan program ini. Tujuan penelitian ini adalah kepatuhan peserta Prolanis dengan pengelolaan penyakit kronis di pelayanan kesehatan primer. Metode yang digunakan adalah Narrative Review, proses pencarian literatur dilakukan melalui database Google Scholar, Garuda, Pubmed, dan Sciencedirect menggunakan kata kunci “pelayanan kesehatan”, “perilaku kesehatan”, “kepatuhan”, “Prolanis”. Dari total 25 artikel yang ditemukan, 16 artikel di eksklusi karena terdapat duplikasi, tidak menyertakan data hasil yang lengkap (tidak ada abstrak) dan fokus yang tidak relevan sehingga total yang digunakan sebanyak 9 artikel. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kepatuhan peserta Prolanis dipengaruhi oleh berbagai faktor multidimensional, termasuk faktor individu (lamanya keanggotaan, tingkat pengetahuan, dan pendidikan), faktor layanan kesehatan (komunikasi dengan tenaga kesehatan, partisipasi dalam konseling, dan intervensi pendidikan), serta faktor dukungan sosial dan keluarga. Kesimpulannya, penguatan implementasi Prolanis perlu difokuskan pada pendekatan pendidikan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas komunikasi oleh tenaga kesehatan, dan keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat dalam pengelolaan penyakit kronis.

 

References

Aditama, L., Athiyah, U., Utami, W., Rahem, A. (2019). Adherence behavior assessment of oral antidiabetic medication use: a study of patient decisions in long-term disease management in primary health care centers in Surabaya. Journal of Basic and Clinical Physiology and Pharmacology.

BPJS Kesehatan. (2014). Panduan praktis Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Jakarta: BPJS Kesehatan.

Byun, D.H., Chang, R.S., Park, M.B., Son, H.R., Kim, C.B. (2021). Prioritizing Community-Based Intervention Programs for Improving Treatment Compliance of Patients with Chronic Diseases: Applying an Analytic Hierarchy Process. International Journal of Environmental Research and Public Health. doi.org/10.3390/ijerph18020455.

Ding, H., Chen, Y., Yu, M., Zhong, J., Hu, R., Chen, X., Wang, C., Xie, K., Eggleston, K. (2021). The Effects of Chronic Disease Management in Primary Health Care: Evidence from Rural China. Journal of Health Economics.

Duong, D.B., Minh, H.V., Ngo, L.H., Ellner, A.L. (2018). Readiness, Availability and Utilization of Rural Vietnamese Health Facilities for Community Based Primary Care of Non-communicable Diseases: A Cross-Sectional Survey of 3 Provinces in Northern Vietnam.

International Journal Health Policy Manag 2019, 8(3), 150–157. 10.15171/ijhpm.2018.104

Gustianto, V., Sadik, D., & Gusti, Y. T. (2020). Hubungan dukungan keluarga dalam program Prolanis dengan kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Kota Metro tahun 2019. Jurnal Keperawatan.

Harahap, S. M., Hariati, & Hayati, K. (2021). Faktor determinan yang berhubungan dengan kepatuhan penderita diabetes mellitus dalam kegiatan Prolanis BPJS Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Haris, R. N. H., Masrida, W. O., Ali, N. F. M., Fitriani, R. D., Irwan, & Hayati, S. (2024). Gambaran kepatuhan minum obat pasien Prolanis di Puskesmas Wua-Wua. Jurnal Farmasi dan Kesehatan.

Jindal, D., Gupta, P., Jha, D., Ajay, V.S., Goenka, S., Jacobb, P., Mehrotrac, K., Perel, P., Nyong, J., Roy, A., Tandon, N., Prabhakaran, D., Patel, V. (2018). Development of mWellcare: an mHealth intervention for integrated management of hypertension and diabetes in low-resource settings. Global Health Action. doi.org/10.1080/16549716.2018.1517930.

Kurniawan, G., Purwidyaningrum, I., & Herdwiani, W. (2022). Hubungan kepatuhan penggunaan obat dengan tekanan darah dan kualitas hidup peserta Prolanis hipertensi di Kabupaten Demak. Jurnal Kesehatan.

Langu, A., Apriyanto, F., & Norma, D. R. (2025). Hubungan komunikasi petugas kesehatan terhadap kepatuhan peserta mengikuti kegiatan Prolanis di Puskesmas Mojolangu Kota Malang. Jurnal Pelayanan Kesehatan.

Larasati, N., & Husna, N. (2019). Pengaruh Prolanis dan kepatuhan minum obat terhadap tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Gamping 1. Jurnal Keperawatan.

Mahmuda, I. R., Roisah, & Salam, A. Y. (2023). Pengaruh edukasi emo-demo terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi pada peserta Prolanis. Jurnal Keperawatan Komunitas.

Ministry of Health of the Republic of Indonesia, Health Research and Development Agency. (2018). Report on Indonesian basic health research results (Riskesdas) 2013. Jakarta: Ministry of Health of the Republic of Indonesia.

Noncommunicable Diseases. Sept 25, 2025. https://www. who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases.

Pangesti, D. N., Andoko, Keswara, U. R., & Bahri, I. S. (2021). Kepatuhan mengikuti program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) dengan stabilitas gula darah pada penderita diabetes melitus. Jurnal Ilmu Kesehatan.

Pebriyani, U., Rafie, R., Agustina, R., & Zakariya, N. (2022). Gambaran kepatuhan pelaksanaan program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) BPJS Kesehatan pada pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Kedaton Kota Bandar. Jurnal Kesehatan.

Puspita, F. A., & Rakhma, L. R. (2018). Hubungan lama kepesertaan Prolanis dengan tingkat pengetahuan gizi dan kepatuhan diet pasien diabetes mellitus di Puskesmas Gilingan Surakarta. Jurnal Kesehatan.

Putri, G., Agustina, R., & Mustofa, F. L. (2020). Sosiodemografi dengan kepatuhan peserta Prolanis di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Pramana, G. A., Dianingati, R. S., & Saputri, N. E. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien hipertensi peserta Prolanis di Puskesmas Pringapus Kabupaten Semarang. Jurnal Farmasi Klinik.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

Widarto, Prasetya, J., & Anggraeni, N. A. (2025). Social support dan perceived benefit berpengaruh terhadap kepatuhan pasien Prolanis di wilayah kerja Puskesmas Dlingo Bantul. Jurnal Promosi Kesehatan.

Wilantara, M. F. R., Mayasari, N. M. E., Zainora, & Badri, P. R. A. (2025). Keikutsertaan Prolanis berhubungan dengan kepatuhan konsumsi obat hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Worrall, C., Shirley, D., Bullard, J., Dao, A., Morrisette, T. (2025). Impact of a clinical pharmacist-led, artificial intelligenceesupported medication adherence program on medication adherence performance, chronic disease control measures, and cost savings. Journal of the American Pharmacist Association.

World Health Statistics 2024: monitoring health for the SDGs, Sustainable Development Goals. May 21, 2024. https://www.who. int/data/gho/publications/world-health-statistics

Yudia, N., Syafrita, Y., Machmud, R. (2017). Perbedaan Fungsi Kognitif Antara Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dan Non Diabetes Melitus di RSUP DR M Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas.

Published
2025-10-31
How to Cite
Widiawatie, N., & Mulyani, E. (2025). Kepatuhan Peserta Prolanis: Tinjauan Faktor Pelayanan Kesehatan dan Perilaku Kesehatan: Narrative Review. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 6(2), 229-234. https://doi.org/10.37287/ijnhs.v6i2.7524