Faktor Determinan Depresi Post Partum

  • Dian Nur Adkhana Sari STIKES Surya Global
  • Rizki Yulia Purwitaningtyas STIKES Rustida Banyuwangi
  • Utari Utari Universitas Nurul Hasanah Kutacane
  • Eka Oktavianto STIKES Surya Global
  • Endar Timiyatun STIKES Surya Global
  • Suryati Suryati STIKES Surya Global
Keywords: bounding attachment, dukungan tenaga kesehatan, jenis persalinan, paritas, pekerjaan, pendidikan, postpartum blues, status ekonomi

Abstract

Postpartum blues merupakan sindroma gangguan efek yang ringan sering tampak dalam minggu pertama setelah persalinan. Apabila kejadian postpartum blues ini tidak ditangani dengan benar maka akan berlanjut menjadi penyakit/gangguan mental  postpartum depression atau postpartum psychosis. Faktor-faktor yang mempengaruhi postpartum blues diantaranya pendidikan, status ekonomi,  bounding attachment, jenis persalinan, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, usia dan paritas dan dukungan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan, status ekonomi,  bounding attachment, jenis persalinan, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, usia dan paritas dan dukungan tenaga kesehatan dengan kejadian postpartum blues di wilayah rumah sakit Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimen dengan rancangan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling atau tidak sengaja atau insidental sampling sebanyak 147 responden. Instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah valid. Tehnik analisa menggunakan uji kendall tau dan Chi Square. Hasil penelitian ini menujukkan ada hubungan mengetahui pendidikan, status ekonomi,  bounding attachment, jenis persalinan, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, usia dan paritas dan dukungan tenaga kesehatan dengan kejadian postpartum blues di Rumah Sakit wilayah Sleman Yogyakarta  dengan nilai p-value=0,000 (<0,05). Faktor determinan depresi post partum antara lain mengetahui pendidikan, status ekonomi, bounding attachment, jenis persalinan, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, usia dan paritas dan dukungan tenaga kesehatan.

References

Ayu, M. (2022). Inilah 5 Jenis Kanker dengan Jumlah Kematian Tertinggi di Indonesia. Databoks.

Dewi, E. U., & Widari, N. P. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Kanker Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Yayasan Kanker Indonesia Surabaya. Jurnal Keperawatan, 10(2), 10–19. https://doi.org/10.47560/kep.v10i2.289

Irawan, E., Hayati, S., & Purwaningsih, D. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Penderita Kanker Payudara. Jurnal Keperawatan BSI, 5(2), 121–129.

Jayanti, N. P. I., Cahyono, H. D., & Prasetyo, H. (2023). Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi. Jurnal Keperawatan Malang, 8.

Kariadi, K. R. (2024). menyarankan Anda Tahu, Apa dan Bagaimana Kemoterapi. Kemenkes RS Kariadi.

Marwin, M., Perwitasari, D. A., Purba, F. D., Candradewi, S. F., & Septiantoro, B. P. (2021). Hubungan Karakteristik Terhadap Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(3), 505–512. https://doi.org/10.25026/jsk.v3i3.551

Retnaningsih, D., Khoirunnisa, V. A., Rohana, N., Widya, U., & Semarang, H. (2022). Dukungan Keluarga Terhadap Perawatan Palliative pada Pasien Ca Mamae. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 13(1), 49–64. https://doi.org/https://doi.org/10.34035/jk.v13i1.809

Retnaningsih, M. I. N. D. (2024). Hubungan Self Acceptance dengan Resiliensi pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad, 17(2), 7–15. https://e-jurnal.universitasalirsyad.ac.id/index.php/jka/article/view/344

Saptowulan, S., & Maulina, D. (2023). Gambaran Peresepan Kemoterapi Oral Pada Pasien Kanker Payudara Di Rs X Di Jakarta Timur Poltekkes Hermina Jakarta Prodi D-III Farmasi 2) maulinadevi2011@gmail.com, Poltekkes Hermina Jakarta Prodi D-III Farmasi. Indonesian Journal of Health Science, 3(2), 136–141.

Sari, P. puspita. (2022). Hubungan Lama Hemodialisa Dengan Kejadian Pruritus (pp. 48–49).

Subekti, R. T. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, 8(1), 1. https://doi.org/10.47218/jkpbl.v8i1.74

Syolihan Rinjani Putri, D., Utami, M., Nur Fitriana, R., & Yulianto, S. (2023). Dukungan keluaraga dapat berpengaruh pada kasus kualitas hidup pasien kanker paru yang menjalaki kemoterapi. Journal of Advanced Nursing and Health Sciences, 4(1)(January), 119–123.

Titik Rusmiati, & Lisda Maria. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Pasien Kanker Payudara Yang Telah Kemoterapi. Jurnal Kesehatan Dan Pembangunan, 13(25), 159–169. https://doi.org/10.52047/jkp.v13i25.195

Vera Sesrianty, Tri Selsa, L. F. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 4(4657), 78–84.

Wahyuni, F. A., Supadmi, W., & Yuniarti, E. (2023). Hubungan Regimen Kemoterapi Terhadap Kualitas Hidup Pasien Kanker Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Pharmacia, 1(2), 1–11

Wardana, N., & Ernawati, R. (2019). Hubungan Usia dan Aktivitas Fisik dengan Jenis Kanker di Ruang Kemoterapi RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Borneo Student Research (BSR), 2018, 159–165.

Widyastuti, F. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien yang menjalani haemodialisa di rumah sakit aminah tangerang. Indonesian Trust Nursing Journal (ITNJ), 1(3), 64–69.

Yanti Silaban, N., & Edisyah Putra Ritonga. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Motivasi Untuk Sembuh Pada Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi Di Rsu. Imelda Pekerja Indonesia. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 7(2), 157–163. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v7i2.615

Zulfa Diana. (2020). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi. Repository Unisula.

Published
2025-04-28
How to Cite
Sari, D. N. A., Purwitaningtyas, R. Y., Utari, U., Oktavianto, E., Timiyatun, E., & Suryati, S. (2025). Faktor Determinan Depresi Post Partum. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 6(1), 37-46. https://doi.org/10.37287/ijnhs.v6i1.5741