https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/GJPH/issue/feedGlobal Journal of Public Health2024-06-30T00:00:00+00:00Livana PHlivana.ph@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Global Journal of Public Health </strong>dengan nomor registrasi ISSN xxxx-xxxx (Online) merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Kesehatan Masyarakat dengan kajian keilmuan antara lain: Epidemiologi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Promosi Kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Kesehatan Ibu Anak dan Kespro serta Biostatistik Kesehatan yang diterbitkan oleh Global Health Science Group secara berkala 2 kali dalam satu tahun (Juni dan Desember)</p>https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/GJPH/article/view/2368Hubungan Penggunaan dan Jarak Pandang Gadget dengan Ketajaman Penglihatan pada Remaja yang Periksa di Optik Djibran Jepara2023-11-18T10:26:11+00:00Saiful Muhammad Abidinprasetyo.kesmas@gmail.comEko Prasetyoprasetyo.kesmas@gmail.com<p>Penggunaan <em>gadget</em> saat ini sangat meningkat drastis dikalangan remaja, penggunaan lama<em> gadget</em> yang salah serta frekuensi penggunaan <em>gadget</em> yang berlebihan, posisi yang tidak benar dan intensitas pencahayaan yang tidak baik akan berdampak terhadap ketajaman penglihatan pada remaja akan berakibat ada kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-harinya. Tujuan dari penelian ini untuk mengetahui hubungan lama penggunaan gadget pada remaja yang periksa di Optik Djibra Jepara. Penelitian menggunakan metode: <em>simple random sampling</em>. Teknin pengumpulan data menggunakan kuesioner. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan observasi menggunakan <em>snellen-chart</em>, dengan jumlah responden yaitu 62 orang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebagaian besar responden yang selalu menggunakan <em>gadget</em> sebanyak 26 responden (36%) mengalami perubahan ketajaman penglihatan rendah, dan responden yang tidak menggunakan <em>gadget </em>hanya 4 responden (5%) yang mengalami perubahan ketajaman penglihatan rendah. Hasil uji statistik menunjukkan ρ(0,000) > (0,05) ada hubungan lama penggunaan <em>gadget</em> dengan ketajaman penglihatan pada remaja.Responden mengalami perubahan ketajaman penglihatan dengan lama penggunaan <em>gadget</em> selalu. Ketajaman penglihatan responden adalah rendah. Ada hubungan lama penggunaan <em>gadget</em> dengan ketajaman penglihatan pada remaja.</p>2023-11-18T10:06:55+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/GJPH/article/view/2430Analisis Kondisi Sanitasi Lingkungan Rumah Penderita Stunting di Desa Glagah Waru Kecamataan Undaan Kabupaten Kudus2023-11-18T10:26:11+00:00Cindy Setiyowaticindysty19@gmail.comDavid Laksamana Caesarcindysty19@gmail.com<p>Faktor sanitasi lingkungan yang buruk meliputi akses air bersih yang tidak memadai, penggunaan fasilitas jamban yang tidak sehat dan perilaku hygiene mencuci tangan yang buruk berkontribusi terhadap peningkatan penyakit infeksi seperti diare, <em>Environmental Enteric Dysfunction (EED), </em>cacingan, serta stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sanitasi lingkungan rumah penderita stunting di Kabupaten Kudus. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik. Penentuan jumlah sampel menggunakan total sampling didapatkan jumlah sampel populasi 28 responden. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan lembar observasi berupa lembar ceklis penelitian rumah sehat, lembar pengukuran tinggi badan balita. Data hasil penelitian yang telah didapatkan dianalisis dengan menggunakan metode SPSS <em>(Statistical Product and Service Solutions)</em> analisis data ini menggunakan analisis Univariat. Berdasarkan hasil uji distribusi frekuensi air bersih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 16 responden (57.1%) sedangkan yang memenuhi syarat sebanyak 12 responden (42.9%). Hasil uji distribusi frekuensi kepemilikan jamban yang tidak memenuhi syarat sebanyak 18 responden (64.3%) sedangkan yang memenuhi syarat sebanyak 10 responden (35.7%). Hasil menunjukkan bahwa keadaan air bersih dan kepemilikan jamban pada masyarakat Desa Glagah Waru Kecamatan Undaan tergolong tidak memenuhi syarat. </p>2023-11-18T10:13:45+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/GJPH/article/view/2431Hubungan Komitmen Organisasional dengan Manajemen Puskesmas Di Puskesmas Tayu II Kabupaten Pati2023-11-18T10:26:11+00:00Khurniati Khurniatiazzayusriyya@gmail.comAbdul Wachidazzayusriyya@gmail.com<p>Manajemen Puskesmas secara efektif, efisien, dan berkualitas merupakan rangkaian kegiatan rutin berkesinambungan, harus selalu dipantau secara berkala dan dikendalikan sepanjang waktu, agar Puskesmas dapat memberikan pelayanan Kesehatan yang terbaik kepada masyarakat di wilayah kerjanya. Permasalahan dalam komitmen organisasi di puskesmas semua pegawai mempunyai komitmen yang baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan komitmen organisasional dengan pelaksanaan manajemen puskesmas di Puskesmas Tayu II. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah karyawan di Puskesmas Tayu II sebanyak 52 orang. Sampel mengambil seluruh populasi untuk dijadikan sampel penelitian. Analisis data menggunakan <em>Rank Spearmant. </em>Hasil penelitian menunjukan komitmen organsiasi karyawan di Puskesmas Tayu II sebagian besar baik sebanyak 45 orang (86,5) dan kategori cukup sebanyak 7 orang (13,5%). Pelaksanaan manajemen puskesmas di Puskesmas Tayu II sebagian besar baik sebanyak 50 orang (96,25) dan kategori cukup sebanyak 2 orang (3,8%). Ada hubungan komitmen organisasi karyawan dengan pelaksanaan manajemen puskesmas di Puskesmas Tayu II. Diharapkan dapat meningkatkan komitmen organisasi karyawan agar pelaksanaan manajamen puskesmas berjalan dengan optimal sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dan meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat di wilayah kerjasanya.</p>2023-11-18T10:15:51+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/GJPH/article/view/2432Analisis Postur Kerja Menggunakan Rapid Entire Body Assesment (REBA) dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Industri Tahu2023-11-18T10:26:12+00:00Maulana Syarif Hidayatullahmaulanash0057@gmail.comEko Prasetyoprasetyo.kesmas@gmail.com<p>Menurut ILO (<em>International Labour Organitation</em>) sebanyak 337 juta kecelakaan kerja terjadi setiap tahunnya di seluruh dunia yang mengakibatkan 2,3 juta pekerja kehilangan nyawanya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan postur kerja kejadian <em>musculoskeletal disorders</em> pada karyawan Industri Tahu Sido Maju Grobogan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian <em>croos sectional</em>, yaitu penelitian dimana variable yang ada diobservasi pada waktu yang bersamaan. Variabel yang diteliti pada penelitian ini yaitu analisis sikap kerja dengan kejadian <em>mus</em><em>c</em><em>uloskeletal</em> <em>disorders</em>. Hasil penelitian menujnjukan bahwa ini sebanyak 76,6% memiliki resiko postur kerja sedang, 23,4% beresiko tinggi. Kejadian MSDs pada pekerja 40% beresiko rendah, 60% beresiko sedang. Penghitungan korelasi antara postur kerja dengan kejadian MSDs menggunakan SPSS menunjukkan tidak adanya hubungan dengan nilai P-value 0.392. Kesimpulan tidak adanya hubungan antara postur kerja dengan kejadian MSDs pada pekerja pabrik tahu sido maju.</p>2023-11-18T10:17:42+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/GJPH/article/view/2433Faktor Faktor yang berhubungan dengan Keberhasilan Pencapaian Indeks Keluarga Sehat pada Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK)2023-11-18T10:26:12+00:00Lusia Ismayantiswahyuningsih595@gmail.comSri Wahyuningsihswahyuningsih595@gmail.com<p>Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan serta meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga. Kunjungan rumah (keluarga) dilakukan secara terjadwal dan rutin, dengan memanfaatkan data dan informasi dari Profil Kesehatan Keluarga (Prokesga). Penelitian ini untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pencapaian indeks keluarga sehat pada program PIS PIK. Metode penelitian kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan <em>cross</em><em> s</em><em>ectional. </em>sampel sebanyak 69 KK dari populasi 686 KK di Desa Sukolilo Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Ada hubungan pengetahuan dengan pencapaian Indeks Keluarga Sehat ((p value 0,011). Ada hubungan peran petugas kesehatan dengan pencapaian Indeks Keluarga Sehat (p value 0,002). Ada hubungan peran tokoh masyarakat dengan pencapaian Indeks Keluarga Sehat (p value 0,004). Kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang indikator keluarga sehat, serta berperan aktif dalam meningkatkan derajad kesehatan masyarakat</p>2023-11-18T10:19:50+00:00##submission.copyrightStatement##