Health Workers Motivation in the Implementation Early Initiation of Breastfeeding

  • Eka Nur Fitriana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Yuni Puji Widiastuti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Istioningsih Istioningsih Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Keywords: early initiation of breastfeeding, health worker, motivation

Abstract

Early initiation of breastfeeding is the right of every baby. The obligation for health workers who provide assistance during labor is giving early   initiate breastfeeding. However, not all babies are given an IMD and not all health workers do this. The causes are the lack of motivation of health workers in implementing early initiation of breastfeeding. The purpose of this study was to determine the motivation of health workers in implementation early initiation of breastfeeding at RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. The research design used is quantitative with descriptive methods. The sample in this study amounted to 28 respondents with a total sampling technique. Instruments in the form of a questionnaire. Data analysis uses univariate. The results showed that the motivation of health workers in implementing Early Breastfeeding Initiation was in the "medium" category as much as 57.1%. Intrinsic motivation of health workers in the implementation of early breastfeeding initiation is mostly done, namely happy when the IMD is successful. Extrinsic motivation of health workers in the implementation of early breastfeeding initiation is mostly done by conducting IMD because there is a policy from the government. This research is expected to be used as input for health workers, especially midwives, in increasing motivation to provide early breastfeeding initiation.

References

Agus Aan Ardiansyah. (2017). Pengaruh Usia dan Lama Kerja Bidan Terhadap Kesadaran Sosial Bidan Dalam Pemberian Tablet FE Pada Ibu Hamil : Jurnal IKESMA Vol. 13 No. 2 Hal. 94-102 http://jurnal.unej.ac.id
Ambarwati & Yohana, Antin. (2018). Gambaran Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Pada Ibu Bersalin. : Jurnal Profesi Keperawatan Vol.5 No.1 Hal.44-56 http://jurnal.akperkridahusada.ac.id
Aprilia,Y. (2010). Hipnostetri : Rileks, Nyaman, dan Aman Saat Hamil & Melahirkan. Jakarta : Gagas Media
Bahri Kamal & Hesti Widianti. (2015). Pengaruh Gaji Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Pada SPBN (Stasiun Penghasilan Bahan Bakar Nelayan) Karyawan Mina Kota Tegal. Hal. (177-184) https://www.ejournal.poltektegal.ac.id
Dahlan, Sopiyudin. (2018). Membuat Proposal Penelitian Bidang Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta : Sagung Seto
Imram Radne Rimba Putri & Elsye Maria Rosa (2015). Analisis Motivasi Kerja Perawat di Ruang Inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II: Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia Vol. 3 No.2 Hal. 82-90
Intan Dwi Cahyani., Ida Wahyuni & Bina Kurniawan. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja pada perawat rumah sakit jiwa : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 Hal. 76-85
Maria H, B. (2017). Manajemen Keperawatan Konsep dan Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan Profesional. Yogyakarta : Pustaka Baru Press.
Maryunani A. (2012). Inisiasi Menyusu Dini, Asi Eksklusif dan Manajemen Laktasi. Jakarta : Trans Info Media
Nazir. (2014). Metode Penelitian. Bogor : Ghalia Indonesia
Notoatmodjo S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
___________ . (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
Novianti & Rizkianti, Anissa. (2016). Dukungan Tenaga Kesehatan Terhadap Pelaksanaan IMD: Studi Kasus Di RS Swasta X Dan RSUD Y Di Jakarta. : Jurnal Kesehatan Reproduksi Vol.7 No.2. Hal.95-108 http://ejournal.litbang.depkes.go.id
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. Jakarta : Pemerintah Republik Indonesia
Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI. (2018). Menyusui Sebagai Dasar Kehidupan. Jakarta : Kemenkes diakses pada tanggal 08 Oktober 2019 www.depkes.go.id
Putri, A dkk. (2014). Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kegagalan Pelaksanaan IMD pada Ibu Pasca Melahirkan Tahun 2014. Jurnal Univ. Kristen Maranatha Bandung http://respiratory.maranatha.edu
Retyaningsih Ida Yanti & Bambang Edi W.(2013). Hubungan Karakteristik Perawat, Motivasi, Dan Supervisi dengan Kualitas Dokumentasi Proses Asuhan Keperawatan : Jurnal Managemen Keperawatan Vol. 1 No. 2 Hal. 107-114
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2012). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta
Rismana Putri, I Wayan Agung I & Sri Andarini (2015). Pengaruh Faktor Intrinsik dan Ekstrinsik Terhadap Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Oleh Bidan Di Puskesmas Rawat Inap : Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol. 28 No. 3 Hal. 247-257. Http://Jkb.ub.ac.id
Roesli, Utami. (2012). Panduan Inisiasi Menyusu Dini plus ASI Eksklusif. Jakarta : Pustaka Bunda
Sari, M. R & Diah, U.E. (2016). Pengaruh Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Faktor Sosial Demografi Terhadap Ketahanan Pemberian Asi Eksklusif : E-Journal WIDYA Kesehatan Dan Lingkungan. Vol. 1 No. 2 Hal. 116-121 http://media.neliti.com
Saryono. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jogjakarta : Mitra Cendekia Press
Setianingsih & Ria Septiyana. (2019). Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Lama Kerja Perawat Dengan Penerapan Prinsip “Enam Tepat” Dalam Pemberian Obat : Comumunity of Publishing in Nursing. Vol. 7 No. 2 Hal. 111-118 http://ojs.unud.ac.id
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : PT Alfabet
Susan, Yanti., Gartika, Rike. (2015). Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Di Rumah Sakit Umum Daerah Sumedang Tahun 2013. : Jurnal Bidan “Midwife Journal” Vol. 1 No. 2 Hal. 24-31 http://jurnal.ibijabar.org
Trihono. (2010). Riset Kesehatan Dasar :Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Jakarta, Indonesia
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan. Jakarta
Vreedy Frans Danar. (2012). Hubungan Antara Motivasi Belajar Intrinsik dan Ekstrinsik Siswa Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas X Kompetensi Keahlian Teknik Audio Video SMK Ma’arif 1 Wates http://eprints.uny.ac.id
Published
2020-12-28
Section
Articles