Penanganan Kejang Demam pada Anak
Abstract
Kejang demam ialah satu dari macam kendala gangguan kejang yang amat awam terhadap anak di bawah usia 5 tahun serta satu dari kendala tertinggi orang tua mengantar anaknya ke layanan gawat darurat. Bila kejang demam mampu terselesaikan, karenanya kejang demam terjadi tidak bertubi-tubi, apabila kejang demam belum terselesaikan, pasti kejang demam berulang kembali dan dapat mengakibatkan kerusakan di otak permanen dan memicu kematian. Literature review yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui penanganan kejang demam pada anak. Studi literatur dilakukan dengan melakukan pencarian literatur dari berbagai jurnal nasional maupun internasional. Kriteria artikel yang digunakan adalah artikel jurnal yang diterbitkan tahun 2012-2022. Penulis melakukan mencarian literatur dengan menggunakan search engine dari Pubmed, Proquest, dan Google Scholar dengan menggunakan istilah kunci “kejang demam pada anak”, “childhood febrile seizures”, dan diperoleh 230 artikel. Selanjutnya penulis menganalisis, mempelajari, serta menginterpretasikan menggunakan cara merangkum temuan penelitian terdahulu sehingga didapatkan temua 20 artikel penelitian yang memenuhi kondisi serta sinkron dengan topik bahasan yaitu penanganan kejang demam pada anak. Kejang demam bisa ditimbulkan dari berbagai faktor, faktor genetik atau adanya riwayat kejang di keluarga, otak yang masih belum matur, dan infeksi, maka dari itu penyebab terjadinya kejang demam disebut bersifat multifactorial.
References
Akpan, M. U., & Ijezie, E. (2017). Knowledge of Febrile Convulsion among Mothers Attending The Paediatric Clinic of University of Uyo Teaching Hospital, Nigeria. International Journal of Pediatric Research, 4(07), 474–480. https://doi.org/https://doi.org/10.17511/ijpr.2017.i07.07
Angelia, A., Pelealu, A., Et, O., Palendeng, L., Kallo, V., Studi, P. Kecemasan, T. (2019). Pemberian Pendidikan Kesehatan Tentang Penanganan Kejang Demam Pada Anak Balita Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu. Jurnal Keperawatan, 7(2), 1–5.
Arief. (2015). Penatalaksanaan Kejang Demam. Cdk-232, 42(9), 658–661. https://doi.org/http:// dx.doi.org/10.1097/DCR.0b013e31828d97c9
Aswin, A., Muhyi, A., Hasanah, N. (2019). Hubungan kadar hemoglobin dengan kejang demam pada anak yang disebabkan infeksi saluran pernapasan akut: studi kasus kontrol. Sari Pediatri. 20:270-5.
Deliana, M. (2016). Tata Laksana Kejang Demam pada Anak. Sari Pediatri. 4(2):59. doi:10.14238/sp4.2.2002.59- 62
Emma, W., & Märta, S. L. (2018). Parent’s Experiences of Their Children Suffering Febrile Seizures. Journal of Pediatric Nursing, 38, 68–73. https://doi.org/10.1016/j.pedn.2017.11.001
Fitriana, R., Wanda, D. (2021). Perilaku Ibu Dalam Penanganan Kejang Demam Pada Anak. Journal of Telenursing. 3(2): 491-498
Graves, R. C., Oehler, K., Tingle, L. E. (2012). Febrile seizures: Risks, evaluation, and prognosis. Am Fam Physicians. 85:149-53
Gunawan, P. I., Saharso, D. (2012). Faktor Risiko Kejang Demam Berulang pada Anak. Jurnal Media Medika Indonesia. 46(2): 75-79
Hasibuan, D. K., Yazid, D. (2020). Kejang Demam sebagai Faktor Predisposisi Epilepsi pada Anak. Continuing Medical Education. 47(9):668-672
Intania, R., Dimiati, H., Ridwan, A. (2021). Hubungan Status Gizi dengan Usia Kejang Demam Pertama Pada Anak. Sari Pediatri. 23(1):28-35
Joshua, R., Francis, et al., (2016). An observational study of febrile seizures: the importance of viral infection and immunization. BMC Pediatrics 16:202.
Juanita, F., & Manggarwati, S. (2016). Peningkatan Self Efficacy Ibu Melalui Metode Chalk and Talk Tentang Penanganan Pertama Kejang Demam Pada Balita di Desa Plosowahyu Kabupaten Lamongan. Journal of Health Sciences, 9(2)
Kızılay, D. Ö., Kırdök, A. A., Ertan, P., Ayça, S., Demet, M. M., &Polat, M. (2017). Information is Power: An Interventional Study on Parents of Children with Febrile Seizures. The Journal of Pediatric Research, 4(2), 53–59. https://doi.org/10.4274/jpr.43433
Laino, D., Mencaroni, E., Esposito, S. (2018). Management of pediatric febrile seizures. Int J Environ Res Pub Health. 15:2232.
Leung, A. K., Hon, K. L., & Leung, T. N. (2018). Febrile Seizures: An Overview. Drugs in Context, 1–12. https://doi.org/10.7573/dic.212536
Lestari, T. (2016). Asuhan keperawatan anak.
Listiyanti, V. A., Adi, G. S., Putri D. S. R. (2021). Hubungan Motivasi Ibu Dengan Perilaku Pencegahan Kejang Demam Berulang Pada Balita Wilayah Kerja Pukesmas Kebakkramat I. Universitas Kusuma Husuda Surakarta. 1-10
Mail, E. (2017). Penatalaksanaan Awal Kejang Demam Pada Anak Di Poli Anak Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Hospital Majapahit (Jurnal Ilmiah Kesehatan Politeknik Kesehatan Majapahit Mojokerto), 9(2).
Marwan, R. (2017). Faktor yang Berhubungan dengan Penanganan Pertama Kejadian Kejang Demam pada Anak Usia 6 Bulan-5 Tahun di Puskesmas. Caring Nursing Journal, 1(1), 32–40. https://journal.umbjm.ac.id/index.php/caring-nursing/article/view/5
Pelealu, A. A. A., Palendeng, O. E. L., & Kallo, V. (2019). Pemberian Pendidikan Kesehatan Tentang Penanganan Kejang Demam Pada Anak Balita Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu. Jurnal Keperawatan, 7(2)
Ramatillah, D. L., Danny, R. P., Siti, M., Arifin, H., Febri, A., Rizky, E. S., et all. (2021). Edukasi Dan Pengenalan Penyakit Demam Kejang Pada Masyarakat Secara Umum. Pharmacy Action Journal. 1(1):20-24
Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2016). Rekomendasi penatalaksanaan kejang demam. UKK Neurologi Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Saheb, S. A. (2020). A study of febrile convulsions with a bacteremia incidence in a tertiary care teaching hospital in Andhra Pradesh. Int J Contemp Pediatri. 7:1885.
Seinfeld, S. D. O., Pellock, J. M. (2013). Recent research on febrile seizures: A review. Journal Neurol Neurophysical. 4:1-6
Shibeeb, N. F., Abdul, Y., & Altufaily, S. (2019). Parental Knowledge and Practice Regarding Febrile Seizure in Their Children. Medical Journal of Babylon, 16(1), 58–64. https://doi.org/10.4103/MJBL.MJBL
Tejani, N. R. (2018). Febrile Seizures: Background, Pathophysiology, Epidemiology. https://emedicine.medscape.com/article/801500-overview
Yunita, V. E., Afdal, A., & Syarif, I. (2016). Gambaran Faktor yang Berhubungan dengan Timbulnya Kejang Demam Berulang pada Pasien yang Berobat di Poliklinik Anak RS. DR. M. Djamil Padang Periode Januari 2010 –Desember 2012. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3).
WHO. (2019). Epilepsy. https://www.who.int/newsroom/fact-sheets/detail/epilepsy



