Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian HIV/AIDS pada Wanita

  • Pira Prahmawati Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Keywords: kejadian HIV/ AIDS, kondom, wanita

Abstract

Penyakit HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Aquired Immuno Deficiency Sindrome) tidak hanya menurunkan kekebalan tubuh seseorang sehingga tubuh menjadi rentan terhadap penyakit lain, HIV/AIDS juga dapat menyebabkan berbagai krisis secara bersamaan; krisis kesehatan, krisis ekonomi, krisis sosial, krisis keuangan, krisis pendidikan, krisis pembangunan negara dan juga krisis kemanusiaan. Angka kejadian HIV/AIDS pada wanita dilaporkan masih sangat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian HIV/AIDS pada wanita di RSUD Pringsewu. Penelitian yang dilakukan berupa penelitian observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol. Analisis data menggunakan chi square dan regresi logistic ganda. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p = 0,008), riwayat IMS (p = 0,011), dan penggunaankondomdengan kejadian HIV/AIDS pada wanita di RSUD Kabupaten Pringsewu p = 0,000 (p<0,05), tidak ada hubungan antara riwayat HIV/AIDS pada suamidengan kejadian HIV/AIDS pada wanita di RSUD Kabupaten Pringsewu p = 0,186 (p>0,05). Kondom merupakan faktor yang paling dominan terhadap kejadian HIV/AIDS di RSUD KabupatenPringsewuOR 10,164 (IK 95% 2,614-39,519).

References

Ainur, A. (2011). Permasalahan Gender Dalam Kasus Human Immunodeficiency Virus - Acquired Immunodeficiency Syndrome (Hiv-Aids) Di Indonesia. Jurnal Kesehatan Dan Keadilan Gender, 6(1), 177–191.

Ariawan, Iwan. (1998). Besar dan Metode Sampel Pada Penelitian Kesehatan, Jakarta, Jurusan Biostatistik dan Kependuduka, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Arikunto, Suharsimi. (2007). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta, Rineka Cipta

BBC Indonesia. (2012). Perempuan dan Anak Rentan HIV/AIDS. https://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/2012/12/121130_hiv_aids

Depkes RI. (2009). https://id.scribd.com/doc/162685921/usia-menurut-depkes Diakses tanggal 5 Desember 2019 Pukul 10.40 WIB

Dewi, D. M. S. K., Wulandari, L. P. L., & Wirawan, D. N. (2018). Determinan Sosial Kerentanan Perempuan Terhadap Penularan Ims Dan Hiv. JPH RECODE, 2(1), 22–35.

Dewi, Y. I., & Safitri, A. (2017). Pencegahan HIV/AIDS Oleh Perempuan Di Kota Pekanbaru. Jurnal Ners Indonesia, 8(1), 15–22.

Green CW, 2005. HIV Pregnancy and Women Health: Yayasan Hastono,

Sutanto, Priyo., Sabri, Luknis. (2007). Analisis Data Kesehatan, Ed. 1, Jakarta, PT Raja Grafindo Persada

Jewkes R, Dunkle K, Nduna M, et. Al, (2006). Factors associated With HIV Sero – Status In Young Rural South African Women : Connections Between Intimate Partner Violence And HIV. International Journal Of Epidemiology, 2006 (35) : 1461 – 1468

Joerban Z, Djauzi A, (2009). HIV/AIDS DI Indonesia. In : Sudoyo Awm Setiohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S.eds. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, Vol 4, Jakarta, Interna Publishing

Kemenkes RI. (2019). Modul Layanan Tes HIV. Jakarta

Kemenkes RI. (2011). Survey Terpadu Biologis Perilaku, Jakarta, Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan https://siha.depkes.go.id/portal/files_upload/Laporan_IBBS_2009_FNL_020811v.pdf Diakses Tanggal 8 Desember 2019 Pukul 11.00 WIB

Kepmenkes RI. (2009). B-13 Mitos dan Fakta : Modul Pelatihan Intervensi Perubahan Perilaku Paket Satu, Jakarta

Komisi Penanggulangan AIDS Nasional. (2014). Analisis Situasi HIV dan AIDS DI Indonesia, Jakarta, KPAN http://www.aids-ina.org Diakses Tanggal 6 Desember 2019 Pukul 21.00 WIB

Kusuma, Kelana Dharma, (2011). Metadologi Penelitian Keperawatan (Pedoman Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian), Jakarta, CV. Trans Info Media

Kemenkes RI. (2017). Survey Demografi Kesehatan Indonesia.

Manuaba, I. G. (2014). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan KB untuk Bidan. EGC.

Marlinda, Y., & Azinar, M. (2017). Perilaku Pencegahan Penularan HIV/AIDS. Journal of Health, 2(2), 192–200.

Muchimba M, Haberstick BC, Coley RP, McQueen MB. (2013). Frequency Of Alcohol Use In Adolescence As A Marker For Subsequent Sexual Risk Behavior In Adulthood. Journal Of Adolescent Health. 2013 : 53 (2) : 215 – 221

Musyarofah, Siti. (2017). Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian HIV/AIDS Pada Wanita (Studi Kasus Di Kabupaten Kendal).

Najmah. (2016). Epidemiologi untuk Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, Depok, PT Raja Grafindo Persada

Nari Jois, dkk. (2015). Analisis faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian IMS Pada Remaja Di Klinik IMS Puskesmas Rijali Dan Passo Kota Medan

Notoatmodjo, Soekidjo. (2010). Promosi Kesehatan : Teori dan Aplikasi Edisi Revisi, Jakarta: RinekaCipta

Notoatmodjo, Soekidjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta

Notoatmodjo S. (2014). Promosi Kesehatan dan perilaku kesehatan.

Paulus, A. Y. (2018). Faktor Pejamu dan Lingkungan Sosial Budaya Mempengaruhi Kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) Pada Ibu Rumah Tangga. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Pasaribu, Riska Susanti, dkk. (2017). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian HIV Pada WPS (Wanita Pekerja Seks) Di Klinik VCT Wilayah Kerja Puskesmas Padang Bulan Kota Medan.

Permenkes RI No 87. (2014). Pedoman Pengobatan Antiretroviral. https://www.kebijakanaidsindonesia.net/id/dokumen-kebijakan/download/17-peraturan-pusat-national-regulation/645-permenkes-ri-no-87-tahun-2014-tentang-pedoman-pengobatan-antiretroviral Diakses Tanggal 5 Desember 2019 Pukul 10.30 WIB

Pinsky L, Douglas PH. (2009). The Columbia University Handbook On HIVAIDS, Columbia, Columbia University. http://health.columbia.edu/files/healthservices/pdf/GHAPHIV_Aids_Handbook. Diakses Tanggal 6 Desember 2019 Pukul 20.00 WIB

Puspita, Linda. (2016). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Menular Seksual Pada Wanita Pekerja Seksual Di Klinik Voluntary Conseling And Testing (VCT) Mobile Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung Tahun 2016

Susilowati, T. (2018). Faktor –Faktor Risiko Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian HIV dan AIDS Di Semarang Dan Sekitarnya. Academia Edu.

Sohima dan Apriani, Evy. (2017). Analisis Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian HIV (+) Pada Ibu Hamil Di RSUD Cilacap Periode Tahun 2013 – 2017.

UNAIDS. (2019). UNAIDS Data 2019 https://www.unaids.org/sites/default/files/media_asset/2019-UNAIDS-data_en.pdf Diakses Tanggal 2 Desember 2019 Pukul 13.00 WIB

UNAIDS Indonesia. (2020). https://www.unaids.org/en/regionscountries/countries/indonesia Diakses Tanggal 2 Desember 2019 Pukul 14.00 WIB

WHO. (2013). HIV/AIDS and Maternal, Newborn & Child Health. 2013. http://www.who.int/pmnch/media/pressmaterials/fs/fs_hivaids_mnch/en/. Diakses 2 Desember 2019 Pukul 17.40 WIB

Widiyastuti, Y, dkk. (2009). Kesehatan Reproduksi, Yogyakarta, Fitramaya

Published
2022-05-01
How to Cite
Prahmawati, P. (2022). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian HIV/AIDS pada Wanita. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(2), 721-736. https://doi.org/10.37287/jppp.v4i2.958