Faktor yang Berhubungan dengan Acne Vulgaris Literatur Review

  • Anggit Anindyaguna Universitas Lampung
  • Alberto Taolin Universitas Lampung
  • Suharmanto Suharmanto Universitas Lampung
Keywords: acne vulgaris, faktor risiko, penyebab

Abstract

Acne vulgaris adalah penyakit kulit kronis yang ditandai oleh peradangan pada unit pilosebasea (folikel rambut dan kelenjar minyak), yang umumnya terjadi pada remaja namun juga bisa dialami oleh orang dewasa. Kondisi ini ditandai dengan munculnya komedo (tertutup dan terbuka), papul, pustul, nodul, dan terkadang kista, terutama di wajah, dada, dan punggung. Literartur review ini bertujuan menguraikan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian acne vulgaris. Literatur review ini menggambarkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian acne vulgaris. Peneliti menggunakan artikel dari Google Scholar dan PubMed. Artikel yang digunakan adalah artikel 10 tahun terakhir dari tahun 2015-2025. Peneliti menggunakan kata kunci “acne vulgaris” dan “faktor”. Artikel yang didapatkan sebanyak 25 artikel dan 10 artikel memenuhi syarat. Peneliti membuat resume dari hasil penelitian dan melakukan interpretasi dan kesimpulan dari artikel terpilih. Patogenesis acne vulgaris melibatkan beberapa faktor utama, yaitu peningkatan produksi sebum, hiperkeratinisasi folikel, kolonisasi oleh Cutibacterium acnes (sebelumnya Propionibacterium acnes), serta respon inflamasi imun. Faktor hormonal, genetik, stres, dan gaya hidup juga diketahui berperan dalam memperparah kondisi ini.

References

Asrianti, N. I., Rahmawati, S., & Lestari, D. (2024). Factors that influence the onset of acne vulgaris among adolescents in Surabaya. Universitas Airlangga.

Aziz, T., Putri, N. D., & Aulia, R. (2022). Faktor–faktor yang berhubungan dengan timbulnya acne vulgaris pada mahasiswi Universitas Batam. Universitas Batam.

Dreno, B., Bagot, M., Bouloc, A., Finlay, A., Reynaud, E., & Taieb, C. (2018). Psychological impact of acne and post-inflammatory hyperpigmentation in the adolescent population. Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology, 32(5), 768–773.

Falcon, C., Oge, L., & Mahe, E. (2021). Mediterranean diet and acne: An observational study in adult women. Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology, 35(1), 112–117.

Firdausi, N. N., Zahroh, U., & Fadhilah, R. (2023). Hubungan tingkat stres dan pengetahuan dengan kejadian acne vulgaris pada siswi SMAN Majalengka. Universitas Majalengka.

Hussein, N. A., Al-Kafrawy, N., & El-Domyati, M. (2023). Sleep quality, mood disorders, and circadian rhythm disruption in acne vulgaris: A cross-sectional study. Dermatologic Therapy, 36(2), e15892.

Li, C., Zhang, M., & Wu, Y. (2020). Review of advancement on influencing factors of acne. Journal of Dermatological Research and Therapy, 6(2), 1–5.

Ranjbar, F., Ghanbari, F., & Zohour, M. (2022). Association of fast food consumption, physical activity, and hygiene habits with acne among Iranian adolescents. Iranian Journal of Dermatology, 25(4), 210–218.

Ritmawati, I. D. A. A., Yuliari, I. K., & Mahayasa, I. G. N. M. (2017). Hubungan stres dengan kejadian acne vulgaris pada siswa SMA di Kota Denpasar. Universitas Udayana.

Sundoro, V. F., Putri, A. Y., & Nugroho, H. S. (2024). Hubungan personal hygiene wajah terhadap keparahan acne vulgaris pada mahasiswa Fakultas Kedokteran. Universitas Diponegoro.

Tan, J. K., & Bhate, K. (2015). A global perspective on the epidemiology of acne. British Journal of Dermatology, 172(S1), 3–12.

Zaenglein, A. L., Pathy, A. L., Schlosser, B. J., Alikhan, A., Baldwin, H. E., Berson, D. S., & Bhushan, R. (2016). Guidelines of care for the management of acne vulgaris. Journal of the American Academy of Dermatology, 74(5), 945-973.

Published
2025-06-28
How to Cite
Anindyaguna, A., Taolin, A., & Suharmanto, S. (2025). Faktor yang Berhubungan dengan Acne Vulgaris Literatur Review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(3), 783-890. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i3.6788

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>