Penatalaksanaan Holistik pada Wanita Usia 47 Tahun dengan Ulkus Diabetikum melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga

  • Charity Binda Arlandi Universitas Lampung
  • Fitria Saftarina Universitas Lampung
  • Imelda Carolina Universitas Lampung
Keywords: diabetes melitus tipe 2, kedokteran keluarga, ulkus diabetikum, penatalaksanaan holistik

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 (DM Tipe 2) dapat menyebabkan komplikasi, seperti ulkus diabetikum. Pasien penderita yang mengalami komplikasi ulkus diabetikum harus mengetahui mengenai penyakitnya, serta memiliki kesadaran dan motivasi untuk melakukan modifikasi gaya hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan pelayanan dokter keluarga berbasis Evidence-Based Medicine (EBM) yang bersifat family approach, patient centred, dan community oriented.  Studi ini merupakan sebuah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan rumah. Data sekunder dari rekam medis pasien di puskesmas. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik secara kuantitatif dan kualitatif dari awal, proses, dan akhir studi. Pasien Ny.K, 47 tahun, mengeluhkan luka yang tidak kunjung sembuh sejak 2 bulan lalu. Keluhan tambahan berupa sering lapar, sering haus, sering buang air keci. Memiliki riwayat DM sejak 4 tahun lalu. Pada studi ini telah dilakukan diagnosis dan tatalaksana sesuai dengan teori dan jurnal terkini. Hasil intervensi menunjukkan penurunan gejala klinis dan peningkatan pengetahuan. Penatalaksanaan pada pasien secara holistik dan komprehensif, menunjukan adanya perbaikan gejala klinis, peningkatan pengetahuan, dan perubahan perilaku setelah dilakukan intervensi.

References

Adventus, M. R. L., Jaya, I. M. M., & Mahendra, D. (2019). Buku ajar promosi kesehatan. Jakarta: Universitas Kristen Indonesia.

Arifin, D. S. (2015). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet diabetes melitus tipe 2 di Poli Penyakit Dalam RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Jurnal Keperawatan Respati, 2(2), 54–66.

Bilous, R., & Donnelly, R. (2014). Buku pegangan diabetes (Edisi ke-4). Jakarta: Bumi Medika.

Brutsaert, E. (2022). Diabetes mellitus (DM) [Internet]. New York Medical College. https://www.msdmanuals.com/home/hormonal-and-metabolic-disorders/diabetes-mellitus-dm-and-disorders-of-blood-sugar-metabolism/diabetes-mellitus-dm

Cahyaningsih, A. L., & Amal, S. (2019). Evaluasi terapi insulin pada penderita diabetes melitus gestasional di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten periode Oktober 2014–Oktober 2017. J Pharmasipha, 3(2), 1–9.

Djahido, M., Wiyono, W. I., & Mpila, D. A. (2020). Pola penggunaan insulin pada pasien diabetes melitus di Instalasi Rawat Jalan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. J Pharmacon, 9(1), 82–89.

Febrianto, B. Y., Putra, E. P., Zulkarnaini, A., & Hasni, D. (2023). Ulkus kaki diabetik: Sebuah laporan kasus. Health and Medical Journal, 5(1), 79.

Hendra, M., Nugraha, S., Wahyuni, N., Ayu, P., & Saraswati, S. (2019). Neuromuscular facilitation pada ulkus diabetikum: The effectiveness of low power laser therapy and proprioceptive neuromuscular facilitation on grade 2 diabetic foot ulcers, 43–50.

Hendrawati, G. W., Hartanto, A. E., & Purwaningsih, Y. (2022). Pemberdayaan keluarga dalam perawatan penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Ngrandu Kabupaten Ponorogo. Jurnal Idaman, 6(2), 63–67.

Hutagulung, M. B., Eljatin, D. S., Awalita, Sarie, V. P., Sianturi, G. D. A. S., & Santika, G. F. (2019). Diabetic foot infection: Diagnosis dan tatalaksana. CDK-277, 46(6), 414–418.

International Diabetes Federation. (2021). IDF Diabetes Atlas (10th ed.).

Jeffcoate, W. J., Vileikyte, L., Boyko, E. J., Armstrong, D. G., & Boulton, A. J. M. (2018). Current challenges and opportunities in the prevention and management of diabetic foot ulcers. Diabetes Care, 41(4), 645–652. https://doi.org/10.2337/dc17-1836

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Infodatin: Tetap produktif, cegah dan atasi diabetes melitus. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/2015/2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.

Laili, H., Amelia, M. R., & Utami, W. T. (2024). Penatalaksanaan pasien wanita usia 51 tahun dengan ulkus diabetikum melalui pendekatan dokter keluarga di wilayah Puskesmas Sukamaju. Jurnal Medika Malahayati, 8(1), 134–144. https://doi.org/10.33024/jmm.v8i1.13511

Noor, S., et al. (2015). Diabetic foot ulcer—A review on pathophysiology, classification and microbial etiology. Diabetes & Metabolic Syndrome: Clinical Research & Reviews, 9(3), 192–199.

PERKENI. (2015). Konsensus pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. Jakarta: Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.

PERKENI. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia. Jakarta: Perkeni.

Rahmadhanie, A. K. (2019). Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) oleh Dokter Keluarga sebagai Penanganan Hipertensi dan Diabetes Mellitus Tipe 2.

Roza, R. L., Afriant, R., & Edward, Z. (2015). Faktor risiko terjadinya ulkus diabetikum pada pasien diabetes melitus yang dirawat jalan dan inap di RSUP Dr. M. Djamil dan RSI Ibnu Sina Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(1), 243–248.

Sari, N., Nawangsari, H., & Yosdimyati, L. (2019). Pengaruh senam kaki terhadap neuropati perifer pada 16 penderita DM tipe 2 di Desa Kaliwungu Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang.

Sudoyo, A. W., Setiyohadi, B., & Alwi, I. (2007). Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam (4th ed., Vol. 3). Jakarta: Interna Publishing.

Widjaja, Y., Tjongarta, W., & Costrila, C. (2022). Edukasi kesehatan diabetes melitus di Kelurahan Tomang Jakarta Barat dalam rangka pencegahan penyakit tidak menular. Serina IV Untar, 897–902.

World Health Organization. (2023). Diabetes. https://www.who.int/newsroom/factsheets/detail/diabetes.

Published
2025-06-24
How to Cite
Arlandi, C. B., Saftarina, F., & Carolina, I. (2025). Penatalaksanaan Holistik pada Wanita Usia 47 Tahun dengan Ulkus Diabetikum melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(3), 607-620. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i3.6725

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>