Penatalaksanaan Holistik Gizi Kurang dan Stunting pada Balita Usia Dua Tahun Empat Bulan dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga
Abstract
Stunting adalah kondisi tinggi badan seseorang lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umumnya dengan usia yang sama. Menerapkan pelayanan dokter keluarga dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berbasis Evidence-Based Medicine yang bersifat family approach, patient-centred dan community oriented. Studi yang dilakukan adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien di puskesmas. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien An. AL berusia 28 bulan tinggal bersama nenek, kakak, dua orang paman dan kedua orangtuanya. Orang tua pasien mengeluhkan bahwa kondisi tumbuh kembang anaknya tidak seperti anak seusianya di lingkungan rumahnya. Pasien di diagnosis sebagai gizi kurang dan Stunting. Pada kasus ini telah dilakukan evaluasi yaitu terdapat penurunan gejala klinis dan peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga pasien. Telah dilakukan penatalaksanaan holistik dengan pendekatan dokter keluarga pada An. ALdan keluarga yang disesuaikan dengan EBM. Intervensi yang dilakukan telah menambah pengetahuan dan mengubah beberapa perilaku pasien dan keluarganya, yang ditandai dengan perbaikan pada diagnosis holistik akhir.
References
Agustini, R., Wahyuni, S., Juliana, R., Nopriani Lubis, J., Yuisman, D., & Nasution, A. (2023). Urgensi Pola Asuh Orang Tua Dalam Mencegah Stanting Pada Anak Di Desa Sukaramai. Community Development Journal, 4(2), 5380–5385.
Aprilia, D., Firza, S., & Tono, N. (2023). Pengaruh Status Imunisasi Dasar Terhadap Kejadian Stunting Dan Gangguan Perkembangan Balita.
Apriliani, F., Alam Fajar, N., Rahmiwati, A., Masyarakat, F. K., & Sriwijaya, U. (n.d.). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal Terhadap Status Gizi Balita Stunting : Systematic Review. Media Informasi, 20(2), 2024–2049. https://ejurnal2.poltekkestasikmalaya.ac.id/index.php/bmi
Erwin Saleh Pulungan, Suhartono, & Budiyono. (2024). Hubungan Antara Riwayat Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting pada Balita: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(2), 357–365. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i2.4928
Hidayanti, L., & Firdaus Al Ghifari Atmadja, T. (2023). Diversity Of Food Consumption and Nutritional Intake with The Event of Stunting in Toddlers Aged 24-59 Months. Nutrition Scientific Journal. 2023, 2(1), 51–72.
Indarwati, S., Barus, L., Masra, F., Lingkungan, J. K., Kemenkes, P., & Korespondensi, T. (n.d.). Sanitasi Lingkungan Rumah Balita Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Rejo Metro Utara Abstract: Environmental Sanitization Of The House Of Stunting Toddler In The Working Area Of Puskemasmas Karang Rejo Metro Utara. In MJ (Midwifery Journal) (Vol. 3, Issue 4).
Kurniawan, I., Misnaniarti, M., & Flora, R. (2021). Analisis Implementasi Intervensi Gizi Spesifik dalam Penanganan Stunting di Puskesmas Wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 6(4), 328. https://doi.org/10.30829/jumantik.v6i4.10089
Pusmaika, R., Novfrida, Y., Juliana Simatupang, E., Djami, M. E., Sumiyati, I., & Kebidanan Bina Husada Tangerang, A. (2021). Hubungan Usia Ibu Saat Hamil dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kabupaten Tangerang ARTICLE INFO.
Sari, E., III Kebidanan, P. D., & Muhammadiyah Palembang, Ik. (2021). Analisis Deteksi Dini Tumbuh Kembang Pada Balita Dengan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). 6(2). https://doi.org/10.36729
Sholikha, S., Distiar, V., Yunarta, H., & Muthoharoh, H. (n.d.). Pengaruh Usia Pemberian Mp-Asi Dini Dengan Kejadian Stunting Pada Balita 12-23 Bulan Di Desa Gedungboyountung.
Yuliana, Y., Nuru, H., & Sianipar, B. K. (2022). Kejadian Stunting Berhubungan dengan 8 Aksi Konvergensi. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 284–289. https://doi.org/10.31539/jks.v6i1.4221
Yuniar Putri Sayda, R., Azzahra, A., Aisya Nur Ulinnuha, B., Mariskha Afra, H., Septian Margono, M., Amir Hasan, M., Maulydia Shafa, N., Rafika Sari, R., Putri Hasti Azhari, S., Shafira Maharani, S., Adhiestanya Imani, S., Widi Astuti, S., & Priyandani, Y. (2024). Pengetahuan Ibu Hamil tentang Konsumsi Tablet Tambah Darah sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Surabaya Timur. In Jurnal Farmasi Komunitas (Vol. 11, Issue 1). https://orcid.org/0000-0002-6023-9326
Rahmadhita, Kinanti. (2020). Permasalahan Stunting dan Penceghannya. 11(1), 226.
Greenwood, C. R., Higgins, S., McKenna, M., Buzhardt, J., Walker, D., Ai, J., Irvin, D. W., Grasley-Boy, N. (2022). Remote Use of Individual Growth and Development Indicators (IGDIs) for Infants and Toddlers. Journal of Early Intervention, 44(2), 168 – 189.
Aurora, W. I. D., Sitorus, R. J., & Flora, R. (2021). Effect of Stunting on Intelligence Quotient (IQ) of School Age Children. Proceedings of the 3rd Green Development International Conference (GDIC 2020), 205, 176 – 180.
Yadika, A. D. N., Berawi, K. N., & Nasution, S. H. (2019). Pengaruh Stunting terhadap Perkembangan Kognitif dan Prestasi Belajar. Medical Journal of Lampung University, 8(2), 273 – 282.
Indriyani S, & Alini. (2020). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Pioderma pada Balita di Desa Solok. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat,4(2).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2022) . Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stunting. Jakarta: Kemenkes. 2022.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman strategi komunikasi: perubahan prilaku dalam percepatan pencegahan stunting di indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI; 2018.
Kemenkes. (2019). Tabel Angka Kebutuhan Gizi Anak. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes (2018). Riskesdas. Riset kesehatan dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI; 2018.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan Tahun 2020.
World Health Organization (2018) . Reducing stunting in children. Geneva: WHO; 2018.
Kodish, S. R., Farhikhtah, A., Mlambo, T., Hambayi, M. N., Jones, V., & Aburto, N. J. (2021). Leveraging the Scaling Up Nutrition Movement to Operationalize Stunting Prevention Activities: Implementation Lessons From Rural Malawi. Food and Nutrition Bulletin, 43(1), 104 – 120.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Situasi balita pendek. Jakarta: Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI; 2016.
Destiyanti, & Susila. (2017). Hubungan Riwayat Penyakit Diare dan Praktik Higiene dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Simolawang, Surabaya Surabaya :Repository Unair.
Indriyani S, & Alini. (2020). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Pioderma pada Balita di Desa Solok. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat,4(2).



