Analisa Kebutuhan Diklat RSUD Dr. Iskak Tulungagung Tahun 2024

  • Arika Indah Setyarini Rumah Sakit Dr. Iskak
  • Agus Heru Cahyono Rumah Sakit Dr. Iskak
  • Kasil Rokhmad Rumah Sakit Dr. Iskak
  • Zuhrotul Aini Rumah Sakit Dr. Iskak
  • Sukiatun Sukiatun Rumah Sakit Dr. Iskak
  • Feri Nugroho Rumah Sakit Dr. Iskak
Keywords: kebutuhan diklat, pelatihan, sumber daya manusia

Abstract

Peningkatan kompetensi Sumberdaya Manusia perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah. Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pemerintahan yang handal dan profesional sangat diperlukan agar tanggungjawab penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat terlaksana dengan baik. RSUD Dr. Iskak merupakan Rumah Sakit tipe B yang sedang merintis menuju tipe A milik pemerintah Kabupaten Tulungagung, sehingga harus dilakukan peningkatan kualitas sumber daya manusianya melalui pelatihan agar dapat memberikan pelayanan terbaik. Sebelum pelatihan diselenggarakan perlu adanya penilaian kebutuhan pelatihan terlebih dahulu. Dengan melakukan penilaian kebutuhan pelatihan dapat diketahui aspek mana saja yang perlu diperbaiki. Tujuan Penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan pelatihan Sumber Daya Manusia di RSUD dr. Iskak Tulungagung Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode Job Description, selanjutnya akan dianalisis kebutuhan dan problem solving sehingga bisa dilakukan penilaian. Penelitian ini dilakukan dari bulan April sampai Juni 2024 bertempat di dalam lingkup RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak jumlah perawat dan bidan yang tersebar di 24 ruangan dijadikan sebagai responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket pada link yang diberikan kepada responden. Ini merupakan cara pengumpulan data sekunder, sedangkan pengumpulan data primer menggunakan metode angket, wawancara atau jika diperlukan dengan diskusi terfokus (FGD). Data yang dikumpulkan oleh peneliti kemudian dilakukan editing, coding, tabulasi dan analisis data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji statistik univariat dan bivariat. Seluruh ruangan yang dijadikan sampel penelitian sejumlah 24 ruangan dengan jumlah perawat dan bidan 745 orang telah mendapatkan pelatihan dengan rata-rata capaian 16,1%. Capaian pelatihan paling tinggi di ruangan IDIK sebesar 44,8% dan capaian paling rendah di IGD sebesar 3,6%. Hampir seluruh ruangan yang dijadikan sampel (87,5%) belum memenuhi standar minimal jumlah perawat dan bidan yang telah mengikuti pelatihan BHD berdasar jumlah tempat tidur dan seluruh ruangan yang dijadikan sampel (100%) belum memenuhi pelatihan BHD berdasar jumlah perawat-bidan yang ada di ruangan.

References

AA. Anwar Prabu Mangkunegara, 2014, Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Manajemen Penelitian. Rineka Cipta. Jakarta

Danim, Sudarwan. 2008. Visi Baru Manajemen Sekolah; Dari Unit Birokrasi ke Lembaga Akademik. Jakarta: Bumu Aksara

Departemen Kesehatan RI. 2009. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta: Depkes RI.

H. Hadari Nawawi, 2003; Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Bisnis Yang Kompetitif, Cetakan ke-7, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

H. Suwanto dan Doni Juni. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia, Bandung; Alfabeta

Hasibuan, M. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara. Jakarta.

Irmawati, L.I. 2014. Manajemen Pemasaran di Rumah Sakit. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Jackson, S.E., Schuler R. S., dan Werner S. 2010. Pengelolaan Sumber Daya Manusia. Salemba Empat. Jakarta.

Kamil, Mustofa. 2010 Model Pendidikan dan Pelatihan (konsep dan aplikasi). Bandung: Alfabeta

Kasmir. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia Teori Dan Praktik. Cetakan kesatu. Rajawali Pers. Jakarta.

Menkes RI. 2020. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia

Munir. 2004. Pengkajian Kebutuhan Pelatihan. Cara Praktis Mengkaji Kebutuhan Pelatihan. Bapelkes. Jakarta.

Noe, Raymond A. Employee Training And Development. 5th.ed. New York: McGraw-Hill, 2010.

Notoarmodjo, Soekidjo. 2009. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta PT.Rhineka Cipta

Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.

Panggabean. 2004. Penilaian Kinerja. http:www.LPTUI.com

Payaman J. Simanjuntak, 2005, Manajemen dan Evaluasi Kinerja, Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI.

Probosemi. (2011). Analisis Kebutuhan Pelatihan Karyawan Bidang Pelayanan pada PT Taspen (PERSERO) Kantor Cabang Bogor. Skripsi pada Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Bogor : Institut Pertanian Bogor

Rivai,Veithzal. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan. Jakarta:Grafindo.

Rivai, Veithzal. 2009, Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan dari Teori ke Praktik. Edisi Kedua, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Rossett,Allison,Traininingm 1987, Needs Assessment,Educational Technology Publicatin Englewood Cliffs,New

Sarwandi. 2011. Hasil Analisis Kebutuhan Pelatihan Dinas Perhubungan Pada Kantor Diklat Transportasi Darat Bekasiā€. Jurnal Edisi Khusus. -, (1), 208-214.

Sinambela. 2012. Kinerja Pegawai Teori Pengukuran dan Implikasi. Edisi pertama. Graha Ilmu. Yogjakarta

Training Needs Assesment, Methods, Tools and Technique. http://blog.uin- malang.ac.id/bangilham/barbazett e-jean-2006-training-needs- assesment-methods-tools-andtechniques

Widodo, 2018. Manajemen Pelatihan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Published
2025-04-11
How to Cite
Setyarini, A. I., Cahyono, A. H., Rokhmad, K., Aini, Z., Sukiatun, S., & Nugroho, F. (2025). Analisa Kebutuhan Diklat RSUD Dr. Iskak Tulungagung Tahun 2024. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(2), 289-302. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i2.6109